Sukses

Kompensasi adalah Imbalan yang Diberikan Kepada Karyawan, Ketahui Tujuannya

Liputan6.com, Jakarta Kompensasi adalah istilah yang memiliki beragam makna, namun pada intinya berkaitan dengan imbalan bagi pekerja. Kompensasi merupakan setiap imbalan yang diterima oleh seorang pekerja atas hasil kerjanya dalam sebuah perusahaan.

Kompensasi memang berkaitan erat dengan finansial. Imbalan finansial yang didapatkan perkeja ini tentunya diberikan atas dasar hubungan pekerjaan. Kompensasi dapat diterima oleh seseorang dalam bentuk uang atau barang. 

Memahami pengertian, tujuan, dan jenis-jenis kompensasi sangat dibutuhkan oleh pekerja maupun perusahaan. Hal ini berkaitan dengan kualitas hasil kerja para pegawai atau pekerja, yang juga berpengaruh terhadap kemajuan perusahaan nantinya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (21/10/2021) tentang kompensasi adalah.

2 dari 4 halaman

Kompensasi adalah

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kompensasi adalah istilah dengan beragam makna. Kompensasi adalah ganti rugi. Kompensasi juga dapat dimaknai sebagai pemberesan piutang dengan memberikan barang-barang yang seharga dengan utangnya.

Selain itu, kompensasi adalah pencarian kepuasan dalam suatu bidang untuk memperoleh keseimbangan dari kekecewaan dalam bidang lain. Dalam manajemen, pengertian kompensasi adalah imbalan berupa  uang atau bukan uang (natura), yang diberikan kepada karyawan dalam perusahaan atau organisasi.

Kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima dapat berupa fisik maupun non fisik dan harus dihitung dan diberikan kepada seseorang yang umumnya merupakan objek yang dikecualikan dari pajak pendapatan.

Kompensasi adalah hal yang kompleks, karena melibatkan dasar kelayakan, logika, rasional, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta menyangkut faktor emosional dari aspek tenaga kerja. Biasanya, kompensasi ini diberikan dengan tujuan untuk  memberikan rangsangan dan motivasi kepada tenaga kerja untuk meningkatkan prestasi kerja, serta efisiensi dan efektivitas produksi. Oleh karena itu, bila kompensasi diberikan secara benar, para pegawai atau pekerja akan lebih terpuaskan dan termotivasi untuk mencapai hasil yang diharapkan oleh perushaan.

Hal ini tentunya akan berbeda bila para karyawan memandang kompensasi yang mereka terima tidak memadai. Prestasi kerja, motivasi, dan kepuasan kerja mereka bisa turun secara drastis. Hal ini disebabkan karena kompensasi itu penting bagi karyawan sebagai individu, karena besarnya kompensasi mencerminkan ukuran nilai karya mereka di antara para karyawan itu sendiri. Jadi, Departemen Personalia biasanya merancang dan mengadministrasikan kompensasi karyawan.

3 dari 4 halaman

Tujuan Kompensasi

Setelah memahami apa itu kompensasi, kamu juga perlu mengenali tujuan perusahaan dalam memberikan kommpensasi pada karyawannya. Berikut tujuan perusahaan memberikan kompensasi pada karyawannya:

- Mendapatkan karyawan yang berkualitas. Tujuan utama perusahaan memberikan kompensasi adalah untuk memenuhi standar yang diperlukan perusahaan tersebut. Dalam upaya menarik calon karyawan masuk, organisasi harus merangsang calon-calon pelamar dengan tingkat kompensasi yang cukup kompetitif dengan tingkat kompensasi perusahaan lain.

- Mempertahankan karyawan yang sudah ada. Tujuan kompensasi juga dikaitkan dengan karyawan yang sudah ada. Dengan adanya kompensasi yang kompetitif, organisasi dapat mempertahankan karyawan yang potensial dan berkualitas untuk tetap bekerja. Hal ini untuk mencegah tingkat perputaran kerja karyawan yang tinggi dan kasus pembajakan karyawan oleh perusahaan lain.

- Menjamin keadilan. Adanya administrasi kompensasi menjamin terpenuhinya rasa keadilan pada hubungan antara manajemen dan karyawan. Dengan pengikat pekerjaan, sebagai balas jasa perusahaan atas apa yang sudah diberikan karyawan pada organisasi, maka keadilan dalam pemberian kompensasi mutlak dipertimbangkan.

- Perubahan sikap dan perilaku. Adanya kompensasi yang layak dan adil bagi karyawan hendaknya dapat memperbaiki sikap dan perilaku yang tidak menguntungkan serta memengaruhi produktivitas kerja. Prestasi kerja yang baik, pengalaman, kesetiaan, tanggung jawab baru, dan perilaku-perilaku lain dapat dihargai melalui rencana kompensasi yang efektif.

- Efisiensi biaya. Tujuan kompensasi tetntunya tidak terpusat hanya pada karyawan, hal ini juga penting bagi perusahaan dalam efisiensi biaya. Program kompensasi yang rasional membantu organisasi untuk mendapatkan dan mempertahankan sumber daya manusia pada tingkat biaya yang layak. Dengan upah yang kompetitif, organisasi dapat memperoleh keseimbangan dari etos kerja karyawan yang meningkat. Tanpa struktur pengupahan dan penggajian sistematik, organisasi dapat membayar kurang (underpay) atau lebih (overpay) kepada para karyawannya.

- Administrasi legalitas. Dalam administrasi kompensasi juga terdapat batasan legalitas karena diatur oleh pemerintah dalam sebuah undang-undang. Tujuannya agar organisasi tidak sewenang-wenang memperlakukan karyawan sebagai aset perusahaan.

4 dari 4 halaman

Jenis-Jenis Kompensasi

Selain mengenali pengertian dan tujuannya, kamu juga perlu mengetahui jenis-jenis kompensasi. Ada dua jenis kompensasi yang perlu kamu pahami, yaitu imbalan ekstrinsik dan imbalan intrinsik. Berikut penjelasannya:

1. Imbalan Ekstrinsik

Imbalan ekstrinsik adalah imbalan yang berbentuk uang atau ada juga yang berbentuk tunjangan pelengkap.  Contoh imbalan ekstrinsik ini dalam bentuk uang adalah gaji, honor, bonus, komisi, hingga insentif. Sementara itu, contoh imbalan ekstrinsik berupa tunjangan pelengkap adalah uang cuti, uang makan, uang transportasi, asuransi, dan Jamsostek.

2. Imbalan Intrinsik 

Imbalan intrinsik adalah imbalan yang tidak berbentuk fisik dan hanya dapat dirasakan berupa kelangsungan pekerjaan, jenjang karier yang jelas, kondisi lingkungan kerja, pekerjaan yang menarik, dan lain sebagainya.