Sukses

Cara Hitung Berat Badan Ideal bagi Orang Dewasa Hingga Anak-Anak

Liputan6.com, Jakarta Cara hitung berat badan ideal untuk orang dewasa dan anak-anak perlu dikenali. Hal ini sangat penting diketahui karena berat badan ideal merupakan tanda tubuh sehat, sedangkan berat badan berlebih atau kurang dapat memengaruhi risiko seseorang terkena sejumlah kondisi kesehatan. 

Cara hitung berat badan ideal yang paling populer mungkin adalah dengan BMI atau Body Mass Index. Cara hitung berat badan ideal dengan BMI menghitung perkiraan lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan seseorang.

Cara hitung berat badan ideal juga bisa menggunakan Formula Broca dan rasio pinggang-pinggul. Berat badan ideal pada orang dewasa dan anak-anak juga berbeda. Kamu perlu mengenali rumus perhitungan berat badan ideal anak dengan rumus tersendiri.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (4/8/2021) tentang cara hitung berat badan ideal.

2 dari 5 halaman

Cara Hitung Berat Badan Ideal dengan BMI

Body mass index (BMI) atau Indeks massa tubuh (IMT) adalah cara hitung berat badan ideal dengan menghitung perkiraan lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan. BMI dapat membantu menentukan apakah seseorang memiliki berat badan yang sehat atau tidak sehat.

IMT yang tinggi bisa jadi tanda terlalu banyak lemak di tubuh, sedangkan IMT yang rendah bisa jadi tanda terlalu sedikit lemak di tubuh. Makin tinggi IMT, semakin besar peluang untuk mengembangkan kondisi serius tertentu, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Sementara IMT yang sangat rendah juga dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk pengeroposan tulang, penurunan fungsi kekebalan, dan anemia.

Cara hitung berat badan ideal dengan BMI bisa kamu lakukan sendiri dengan menggunakan rumus yang sudah ada. Selain itu, cara menghitung BMI ini juga sudah banyak tersedia pada aplikasi dan situs yang menyedikan dan membantu mengukur berat badan ideal kamu.

Rumus Cara Menghitung BMI

Cara hitung berat badan ideal dengan BMI memiliki rumus tersendiri. Cara menghitung BMI ini berlaku bagi pria dan wanita yang berusia lebih dari 20 tahun. Berikut cara hitung berat badan ideal dengan BMI:

Rumus BMI

BMI = Berat badan : (tinggi badan (m) x tinggi badan (m))

Contohnya:

Seorang wanita memiliki berat badan 50 kg dengan tinggi badan 1.60 m. Maka cara menghitung BMI-nya adalah:

BMI = 50 : (1.60 x 1.60)

BMI = 50 : 2.56 = 19.53 Body mass index atau Indeks massa tubuh wanita tersebut adalah 19.53. Lalu idealkah IMT ini?

Indikator berat badan ideal

Dalam perhitungan BMI atau IMT terdapat beberapa indikator berat badan ideal. Indikator ini meliputi:

1. IMT antara 18.5 sampai 24.9 merupakan berat badan normal atau ideal.

2. IMT dibawah 18.5 dikategorikan sebagai kekurangan berat badan.

3. IMT di antara 25.0 – 29.9 termasuk kelebihan berat badan atau bisa disebut pre-obesitas.

4. IMT di antara 30-34,9 termasuk obesitas tingkat I.

5. IMT di antara 35-39,9 termasuk obesitas tingkat II.

6. IMT lebih dari 40 termasuk obesitas tingkat III.

3 dari 5 halaman

Cara Hitung Berat Badan Ideal dengan Formula Broca

Selain cara menghitung BMI, kamu juga bisa menggunakan formula Broca untuk menghitung berat badan ideal. Formula ini dikembangkan pada tahun 1871 oleh Pierre Paul Broca, seorang dokter, ahli bedah, dan antropolog Perancis (1824-1880).

Cara menghitung berat badan ideal dengan formula Broca terbagi menjadi dua, untuk perempuan dan laki-laki. Rumus ini menggunakan pengukuran tinggi badan.

Rumus cara menghitung berat badan ideal dengan formula Broca:

- Perempuan: {tinggi badan (cm) - 100} - {[tinggi badan (cm) - 100] x 15%}

- Laki-laki: {tinggi badan (cm) - 100} - {[tinggi badan (cm) - 100] x 10%}

Contohnya seorang wanita memiliki tinggi badan 165, maka cara menghitung berat badan ideal wanita itu dengan cara:

(165-100) – {(165-100) x 15%} = 65 – 9.75 = 55,25

Maka berat badan ideal wanita tersebut adalah 55,25 kg.

Contoh lain, seorang pria memiliki tinggi badan 180 cm. Maka cara menghitung berat badan idealnya dengan rumus Broca adalah:

(180-100) – {(180-100) x 10%} = 80 - 8 = 72

Maka berat badan ideal pria tersebut adalah 72 kg.

4 dari 5 halaman

Cara Hitung Berat Badan Ideal dengan Rasio Pinggang-Pinggul

Rasio pinggang-pinggul adalah salah satu dari beberapa pengukuran yang dapat digunakan dokter untuk melihat apakah seseorang kelebihan berat badan atau tidak. Rasio pinggang-pinggul mengukur rasio lingkar pinggang dengan lingkar pinggul. Ini menentukan berapa banyak lemak yang disimpan di pinggang, pinggul, dan bokong.

Rumus rasio pinggang-pinggul:

Berat badan ideal = Lingkar pinggang : lingkar pinggul

Kamu bisa melakukan cara hitung berat badan ideal ini di rumah dengan langkah berikut:

1. Berdiri dan bernapas dengan normal. Kemudian buang napas dan gunakan pita pengukur untuk mengukur inci di sekitar pinggang, yang merupakan bagian terkecil di atas pusar. Angka ini adalah lingkar pinggang.

2. Kemudian ukur di sekitar bagian terbesar dari pinggul dan bokong. Angka ini adalah lingkar pinggul.

3. Bagilah lingkar pinggang dengan lingkar pinggul untuk mendapatkan nilai rasio pinggang-pinggul.

Rasio yang sehat untuk wanita adalah 0,85 atau kurang. Untuk pria, ini 0,9 atau kurang. Rasio pinggang-pinggul yang lebih tinggi dari 1 dapat menunjukkan peningkatan risiko kelebihan berat badan.

Contohnya seorang wanita memiliki lingkar pinggang 38 inci dan lingkar pinggul 46 inci. Cara menghitungnya adalah 38 : 46 = 0.82. Jadi wanita tersebut dapat dikatakan memiliki berat badan ideal.

Contoh lainnya, seroang pria memiliki lingkar pinggang 49 inci dan lingkar panggul 55 inci. Cara menghitungnya adalah 49 : 55 = 0.89. Jadi pria tersebut dapat dikatakan memiliki berat badan ideal.

5 dari 5 halaman

Cara Hitung Berat Badan Ideal Anak-Anak

Cara hitung berat badan ideal anak sangat perlu dilakukan. Hal ini untuk mengantisipasi berat badan anak yang bisa sampai sebabkan obesitas. Agar anak bisa terhindar dari obesitas, cara menghitung berat badan ideal dari tinggi badan anak dan usianya bisa dilakukan.

Menerapkan cara hitung berat badan ideal dari tinggi badan atau usia anak bisa disesuaikan. Dengan begitu, selain obesitas, stunting juga bisa dicegah. Stunting adalah kondisi pertumbuhan anak yang kerdil.

Rumus Perhitungan:

- Anak Usia 0-12 bulan

Berat badan ideal bayi = (umur saat ini (dalam satuan bulan) : 2) + 4

- Anak Usia 1-10 tahun

Berat badan ideal anak = 2n + 8

*n = usia anak dalam satuan tahun

Contoh Perhitungan:

- Anak Usia 0-12 bulan

Seorang bayi berusia 9 bulan, maka berat badan idealnya?

Berat badan ideal = (9 : 2) + 4 = 8.5 kg

- Anak Usia 1-10 tahun

Seorang anak berusia 10 tahun, maka berat badan idealnya?

Berat badan ideal = (2 x 10) + 8 = 28 kilogram