Sukses

Sejarah 6 Bangunan di Berbagai Negara Ini Unik, Detail Rahasianya Bikin Takjub

Liputan6.com, Jakarta Setiap negara di dunia punya keunikannya tersendiri, salah satunya keunikan dari segi bangunannya. Selain megah, bangunan di berbagai negara punya sejarah unik yang jarang diketahui oleh banyak orang.

Bangunan unik di berbagai negara punya sejarah unik di baliknya. Biasanya sejarah tersebut dijelaskan pada detail bangunannya. Sementara, untuk detail bangunan tersebut juga sulit untuk dilihat, lantaran letak detail tersebut biasanya terletak di tempat yang tersembunyi.

Ketika melihat sebuah bangunan megah di berbagai negara, seseorang hanya bisa berdecak kagum tanpa mengetahui sejarah di baliknya. Seiring dengan perkembangan zaman, sejarah perihal sebuah bangunan dan detailnya yang jarang diketahui akan mencuat dan jadi informasi untuk banyak orang.

Berikut Liputan6.com merangkum dari Brightside tentang detail bangunan di berbagai negara yang jarang diketahui, Senin (13/12/2021).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 7 halaman

1. Horse Guards Clock, London, Inggris

Bangunan pertama yang detailnya jarang diketahui adalah Horse Guards Clock, London, Inggris. Banyak orang yang hanya mengetahui bahwa Horse Guards Clock hanya sekadar jam biasa. Namun, rupanya ada sejarah unik dibalik kemegahannya yang bikin takjub wisatawan yang datang berkujung.

Tak banyak yang tahu, beberapa titik gelap aneh yang terlihat seperti cacat batu atau jamur di menara jam Horse Guards Clock di London. Detail tersebut terletak tepat di tanda jam 2. Tanda hitam pada permukaan jam bukanlah kotoran atau jamur. Bintik hitam ini menandai waktu eksekusi Raja Charles I, di dekat tempat ini pada 30 Januari 1649, pukul 2 siang.

3 dari 7 halaman

2. Witch House, Odessa, Ukraina

Witch House atau rumah penyihir terletak di Odessa. Rumah tersebut juga disebut “The Wall-House” dan “The Flat House” lantaran kelihatannya hanya terdiri dari fasad dari sudut tertentu.

Melansir dari Brightside, sebagian besar sejarah tentang bangunan telah hilang oleh waktu. Menurut salah satu teori populer, tampilan datar diciptakan untuk menghemat biaya tenaga kerja dengan menghubungkan 2 dinding lateral. Penjelasan lainnya perihal Witch House adalah bahwa tidak ada cukup lahan untuk membangun bangunan tradisional.

4 dari 7 halaman

3. Ideal Palace, Hauterives, Prancis

Prancis memang selalu menyimpan keindahan yang bikin takjub, salah satunya adalah bangunan. Terkenal dengan Menara Eiffel, rupanya ada bangunan yang tak kalah megah dan menyimpan sejarah yang jarang diketahui yakni Ideal Palace yang terletak di Hauterives, Prancis.

Meski sulit dipercaya, bangunan Ideal Palace dibangun oleh satu orang yakni seorang tukang pos bernama Ferdinand Cheval. Ferdinand Cheval tidak memiliki gelar arsitektur, atau uang untuk bahan bangunan. Dia hanya mengumpulkan batu-batu pinggir jalan dari tahun 1879 sampai 1912 (total 33 tahun) saat dia mengantarkan surat.

Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun bangunan tersebut. Meski tidak terlihat gaya arsitekturnya, setelah bertahun-tahun, Ferdinand malah mendapat pengakuan dari Pablo Picasso sendiri.

5 dari 7 halaman

4. Bahrain World Trade Center, Manama, Bahrain

Setiap negara punya keunikannya tersendiri, begitu juga dengan Bahrain World Trade Center, Manama, Bahrain. Gedung pencakar langit yang dibangun di Bahrain pada tahun 2008 ini mendapatkan penghargaan atas desainnya yang menyelamatkan alam.

Jembatan tersebut menghubungkan menara kembar memiliki generator angin built-in. Bangunan berbentuk layar dirancang agar angin melewati turbin dengan kecepatan maksimum. Generator angin menyediakan hingga 15% dari total konsumsi energi tahunan gedung pencakar langit.

6 dari 7 halaman

5. Gereja Mikael Agricola, Helsinki, Finlandia

Gereja Mikael Agricola, Helsinki, Finlandia punya keunikan yang bikin takjub. Melansir dari Brightside, Gereja Mikael Agricola dibangun di Helsinki, Finlandia pada tahun 1935 dan memiliki satu detail yang menarik.

Detail menarik dari Gereja Mikael Agricola ini memiliki paku setinggi hampir 100 kaki yang dapat ditarik kembali jika perlu. Selama perang, serangan udara cukup sering terjadi di sini dan pemerintah tidak ingin lonjakan itu menjadi titik referensi bagi pembom musuh.

7 dari 7 halaman

6. Villa Rose, Vaud, Swiss

Bangunan terkenal di berbagai negara dunia biasanya memiliki sejarah yang identik dengan perang, salah satunya adalah Villa Rose, Vaud, Swiss. Meskipun Swiss tidak berpartisipasi dalam perang dunia kedua, Swiss mempertahankan netralitas bersenjata dan siap untuk menyerang kapan saja.

Pemerintahan militer, dan membangun “Garis Toblerone”, yang merupakan garis pertahanan anti-tank yang terbuat dari balok beton, serta benteng lainnya, termasuk benteng Villa Rose merupakan upaya mempertahankan netralitas bersenjata.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.