Sukses

Kalahkan Peringkat 1 Dunia, Ini 6 Potret Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat Bertanding

Liputan6.com, Jakarta Kabar menggembirakan datang dari cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sukses kalahkan pasangan 1 dunia yakni Yuki Fukushima/Sayaka Hirota lewat rubber game dengan skor 24-22 13-21 21-8.

Dengan hasil kemenangan tersebut, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu lolos ke QF sebagai juara grup A dan melaju ke perempat final. Kemenangan yang diraih oleh ganda putri andalan Indonesia ini tentunya membuat semangat para pendukung semakin berkobar di Tanah Air. 

Perjuangan melawan pasangan peringkat 1 dunia yakni Yuki Fukushima/Sayaka Hirota tidaklah mudah. Pasalnya, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu harus menyelesaikan pertandingan tersebut lewat rubber game yang bisa dikatakan bahwa skor dua pasangan ini sangat tipis.

Momen keduanya saat berlaga pun ramai beredar di media sosial yang membuat pendukung semakin kagum. Kemenangan yang diraih oleh pasangan ganda putri ini membuktikan bahwa Greysia Polii dan Apriyani Rahayu kini telah bangkit.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang potret Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat bertanding melawan pasangan peringkat 1 dunia, Selasa (27/7/2021).

2 dari 7 halaman

1. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu buktikan mampu membekap pasangan peringkat satu dunia dengan tiga gim.

3 dari 7 halaman

2. Kemenangan tersebut menjadi suntikan semangat pasangan ganda putri ini untuk berlaga di perempat final.

4 dari 7 halaman

3. Dinyatakan sebagai pemenang grup A tentunya tidak mudah, Greysia dan Apriyani harus jatuh bangun melawan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

5 dari 7 halaman

4. Greysia dan Apriyani bikin para penggemar takjub dengan aksinya di lapangan melawan ganda putri Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

6 dari 7 halaman

5. Ragam momen kompak keduanya di lapangan membuat pendukung semakin tak sabar menyaksikan laga perempat final ganda putri andalan Indonesia.

7 dari 7 halaman

6. Semangat membara para atlet di Jepang juga sampai ke para pendukung di Indonesia.