Sukses

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli Beserta Jenis dan Tujuannya

Liputan6.com, Jakarta Pengertian organisasi menurut para ahli dapat membantu kamu dalam memahami istilah ini. Organisasi secara sederhana diartikan sebagai beberapa orang yang memiliki tujuan sama, kemudian membuat suatu kelompok.

Organisasi pada dasarnya dibuat sebagai tempat ataupun wadah bagi orang-orang untuk berkumpul, bekerja sama secara rasional dan sistematis. Asalkan memenuhi unsur-unsur organisasi dan memiliki tujuan yang sama, maka sudah bisa dikatakan sebagai organisasi.

Organisasi dapat dijumpai di mana saja, mulai dari organisasi di sekolah seperti OSIS atau BEM, organisasi di tingkat desa seperti Karang Taruna hingga organisasi internasional antar negara-negara dunia seperti ASEAN atau PBB. Organisasi-organisasi tersebut, mulai dari yang kecil sampai organisasi yang besar, memiliki tujuan yang berbeda-beda. 

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (2/8/2021) tentang pengertian organisasi.

2 dari 5 halaman

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

Pengertian organisasi adalah suatu perkumpulan atau wadah bagi sekelompok orang yang bekerjasama dengan terstruktur untuk mencapai tujuan tertentu. Selain itu organisasi juga dapat diartikan sebagai sebuah kesatuan atau entity yang terdiri dari banyak orang, bisa berupa institusi, asosiasi atau lembaga, yang memiliki tujuan yang sama dan berhubungan dengan lingkungan luar.

Berikut beberapa pengertian organisasi menurut beberapa ahli:

- Oliver Sheldon. Pengertian organisasi adalah proses penggabungan pekerjaan yang para individu atau kelompok-kelompok harus melakukan dengan bakat-bakat yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas, sedemikan rupa, memberikan saluran terbaik untuk pemakaian yang efisien, sistematis, positif, dan terkoordinasi dari usaha yang tersedia.

- J. William Schulze. Organisasi adalah penggabungan dari orang-orang, benda-benda, alat-alat perlengkapan, ruang kerja dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya, yang dikumpulkan dalam hubungan yang teratur dan efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

- Ernest Dale. Pengertian organisasi adalah sebuah proses perencanaan. Ini berkaitan dengan hal menyusun, mengembangkan dan memelihara suatu struktur atau motif hubungan-hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu badan usaha.

- W.J.S. Poerwadarminta. Organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai bagian (orang atau kelompok) sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan tertata.

- Janu Murdiyamoko & Citra Handayani. Pengertian organisasi adalah sebuah sistem sosial yang mempunyai identitas kolektif secara tegas, progja yang jelas, prosedur dan cara kerja, serta daftar anggota yang secara terperinci.

- Max Weber. Pengertian organisasi adalah suatu kerangka terstruktur yang di dalamnya berisikan wewenang, tanggung jawab dan pembagian kerja untuk menjalankan masing-masing fungsi tertentu.

- Chester I. Bernard. Pengertian organisasi adalah sebuah sistem kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh dua orang ataupun lebih untuk melaksanakan suatu aktivitas yang didalamnya memerlukan komunikasi dengan pencapaian tujuan bersama. Barnard menekankan peranan pada setiap orang anggotanya yang harus diberikan informasi dan motivasi dan sebagian sebagian anggota lainnya yang harus membuat keputusan.

- Victor A. Thompson. Organisasi merupakan suatu integrasi dari sejumlah orang yang ahli bekerja sama dengan sangat rasional & impersonal untuk mencapai tujuan – tujuan yang spesifik & telah disepakati sebelumnya.

3 dari 5 halaman

Jenis Organisasi

Terdapat beberapa jenis organisasi, di antaranya yaitu:

1. Organisasi formal atau legal, yaitu organisasi yang terdaftar dan diakui serta memiliki landasan hukum tertentu, misalnya organisasi pemerintahan, perusahaan negara, partai politik, organisasi masyarakat (ormas), lembaga internasional atau institusi pendidikan.

2. Organisasi internasional, yaitu suatu organisasi lintas negara yang melibatkan dua atau lebih negara dalam suatu tujuan, misalnya organisasi internasional PBB.

Oleh karena itu, pengertian organisasi internasional menjadi lebih luas dan tak terbatas pada area saja seperti ASEAN (khusus negara Asia Tenggara) atau Uni Eropa (khusus negara Eropa), tapi juga pada suatu tujuan tertentu seperti OPEC (khusus negara penghasil minyak).

3. Selain itu juga ada istilah hybrid organization, yaitu yang bekerja di sektor publik dan privasi, dimana organisasi jenis ini juga melaksanakan tugas publik, namun juga mengembangkan aktivitas untuk mencari keuntungan.

4. Organisasi informal atau voluntary association yaitu organisasi yang terdiri dari relawan yang memiliki tujuan tertentu misalnya komunitas, forum, fanbase atau klub tertentu.

5. Ada juga istilah organisasi yang bergerak secara rahasia atau bahkan ilegal, misalnya seperti organisasi kriminal, secret society atau organisasi pemberontakan.

4 dari 5 halaman

Ciri-Ciri Organisasi

Ciri-ciri organisasi dapat dibagi berdasarkan definisi serta tujuan dan struktur organisasi, yaitu:

1. Sekumpulan orang. Organisasi harus terdiri dari dua orang atau lebih manusia yang sadar dalam membentuk organisasi, sama dengan terbentuknya suatu kelompok.

2. Memiliki tujuan bersama. Organisasi harus memiliki tujuan organisasi yang utama yang berusaha diraih oleh tiap-tiap anggota organisasi.

3. Adanya kerjasama. Tiap anggota organisasi harus bekerjasama dan berkoordinasi satu sama lain untuk mempermudah dalam mencapai suatu tujuan tertentu.

4. Memiliki aturan. Organisasi formal harus memiliki aturan atau batas-batas tertentu yang harus dipatuhi dan diterapkan pada tiap anggota organisasi.

5. Memiliki pembagian tugas. Organisasi harus memilik pembagian tugas pada tiap anggota agar bekerja satu sama lain dengan efektif dan efisien sesuai kemampuan yang dimiliki.

5 dari 5 halaman

Tujuan Organisasi

Biasanya, setiap orang di organisasi memiliki tujuan pribadi masing-masing yang tentunya berbeda, kebanyakan adalah untuk mendapatkan penghasilan ataupun untuk naik pangkat. Walaupun begitu, biasanya tujuan tiap pribadi ini berjalan bersama dengan tujuan organisasi secara umum, yaitu meningkatkan produktivitas dan mendapatkan keuntungan.

Dengan adanya tujuan organisasi ini, organisasi dapat berkembang untuk lebih memiliki pengaruh. Di antaranya dalan hal merekrut anggota, pengaruh di lingkungan luar hingga pencapaian lain yang ingin diraih oleh organisasi tersebut.

Tujuan organisasi secara umum adalah sebagai berikut:

1. Mencapai atau merealisasikan keinginan atau cita-cita bersama dari tiap anggota organisasi

2. Mendapat keuntungan dan penghasilan bersama-sama

3. Mengatasi terbatasnya kemandirian dan kemampuan pribadi untuk mencapai tujuan bersama

4. Mendapat pengakuan dan penghargaan bagi anggotanya

5. Mendapatkan pengalaman dan interaksi dengan anggota lain

6. Memperoleh hasil akhir pada waktu yang ditentukan

Tentunya setiap organisasi memiliki tujuannya masing-masing yang berbeda. Misalkan tujuan pembentukan OSIS adalah untuk mengelola acara-acara yang diadakan oleh mahasiswa secara mandiri, berbeda dengan tujuan organisasi besar seperti ASEAN yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama sesama anggota di wilayah Asia Tenggara.