Sukses

Arsitek adalah Profesi dalam Konstruksi, Kenali Tugas dan Tanggung Jawabnya

Liputan6.com, Jakarta Arsitek adalah salah satu profesi yang banyak diminati. Arsitek merancang bangunan yang fungsional, aman, berkelanjutan, dan baik secara estetika. Secara profesional, arsitek adalah pekerjaan yang memerlukan kemampuan terlatih dan pengetahuan bangunan yang luas.

Seorang arsitek adalah orang yang mempelajari ilmu arsitektur dan mempraktikkannnya. Biasanya arsitek adalah seseorang yang suka mendesain atau menggambar. Arsitek adalah para profesional yang memimpin proses penciptaan ruang fungsional, mulai dari konsep dan desain hingga realisasi penuh dari desain tersebut.

Arsitek adalah profesi yang tidak hanya terlibat dalam desain sebuah bangunan. Mereka juga bertanggung jawab atas keselamatan publik dan pengawasan proyek. Kebanyakan arsitek adalah individu yang artistik, yang berarti mereka kreatif, intuitif, sensitif, pandai berbicara, dan ekspresif.

Berikut penjelasan tentang apa itu arsitek, apa yang dikerjakan, dan kemampuan apa yang harus dimiliki, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(10/01/2022).

2 dari 6 halaman

Apa itu arsitek?

Kata arsitek berakar dari kata Yunani arkhitektōn yang secara harfiah berarti "pembangun utama". Aristek dapat didefinisikan sebagai orang yang merancang bangunan. Seorang arsitek adalah orang yang merencanakan, mendesain, dan mengawasi konstruksi bangunan.

Arsitek adalah profesional yang memiliki lisensi untuk membuat dan mengawasi keseluruhan pembangunan struktur bangunan. Tugas arsitek bervariasi tergantung pada jenis perusahaan tempat mereka bekerja, di mana mereka tinggal dan beberapa faktor lainnya.

Arsitek membuat desain untuk proyek konstruksi baru, perubahan dan pembangunan kembali. Mereka menggunakan pengetahuan konstruksi spesialis dan keterampilan menggambar tingkat tinggi untuk merancang bangunan yang fungsional, aman, berkelanjutan, dan menyenangkan secara estetika. Arsitek tetap terlibat selama proses konstruksi, menyesuaikan rencana mereka sesuai dengan kendala anggaran, faktor lingkungan atau kebutuhan klien.

3 dari 6 halaman

Seperti apa pekerjaan arsitek

Arsitek adalah seorang profesional yang memenuhi syarat untuk merancang dan memberikan saran - baik estetika maupun teknis - pada objek yang dibangun di lanskap publik dan pribadi. Melansir Thebalancecareer, arsitek merancang struktur seperti rumah, kompleks apartemen, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, pabrik, dan bangunan lainnya. Selain mempertimbangkan penampilan fisik, mereka juga memastikan struktur tersebut akan berfungsi, aman, ekonomis, dan sesuai dengan kebutuhan orang yang akan menggunakannya.

Arsitek mungkin terlibat dalam semua fase proyek konstruksi, mulai dari menjelaskan ide kepada klien dan kontraktor, mendesain rencana dan spesifikasi, hingga mengawasi fase konstruksi yang berbeda. Arsitek sering berkolaborasi dengan para ahli di bidang terkait, seperti desain interior, perencanaan kota, dan teknik struktural.

Sebagian besar waktu, arsitek bekerja di kantor. Di sana, mereka bertemu dengan klien, menyusun rencana, mengerjakan perkiraan biaya, mengajukan aplikasi izin dengan departemen bangunan kota, dan membantu klien membuat perjanjian dengan kontraktor. Arsitek juga mengunjungi lokasi konstruksi untuk memeriksa kemajuan proyek dan memastikan kontraktor membangunnya sesuai dengan rencana mereka.

4 dari 6 halaman

Syarat menjadi arsitek

Melansir Forbes, seorang arsitek harus mendapatkan gelar profesional dari universitas atau perguruan tinggi terakreditasi. Mereka biasanya fokus pada kurikulum dalam sejarah dan teori arsitektur, desain bangunan, desain dan penyusunan berbantuan komputer (CADD), metode konstruksi, matematika, ilmu fisika, dan kursus seni liberal lainnya.

Arsitek sangat terlatih dalam seni dan ilmu desain bangunan. Arsitek adalah orang yang harus memiliki lisensi profesional. Ini karena arsitek bertanggung jawab atas keselamatan penghuni bangunan yang mereka rancang. Persyaratan profesional untuk arsitek bervariasi dari satu tempat ke tempat.

Keputusan seorang arsitek mempengaruhi keselamatan publik, dan dengan demikian arsitek harus menjalani pelatihan khusus yang terdiri dari pendidikan lanjutan, dan praktikum (atau magang) untuk pengalaman praktis. Di sebagian besar negara maju, hanya mereka yang memenuhi syarat dengan lisensi, sertifikasi, atau pendaftaran yang sesuai dengan badan yang relevan (seringkali pemerintah) yang boleh mempraktikkan arsitektur secara legal.

5 dari 6 halaman

Apa yang dikerjakan arsitek?

Arsitek mendesain bangunan, tetapi deskripsi pekerjaan mereka melibatkan tanggung jawab lebih dari sekadar elemen desain artistik. Melansir Thebalancecareer, pekerjaan seorang arsitek adalah:

- Memimpin dan mengembangkan proyek dari konsep awal hingga pengembangan desain

- Menyiapkan gambar, spesifikasi, dan dokumen konstruksi

- Merancang dan mendokumentasikan proyek bangunan komersial dan industri

- Mengonsultasikan dengan klien untuk menentukan kebutuhan mereka

- Mengkoordinasikan studi arsitektur awal untuk struktur baru dan perubahan besar pada struktur yang ada dan pengembangan situs

- Mengatur dan mengelola dokumen izin

- Bekerja dengan tim lintas lini bisnis, di lokasi terpencil, dan berkoordinasi dengan subkontraktor

- Menyelesaikan masalah desain yang kompleks dengan solusi inovatif dan praktis

- Mengubah rencana dan peningkatan yang ada agar sesuai dengan kebutuhan klien dan penjualan

6 dari 6 halaman

Keterampilan dan kompetensi aristek

Kreativitas

Arsitek harus bisa membuat desain untuk bangunan dan struktur lainnya.

Visualisasi

Arsitek harus dapat melihat, di mata pikiran, seperti apa struktur itu setelah selesai.

Komunikasi Verbal

Keterampilan ini akan memungkinkan aristek untuk menggambarkan ide-ide kepada klien dan kolega.

Aktif mendengarkan

Selain mengkomunikasikan informasi dengan jelas kepada orang lain, arsitek harus dapat memahami apa yang dibagikan orang lain kepadanya.

Memecahkan masalah

Masalah pasti akan muncul selama sebagian besar proyek pembangunan. Arsitek harus dapat dengan cepat mengidentifikasi dan kemudian menyelesaikannya agar proyek tetap berjalan.

Berpikir Kritis

Pemecahan masalah yang baik membutuhkan kemampuan untuk mengevaluasi solusi yang mungkin sebelum memilih yang paling menjanjikan.