Sukses

5 Potret Kota Tersempit di Dunia, Bangunannya Curi Perhatian

Liputan6.com, Jakarta China menjadi negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Selain itu, negara ini juga memiliki total luas wilayah 9,706,961 km² dengan luas daratan 9,388,211 km².

Meski dikenal sebagai negara terluas ketiga, ternyata di negara ini punya daerah yang dinobatkan menjadi kota tersempit di dunia. Daerah itu yakni Kota Yanjin. Kota ini dibangun di sepanjang Sungai Nanxi, di antara pegunungan terjal di Provinsi Yunnan China.

Jika dilihat dari atas, rasanya sulit dipercaya bahwa pemukiman sekecil itu benar-benar ada dalam kehidupan nyata. Hamparan tanah yang sempit, terjepit di antara perairan Sungai Nanxi membuat daerah Yanjin bak di film-film.

Meskipun banyak orang menganggap Yanjin adalah kota yang tidak cocok ditempati, namun Yanjin telah dihuni selama ratusan tahun. Bahkan banyak penduduk setempat yang tidak akan meninggalkan tempat ini, dikutip dari YouTube Guizhou Li Jun yang diunggah Januari 2021 lalu.

Penasaran kan seperti apa? Berikut ini 5 potret Kota Yanjin yang dinobatkan sebagai kota tersempit di dunia, dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Selasa (10/8/2021).

 

 

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 6 halaman

1. Kota Yanjin adalah wilayah di sepanjang Sungai Nanxi, di antara pegunungan terjal di Provinsi Yunnan China.

3 dari 6 halaman

2. Kota ini semakin terlihat unik karena diapit pegunungan terjal serta sungai besar yang dihuni 450,000 penduduk.

4 dari 6 halaman

3. Banyak orang yang menyebut jika suasana di kota ini seperti di film fantasi atau game simulasi bangunan daripada kota modern.

5 dari 6 halaman

4. Akibat memiliki wilayah yang sempit, banyak gedung dibangun bertingkat tinggi meski di pinggir sungai. Bahkan ada yang hanya ditopang dengan tiang-tiang tipis.

6 dari 6 halaman

5. Telah dihuni sejak ratusan tahun lalu, penduduk setempat justru mengaku betah tinggal disini meski China punya tempat yang jauh lebih luas.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.