Sukses

Nostalgia Adalah Kenangan Masa Lalu, Pahami Makna dan Penyebabnya

Liputan6.com, Jakarta Nostalgia adalah istilah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Isilah nostalgia adalah kenangan masa lalu atau kenangan manis pada masa yang telah lama silam. Kata nostalgia juga sering juga sering digunakan di media sosial.

Sementara, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, arti kata nostalgia adalah kerinduan (kadang-kadang berlebihan) pada sesuatu yang sangat jauh letaknya atau yang sudah tidak ada sekarang.

Nostalgia bisa dijadikan sebagai momen untuk kembali mengenang peristiwa-peristiwa terdahulu. Tak hanya itu, melalui nostalgia pun bisa membawa kembali rasa bahagia, rasa rindu, ataupun kenangan pahit di masa lalu.

Berikut ini ulasan mengenai makna nostalgia beserta penyebab pemicu dan manfaatnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (15/12/2021).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Makna Nostalgia

Secara sederhana, makna nostalgia adalah kerinduan akan masa lalu. Selain itu, nostalgia adalah munculnya sensasi emosi yang begitu kuat ketika mengingat kejadian atau seseorang dari pengalaman masa lalu. Sedangkan menurut konsensus umum, nostalgia adalah perasaan yang kuat akan kerinduan atau kasih sayang pada masa lalu.

Nostalgia bisa muncul secara tiba-tiba melalui hal-hal kecil yang tak terduga. Sesederhana aroma, musik, atau tempat yang mengingatkan pada perasaan nostalgia. Tak hanya itu, percakapan hingga sekadar melamun mengenang masa lalu juga bisa membawa seseorang bernostalgia. Tak hanya menghubungkan pada memori masa lalu, nostalgia rupanya mampu mengubah otak dengan cara-cara menarik. Dengan begitu dapat memberikan manfaat yang positif, terutama untuk kesehatan mental.

Secara umum, bagi kesehatan manfaat nostalgia adalah meningkatkan mood, membantu memberi arti makna kehidupan, meningkatkan hubungan dengan keluarga, dan juga membuat seseorang akan lebih mencintai hidup yang dijalaninya.

3 dari 4 halaman

Penyebab Terjadinya Nostalgia

Indra pembauan adalah penyebab utama nostalgia. Telinga juga bisa berperan. Oleh karena itulah mencium bau tertentu atau mendengarkan musik tertentu bisa membuat kita mengingat momen tertentu. Indra penciuman terhubung dengan otak limbik yang terhubung dengan amygdala, yang berfungsi mengatur emosi. Oleh karena itulah saat kita bernostalgia kadang kita bisa tersenyum atau merasa terharu.

4 dari 4 halaman

Manfaat Nostalgia untuk Otak

Sebuah riset pada 2017 menemukan bahwa, nostalgia adalah salah satu dari 27 emosi utama manusia. Tak hanya menghubungkan pada memori masa lalu, nostalgia rupanya mampu mengubah otak dengan cara-cara menarik. Menurut Psikolog saraf, Sanam Hafeez, nostalgia adalah emosi yang unik. Berikut beberapa manfaat nostalgia bagi otak, yaitu:

1. Muncul rasa bahagia

Nostalgia, kata Hafeez, memadukan fungsi memori dengan reward system manusia. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh University of Surrey dan National Trust pada 2017, saat orang menemukan memori bermakna, neuron tertentu menyala di otak kemudian memproses emosi.Studi lain pada 2016 menemukan ingatan nostalgia bergantung pada dua hal yakni, kronologi jauh di masa lalu dan signifikansi emosional juga pribadi. Riset tersebut melakukan pemindaian MRI dengan hasil, ketika nostalgia dipicu, otak orang yang dipindai menunjukkan aktivitas di area ingatan dan di bagian yang memberi respons atau perasaan positif."Aliran darah meningkat dan neurotransmitter dilepaskan ke tubuh dan aktivitas meningkat di daerah ini menghasilkan respons yang umumnya positif," kata Hafeez.

2. Jadi optimistis

Tidak hanya masa lalu, nostalgia juga terikat pada kenangan masa mendatang. Studi oleh Personality & Social Psychology Bulletin pada 2013, menjelaskan nostalgia mampu meningkatkan sisi positif kamu tentang masa depan dan menimbulkan rasa percaya diri."Imbalan yang dikeluarkan oleh nostalgia di otak dapat menenangkan seseorang, mengurangi kecemasan, dan memengaruhi pandangan," ucap Hafeez.

3. Menjauhkan perasaan negatif

Dalam riset yang diterbitkan di European Journal of Social Psychology pada 2018 menyebut di AS, nostalgia bisa membantu orang menghindari rasa bersalah atau malu terkait sejarah bangsa. Makin banyak orang bernostalgia, makin kecil kemungkinan mereka mengungkapkan rasa bersalah tentang kejahatan atau masalah masa lalu."Nostalgia berfungsi sebagai semacam pertahanan terhadap perasaan buruk dan sebagai sumber daya untuk meningkatkan koherensi dan kedudukan moral kelompok," tulis peneliti dalam keterangan resmi.

4. Ubah kebiasaan

Studi 2017 oleh Consumer Communication Reports menemukan, nostalgia sebenarnya bisa mengubah pola kecanduan dan membantu orang berhenti merokok. Iklan nostalgia tentang kehidupan sebelum merokok, membuat partisipan riset lebih termotivasi untuk berhenti dan melihat rokok lebih negatif.

5. Mengurangi rasa sakit

Nostalgia ternyata bisa membuat orang lebih mudah sembuh dari rasa sakit. Studi oleh Frontiers in Psychology pada 2020 menemukan, jika kamu menulis tentang memori yang bahagia, itu akan meningkatkan toleransi kamu terhadap rasa sakit di masa lalu.

6. Meningkatkan penerimaan rasa sedih

Harus diakui, nostalgia kadang bikin sedih. Kesedihan, kata Hafeez, umumnya tidak kronis atau depresi, tetapi ini sangat terkait dengan kemampuan orang untuk menerima waktu yang telah berlalu.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.