Sukses

25 Jenis Kain, Kegunaan, dan Karakteristiknya Sebagai Bahan Pakaian

Liputan6.com, Jakarta Jenis kain yang yang bagus tentunya harus diperhatikan saat kamu membuat atau membeli pakaian. Apalagi, sekarang ini terdapat berbagai macam kain yang bisa kamu gunakan untuk busana. Mengenali kegunaan dan karakteristik setiap kain tentu penting kamu pahami.

Setiap jenis kain memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Hal inilah yang menyebabkan kegunaannya juga jadi berbeda satu sama lain. Walaupun setiap jenisnya bisa dijadikan pakaian, kamu akan mendapatkan sensasi yang berbeda pada tiap bahan.

Jenis kain yang tepat dengan kegunaannya bisa kamu lihat dari karakteristiknya. Kain yang cocok digunakan sebagai bahan baju dan celana tentunya berbeda. Begitu pula saat kamu ingin membuat jaket dan jenis pakaian lainnya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (10/11/2021) tentang jenis kain.

2 dari 6 halaman

Jenis Kain untuk Bahan Pakaian

Katun

Kain katun merupakan salah satu jenis kain yang banyak digunakan sebagai bahan pakaian. Katun dibuat dari serat alami tanaman kapas. Istilah katun mengacu pada bagian tanaman kapas yang dipintal menjadi benang dan kemudian ditenun untuk membuat kain yang lembut dan tahan lama. Katun atau cotton biasa digunakan untuk bahan pakaian sehari-hari, seperti kemeja, dan barang-barang rumah tangga, seperti sprei.

Baby canvas

Baby canvas merupakan jenis kain yang biasa digunakan sebagai bahan outer, jaket atau celana. Meksi termasuk jenis kanvas, baby canvas tidak kaku seperti bahan kanvas lainnya. Baby kanvas memiliki daya tahan tinggi dan nyaman dikenakan.

Linen

Linen adalah jenis kain ringan yang sangat kuat, terbuat dari tanaman rami. Linen adalah bahan umum yang digunakan untuk handuk, taplak meja, serbet, dan seprai. Bahan ini juga biasa digunakan untuk lapisan dalam jaket. Linen adalah macam kain yang sangat menyerap cairan dan ringan, membuatnya ideal untuk bahan pakaian musim panas. Kualitasnya yang ringan memungkinkan udara untuk gampang menembusnya dan memoderasi suhu tubuh.

Drill

Kain drill mempunyai wujud yang menyerupai bahan kain katun. Bedanya, kain drill lebih tebal dibanding katun atau linen. Bahan kain ini terbuat dari pencampuran serat tetoron dan rayon serta polyester. Karena lebih tebal dan cukup kaku, kain ini sebaiknya dijadikan sebagai bahan utama celana, culotte atau rok.

Polyester

Polyester adalah serat sintetis buatan manusia yang dibuat dari petrokimia, seperti batu bara dan minyak bumi. Jenis kain polyester ditandai oleh sifatnya yang tahan lama; namun bersifat panas dan tidak bisa menyerap cairan seperti keringat dengan baik ketika dipakai.

3 dari 6 halaman

Jenis Kain untuk Bahan Pakaian

Denim

Kain denim adalah jenis kain yang terbuat dari serat yang sangat kuat, tebal namun mudah dicuci. Meski identik sebagai kain utama pembuatan jaket dan celana panjang, denim saat ini juga sering dijadikan sebagai bahan utama pakaian sehari-hari seperti blus, rok dan casual dress dengan ketebalan kain yang berbeda-beda.

Suede

Suede adalah jenis kulit yang terbuat dari bagian bawah kulit hewan, sehingga permukaannya lembut. Suede biasanya terbuat dari kulit domba, tetapi juga dibuat dari jenis hewan lain, termasuk kambing, babi, anak sapi, dan rusa. Suede memiliki tampilan yang lebih tipis dan tidak sekuat kulit tradisional asli.

Rayon

Jenis kain rayon memiliki tekstur yang sedikit licin, mengilap dan jatuh saat dikenakan. Bahan pakaian yang terbuat dari kain rayon memang dikenal adem dan mudah sekali menyerap keringat.

Organza

Organza merupakan jenis kain yang sering digunakan sebagai bahan dress, blouse, kebaya, dan hijab. Kain organza memiliki permukaan yang tipis dan cenderung menerawang. Tapi efek transparan tersebut yang justru menciptakan siluet indah ketika dipakai.

Tile

Kain tile merupakan jenis kain yang memiliki ciri khas seperti jaring kecil yakni permukaannya berlubang-lubang sehingga menjadikan tampilannya tampak transparan. Kain ini banyak yang menyebutnya juga dengan kain tutu, kain tule, atau kain jala. Kain tile banyak digunakan untuk bahan kebaya, gaun, atau dress.

4 dari 6 halaman

Jenis Kain untuk Bahan Pakaian

Brokat

Brokat merupakan jenis kain yang kaya akan dekorasi. Kain ini biasa terbuat dari sutra dengan atau tanpa benang emas. Karena tampilannya yang menarik, brokat biasanya menjadi bahan dasar kebaya. Detail brokat yang terdiri dari sulaman bertekstur bunga atau dedaunan ini tentunya memperkaya tampilan busana.

Satin

Satin adalah salah satu dari tiga jenis kain tenun tekstil utama. Tenunan satin menciptakan kain yang elastis, berkilau, lembut dengan lembaran yang indah. Kain satin ditandai oleh permukaan lembut dan berkilau di satu sisi, dan permukaan kusam atau agak kasar di sisi lainnya.

Sutra

Kain sutra merupakan kain alami yang terbuat dari tenunan kepompong ulat sutra. Tampilannya terlihat berkelas karena memiliki efek mengilap yang natural. Permukaannya yang tipis dan mampu menyerap air, membuat bahan kain yang satu ini sangat mudah sobek. Perawatannya pun harus diperhatikan agar bisa bertahan lebih lama.

Velvet

Velvet adalah jenis kain lembut dan mewah yang ditandai dengan tumpukan padat dari serat yang dipotong rata dan memiliki permukaan yang halus. Lembaran kain velvet sangat indah, lembut dan mengkilap. Penampilan yang unik ini dikarenakan karakteristik tumpukan seratnya yang pendek.

Sifon

Sifon adalah jenis kain yang ringan, dengan tenunan polos dan sedikit kilau. Kain sifon merupakan bahan sintetis yang terbuat dari perpaduan antara bahan nilon, sutra, katun, polyester dan rayon. Tekstur dari kain ini terasa ringan, tipis dan transparan. Bahan sifon biasanya dipakai sebagai pelapis gaun malam dan pakaian formal.

5 dari 6 halaman

Jenis Kain untuk Bahan Pakaian

Twistcone

Kain twistcone sekilas mirip dengan karakter jenis kain sifon. Tapi bedanya bahan kain ini lebih tebal dan berat dibandingkan dengan sifon. Untuk tampilan yang lebih proper saat beraktivitas di kantor, bahan kain twistcone memberikan kesan lebih jatuh dan pas di badan.

Rajut

Kain rajut merupakan sejenis bahan pakaian yang dibuat dengan cara memanipulasi seutas benang menjadi selembar kain. Struktur kain rajut sendiri dibentuk oleh sekelompok jeratan benang yang saling mengait satu dengan yang lainnya. Kelebihan dari kain rajut ini adalah jenis kain yang memiliki fleksibilitas yang cukup baik sehingga pemakai bisa bergerak lebih leluasa.

Kasmir

Kasmir adalah jenis kain wol yang terbuat dari kambing kasmir dan kambing pashmina. Kasmir adalah serat alami yang dikenal karena bahannya yang sangat lembut. Seratnya sangat halus dan hampir terasa seperti kain sutera saat disentuh. Seringkali kasmir dibuat menjadi campuran wol, atau dicampur dengan jenis wol lainnya seperti merino, untuk memberikan bobot tambahan karena serat kasmir sangat halus dan tipis.

Tweed

Tweed adalah kain tenun kasar yang biasanya terbuat dari wol. Serat dapat ditenun menggunakan tenunan polos atau tenunan kepar. Tweed adalah jenis kain yang sangat hangat, tebal dan kaku. Wol tweed biasanya ditenun menggunakan benang dengan warna yang berbeda untuk mencapai pola dan warna yang dinamis. Tweed sangat populer untuk setelan dan jaket.

Viscose

Viscose adalah jenis kain rayon semi-sintetis yang terbuat dari bubur kayu yang digunakan sebagai bahan pengganti sutra. Ini karena viscose memiliki tekstur dan nuansa halus yang serupa dengan kain mewah. Viscose adalah kain mirip sutra dengan harga yang jauh lebih murah untuk diproduksi. Viscose adalah kain serbaguna yang digunakan untuk pakaian seperti blus, gaun, dan jaket.

6 dari 6 halaman

Jenis Kain untuk Bahan Pakaian

Lycra

Kain lycra biasanya disebut juga sebagai bahan spandeks. Bahan kain yang satu ini memiliki ciri khas tingkat elastisitas yang tinggi. Spandex dibuat dari bahan sintetis yang kuat. Karakeristinya yang elastis membuatnya terasa lembut dan adem digunakan.

Jersey

Jersey adalah kain rajut elastis dan lembut yang awalnya terbuat dari wol. Saat ini, jersey juga ada yang terbuat dari katun, campuran katun, dan serat sintetis. Sisi depan kain jersey biasanya berupa rajutan halus, sedangkan bagian belakangnya merupakan rajutan bertumpuk.

Kulit

Kulit adalah jenis kain yang terbuat dari kulit binatang. Kain kulit juga beragam, dihasilkan dari berbagai jenis hewan dan teknik perawatan yang berbeda. Kulit sapi adalah kulit hewan paling populer yang digunakan untuk kain.

Taffeta

Taffeta adalah kain tenunan yang seringnya dibuat dari sutra, tetapi juga bisa ditenun dengan poliester, nilon, asetat, atau serat sintetis lainnya. Kain taffeta biasanya memiliki tampilan yang tipis dan berkilauan. Taffeta adalah kain pelapis yang populer, karena bahannya dekoratif dan lembut. Taffeta sering digunakan untuk gaun malam atau dress dan untuk dekorasi rumah.

Wolfis

Wolfis merupakan salah satu jenis kain yang bahan dasarnya berupa campuran kain sutra, kartun serta tambah serat sintetis lainnya. Kain wolfis mempunyai serat yang rapat dan halus. Bahan kainnya tebal namun ringan. Bahan wolfis tidak panas sehingga nyaman saat dikenakan.