Sukses

Penyebab Bau Ketiak Berlebihan, Faktor Pemengaruh, dan Cara Mengatasinya

Liputan6.com, Jakarta Bau menyengat yang muncul dari ketiak, bisa dihindari tanpa menggunakan bedak dan deodoran, loh. Bau ketiak berlebihan bisa dicegah kemunculannya dengan selalu menjaga kebersihan dan keringat berlebihan. Lalu apa penyebab bau ketiak berlebihan itu?

Mulailah memahami bahwa penyebab bau ketiak adalah keringat yang bertemu dengan bakteri pada area ketiak itu sendiri. Keringat pada ketiak muncul karena pengaruh kelenjar apokrin yang bekerja mengeluarkan keringat untuk menjaga tubuh tetap dingin. Secara alami, keringat yang dikeluarkan oleh kelenjar apokrin tidak berbau.

Penyebab bau keringat berlebihan tak jauh dari yang sudah dijelaskan, yakni keberadaan keringat yang bertemu dengan bakteri. Agar bisa lebih memahaminya, berikut Liputan6.com ulas tentang penyabab bau ketiak berlebihan, faktor pemengaruh, dan cara tepat mengatasinya, Sabtu (1/1/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Memahami Penyebab Bau Ketiak

Apa penyebab bau ketiak itu? Penyebab bau ketika adalah awal mulanya dari keringat yang bersentuhan dengan bakteri pada tubuh. Sementara kemunculan keringat yang menjadi faktor penyebab bau ketiak adalah guna mendinginkan tubuh yang merasa panas.

“Tubuh manusia ditutupi oleh kelenjar keringat karena berkeringat membantu manusia mendinginkan tubuhnya,” melansir Health Line, pada Sabtu (1/1/2022).

Ada dua sumber munculnya keringat sesuai dengan lokasi pada tubuh manusia. Pertama, dipengaruhi oleh keberadaan kelenjar ekrin. Kedua, dipengaruhi keberadaan kelenjar apokrin.

Kelenjar ekrin ada di seluruh seluruh tubuh yang mengeluarkan keringat untuk mendinginkan tubuh. Kelenjar ekrin bisa bisa menjadi penyebab bau ketiak apabila keringat yang dihasilkan dipecah oleh bakteri dan menetes sampai ketiak.

“Makanan dan minuman tertentu dikonsumsi, serta jenis obat tertentu, juga dapat menjadi penyebab bau keringat pada kelenjar ekrin,” dijelaskan.

Sementara kelenjar apokrin hanya bisa ditemukan pada bagian tubuh yang ditumbuhi rambut seperti ketiak dan selangkangan. Kelenjar apokrin mengeluarkan keringat untuk mendinginkan area tersebut.

Ini faktor penyebab bau ketiak paling utama muncul. Keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin yang bersentuhan dengan bakteri pada area tersebut adalah penyebab bau ketiak yang sesungguhnya. Kelenjar apokrin bisa mengeluarkan cairan mirip susu saat stres.

3 dari 4 halaman

Penyebab Bau Ketiak Berlebihan

Apabila sudah memahami penyebab bau ketiak paling utama adalah bertemunya bakteri dengan kelenjar keringat pada kelenjar apokrin.

“Kelenjar ini (apokrin) hanya bisa mulai aktif bekerja pada masa pubertas, itulah sebabnya banyak orang mulai memperhatikan bau badannya saat masa pubertas tiba,” dijelaskan.

Selanjutnya apa penyebab bau ketika berlebihan muncul?

Penyebab bau ketiak berlebihan muncul karena bakteri pada tubuh terlampau banyak, misalnya saja saat seseorang tidak mandi dua kali sehari, usai beraktivitas di luar ruangan dalam waktu yang lama, dan aktivitas lain yang berisiko mendapat banyak paparan bakteri.

Selain itu, penyebab bau ketiak berlebihan juga muncul karena keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin dan ekrin yang bertemu dan dipecah bakteri sangat berlebihan. Apa saja faktor penyebab munculnya keringat berlebihan yang menjadi penyebab bau ketiak berlebihan itu?

Ini faktor munculnya keringat berlebihan yang menjadi penyebab bau ketiak berlebihan yang Liputan6.com lansir dari berbagai sumber:

1. Mengalami Stres

Emosi dan kondisi psikologis tertentu bisa membuat sesorang berkeringat. Kondisi ini seperti marah, ketakutan, malu, gelisah, dan stres emosional. Saat stres hormon kortisol bisa naik dan meningkatkan kelenjar keringat untuk mengeluarkan cairannya.

2. Faktor Makanan

Diet rendah karbohidrat dan tinggi protein bisa menjadi penyebab ketiak basah dan bau. Makanan tinggi protein membutuhkan metabolisme aktif oleh tubuh dan dapat meningkatkan kemungkinan meningkatnya bau badan.

Makanan pedas dan panas juga bisa memicu keringat berlebihan. Kafein, gula, dan alkohol juga bisa memengaruhi bau badan yang dikeluarkan.

3. Suhu Panas

Suhu tubuh atau cuaca yang meningkat adalah penyebab utama meningkatnya keringat yang menjadi penyebab ketiak basah dan bau.

4. Aktivitas Berat

Memiliki banyak aktivitas dapat memicu produksi keringat yang banyak. Aktivitas berat bisa menyebabkan tubuh mengeluarkan keringat dan bau badan.

5. Menopause

Fluktuasi hormon yang berhubungan dengan menopause juga dapat memicu keringat. Wanita menopause sering mengalami keringat malam dan berkeringat saat hot flashes.

6. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah kondisi tubuh mengeluarkan keringat berlebih. Orang dengan hiperhidrosis memiliki keringat berlebihan, terutama di tangan, kaki, dan ketiak. Hiperhidrosis bisa disebabkan oleh kelainan genetik atau kondisi kesehatan lainnya.

7. Kondisi Kesehatan Tertentu

Berkeringat juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan dan penyakit tertentu, seperti kanker, demam, infeksi, hipoglikemia, diabetes, tiroid, asam urat, dan obesitas.

8. Pakaian

Penggunaan bahan pakaian seperti akrilik atau polyester dapat memicu ketiak basah dan bau. Hal ini dikarenakan bahan pakaian tersebut dapat mencegah keringat untuk menguap.

4 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Bau Ketiak Berlebihan

Paling mudah dari cara mengatasi bau ketiak berlebihan adalah menjaga kebersihan tubuh dan menjaga suhu tubuh agar tetap normal atau tidak kepanasan. Bisa pula dengan memanfaatkan wewangian seperti bedak dan deodoran yang digunakan pada ketiak agar bau tidak merebak.

Ini cara mengatasi bau ketiak berlebihan lainnya yang Liputan6.com lansir dari berbagai sumber:

1. Menggunakan Mentimun

Cara menghilangkan bau ketiak yang menyengat dengan mentimun adalah dengan menggunakan ketimun sebagai masker pada ketiak. Gunakan dua kali seminggu secara rutin.

2. Menggunakan Cuka Apel

Cara menghilangkan bau ketiak yang menyengat dengan cuka apel adalah dengan mengoleskannya dengan kapas pada ketiak. Diamkan selama 15 menit lalu bilas. Setelah itu Anda mandi. Gunakan setiap sebelum mandi.

3. Menggunakan Jeruk Nipis

Cara menerapkannya sangat mudah. Hanya perlu memotongnya menjadi dua dan pastikan pisau sudah dicuci bersih. Jika sudah aplikasikan jeruk nipis seperti menggunakan deodoran pada ketika. Gunakan sesudah mandi sebagai pengganti deodoran.

4. Menggunakan Daun Sirih

Cobalah untuk mandi dengan air rebusan daun sirih. Ambil beberapa lembar daun sirih lalu rebus dengan 2 gelas air. Setelah itu campurkan pada bak air yang akan gunakan untuk mandi. Lakukan secara rutin maka bau ketiak menyengat akan segera menghilang dan bisa dicegah kedatangannya.

5. Menggunakan Daun Kemangi

Minyak atsiri dalam kemangi dipercaya bisa dijadikan sebagai cara menghilangkan bau ketiak yang menyengat. Selain itu kemangi juga berfungsi sebagai antiseptik. Cobalah untuk mengonsumsinya sebagai lalapan. Cukup dengan segenggam kemangi setiap pagi dan sore hari.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.