Sukses

10 Ciri-Ciri Kucing Mau Mati yang Perlu Diwaspadai, Tangani Sebelum Terlambat

Ciri-ciri kucing mau mati terkadang bisa langsung kamu lihat melalui tingkah lakunya yang berbeda dari biasanya.

Liputan6.com, Jakarta Ciri-ciri kucing mau mati perlu dipahami oleh setiap pencinta kucing. Apalagi bagi kamu yang memelihara hewan menggemaskan ini di rumah. Kamu tentunya harus merawatnya dengan baik dan memperhatikan kesehatannya.

Namun, semua makhluk hidup tentunya akan meninggal juga, tidak terkecuali pada kucing. Kucing biasanya menunjukkan berbagai perilaku ketika ia mau mati. Perilaku ini harus benar-benar kamu kenali agar bisa mengatasinya dengan baik.

Ciri-ciri kucing mau mati terkadang bisa langsung kamu lihat melalui tingkah lakunya yang berbeda dari biasanya. Hal ini bisa saja berkaitan dengan tingkat keaktifan, pola makan, kondisi tubuh, hingga adanya penyakit yang dialami.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (2/12/2021) tentang ciri-ciri kucing mau mati.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Ciri-Ciri Kucing Mau Mati

Perubahan berat badan yang drastis

Salah satu ciri-ciri kucing mau mati yang perlu kamu perhatikan yaitu perubahan berat badan yang drastis. Perubahan berat badan pada kucing selalu mengkhawatirkan, baik itu bertambah maupun berkurang. Keduanya mungkin merupakan ciri-ciri kucing sakit. Penurunan berat badan lebih tiba-tiba dalam jangka pendek biasanya lebih berbahaya dari waktu ke waktu. Jika kamu tidak yakin dengan berat badan kucing, buatlah janji dengan dokter hewan untuk pemeriksaan atau setidaknya lakukan pemeriksaan berat badan.

Sering bersembunyi

Ciri-ciri kucing mau mati berikutnya adalah sering bersembunyi atau banyak meluangkan waktu untuk menjauh dari pemiliknya. Kucing ahli dalam menyembunyikan penyakit, karena di alam liar naluri ini bisa melindungi mereka dari predator atau kucing lain yang mungkin menjadi ancaman. 

Kucing rumahan saat ini memiliki kecenderungan yang sama untuk menghindari kerentanan, meskipun satu-satunya ancaman potensial adalah teman serumah. Bahkan kucing di rumah dengan satu hewan peliharaan lainnya cenderung memiliki naluri untuk melindungi diri sendiri.

Kehilangan nafsu makan

Kehilangan nafsu makan bisa menjadi hal yang normal bagi kucing, tetapi hal ini tetap tidak boleh diabaikan. Jika kucing sesekali melewatkan makan mungkin kasih normal, namun bila hal ini terjadi berulang kali kamu harus waspada. Jika kucing berhenti makan sepenuhnya atau hanya makan dalam jumlah kecil, ini merupakan salah satu ciri-ciri kucing mau mati. Kurang makan selama beberapa hari dapat menyebabkan masalah serius yang disebut perlemakan hati atau lipidosis hati.

3 dari 4 halaman

Ciri-Ciri Kucing Mau Mati

Perubahan perilaku

Perubahan kepribadian mungkin normal jika terjadi seiring waktu, terutama seiring bertambahnya usia kucing. Namun, jika kucing yang biasanya bersahabat menunjukkan agresi, atau kucing yang bahagia dan percaya diri tiba-tiba bertingkah ketakutan, ini bisa jadi ciri-ciri kucing mau mati. Kamu perlu mengonsultasikannya lebih jauh dengan dokter hewan. Bahkan, jika kucing tampak bingung atau kehilangan arah, hal ini bisa jadi merupakan situasi yang lebih mendesak.

Kelesuan

Kelesuan adalah ciri-ciri kucing mau mati, meskipun tidak terlihat begitu kentara. Hubungi dokter hewan jika kucing terlihat sering berbaring, tidur lebih dari biasanya, atau secara umum memiliki tingkat energi yang rendah. Kamu mungkin harus mengetahu apa yang terjadi dengan kucingmu, apakah ia sakit atau mengalami kondisi tertentu.

Bau mulut

Bau mulut bisa menjadi pertanda adanya masalah gigi ataupun juga ciri-ciri kucing mau mati. Halitosis ringan mungkin tidak mendesak, tetapi itu berarti gigi kucing harus segera diperiksa. Bahkan, bau mulut yang menjadi ciri-ciri kucing sakit parah harus segera diatasi. Juga, perhatikan air liur dan pendarahan yang berlebihan dari mulut. Jika kucing mengalami infeksi mulut, ini membuat seluruh tubuh terpapar bakteri di mulut. Ciri-ciri kucing sakit tersebut dapat menyebabkan masalah pada jantung dan organ lainnya.

4 dari 4 halaman

Ciri-Ciri Kucing Mau Mati

Perubahan pernapasan

Perubahan pernapasan merupakan salah satu ciri-ciri kucing mau mati. Hal ini biasa ditunjukkan seperti mengi, napas cepat, sesak napas, dan napas serak. Perubahan pernapasan ini tentunya tidak boleh diabaikan. Jika kucing tidak bernapas dengan normal, sebaiknya pergi ke klinik darurat. Tergantung keparahan perbuahan pernapasan, kucing bisa saja mati karena masalah ini.

Diare

Diare mungkin menunjukkan pola makan yang buruk, parasit usus, dan berbagai masalah lainnya. Jika tidak diobati, ciri-ciri kucing sakit ini dapat menyebabkan dehidrasi dan peradangan usus lebih lanjut. Diare juga sangat tidak nyaman bagi kucing. Bahkan, diare bisa jadi salah satu ciri-ciri kucing mau mati yang bisa kamu kenali.

Mengalami muntah-muntah

Muntah merupakan ciri-ciri kucing sakit. Walaupun hal ini tidak jarang juga terjadi pada kucing, namun muntah bisa jadi salah satu ciri-ciri kucing mau mati yang perlu diperhatikan. Jika muntah terjadi tiba-tiba, persisten, dan disertai ciri-ciri kucing sakit lain, jangan abaikan begitu saja. Kamu harus mengunjungi dokter hewan untuk mengetahui penyebabnya.

Perubahan buang air kecil

Perubahan buang air kecil selalu penting untuk diperhatikan. Perubahan ini sering kali mengindikasikan ciri-ciri kucing sakit, terutama masalah saluran kemih atau masalah ginjal. Jika pemilik melihat perubahan frekuensi atau kuantitas urin, buang air kecil yang tidak tepat, atau darah dalam urin, jadwalkan janji dengan dokter hewan. Jika kucing kesulitan buang air kecil dan tidak ada yang keluar, ini mungkin keadaan darurat dan bisa jadi ciri-ciri kucing mau mati, terutama pada kucing jantan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.