Sukses

Berburu Hidden Gems di Kawasan Budaya Singapura: dari Little India hingga Tiong Bahru

Liputan6.com, Jakarta Mengunjungi Marina Bay, Orchard Road, atau Paragon mungkin membuatmu terpesona. Nggak heran jika ketiga tempat tersebut menjadi destinasi favorit saat berlibur ke Singapura.

Tapi, jangan lupa bahwa Singapura adalah titik pertemuan berbagai budaya. Bayangkan kembali menikmati liburan ke Singapura dengan mengunjungi berbagai kawasan budaya yang bisa membawamu merasakan sensasi traveling. Ayo catat dan persiapkan perjalananmu ke Singapura segera!

Little India

Salah satu kuil spektakuler ini nggak boleh dilewatkan dari daftar spot unik saat berkunjung ke Singapura. The Sri Veeramakaliamman Hindu Temple berlokasi sangat strategis yaitu di kawasan Little India dan tempat ini didedikasikan khusus untuk Dewi penghancur dan kesehatan kejahatan yang bernama Kali.

Landmark khas yang ada di Little India ini merupakan kuil Hindu tertua di Singapura dan memiliki keterikatan sejarah panjang dengan era kolonial. Dulunya, para imigran dari India beribadah di tempat ini lantaran aman dari serangan. Kemudian pada Perang Dunia II, banyak orang yang berlindung di tempat ini dari pengeboman yang tak kunjung berhenti. Ajaibnya, candi dan semua patung di The Sri Veeramakaliamman Hindu Temple semuanya aman dari serangan.

Setelah mengalami renovasi pada tahun 1980, 1999, dan yang terakhir 2017, the Sri Veeramakaliamman Hindu Temple kini menjadi destinasi eksotis yang dikenal dengan detail ornamen serta patung indahnya.

Mengunjungi The Sri Veeramakaliamman Hindu Temple adalah pengalaman yang menyenangkan tak hanya dari arsitektur yang indah, namun juga nilai historis di dalamnya.

Setelah puas menikmati keindahan The Sri Veeramakaliamman Temple, sempatkan berburu spot foto di Little India Art Walk (Art Walk Little India). Di sana, kamu bakal menemukan banyak sekali spot foto untuk mempercantik feed Instagram-mu.

Di pulau multikultural Singapura, kamu bisa menemukan seni yang memanjakan mata di gang-gang atau sudut jalan sederhana. Kesenian berupa mural dan seni jalanan lainnya tersebut dibuat oleh para seniman lokal hingga internasional seperti Didier Jaba Mathieu, Sheryo x The Yok and Oak. Kamu bisa menemukan karya mereka dengan color pallete yang cerah di bagian depan bar dan toko sepanjang Haji Lane.

Mural yang ada di sepanjang Little India Art Work ini menggambarkan simbolisme budaya seperti Mayura and Dancing in Unison, yang menjadi mural terpanjang dan tertinggi di tempat ini. Seniman kondang lain seperti Eunice Lim, SONG, Shah Rizzal, TraseOne, street artist ZERO, Yip Yew Chong, dan Speak Cryptic juga turut menghiasi Little India Art Work dengan karya-karya mereka. Menariknya, ada pula beberapa mural yang menceritakan tentang keadaan sosial ekonomi di era sekarang.

Puas berburu foto dan memanjakan mata, jangan biarkan perut keroncongan. Makan siang di Sakunthala’s Food Palace adalah pilihan yang tepat. Sempatkan untuk mencicipi manisannya di Moghul Sweet Shop yang menjadi best seller.

Lengkapi liburan di Little India dengan menyegarkan diri dengan sajian terbaik di The Elephant Room. Berlokasi di Keong Saik Road, The Elephant Room adalah cultural bar yang fokus dalam memberikan sajian terbaik dengan tetap memunculkan nilai-nilai tradisional lewat beberapa bahan yang digunakan. Terafiliasi dengan kebudayaan India, bar ini hanya menggunakan minuman beralkohol dari negara tersebut, sehingga para tamu yang datang juga akan sekaligus mempelajari nilai kultural yang ada di tempat ini.

Dari segi interior, bar ini juga memiliki nilai khas tentang Little India berupa penggunaan bahan sisa penjahit India dalam pembuatan tatakan gelas dan sampul menu. Melalui minuman dan dekorasi tempat, The Elephant Room mengedepankan nilai dan pemahaman tentang warisan india yang kaya dan berkarakter.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Katong - Joo Chiat

Salah satu daya tarik utama di kawasan Katong-Joo Chiat yang kaya budaya adalah deretan lokal shophouses di sepanjang Koon Seng Road dengan arsitektur khas Peranakan. Warna-warni pastelnya membuat spot yang satu ini sering jadi latar belakang foto para wisatawan yang berkunjung. Shophouses ikonik ini sudah dibangun sejak tahun 1920-an dan menjadi salah satu landmark historis cantik di kawasan tersebut.

Selanjutnya, pernahkah kamu membayangkan pohon dengan motif pelangi di batangnya? Buktikan keunikannya di Katong Park untuk menyaksikan Rainbow Eucalyptus Tree. Di sana, kamu akan menemukan pohon unik ini yang sangat estetik untuk mewarnai galeri pribadimu.

Berlokasi di Katong Park, pohon eukaliptus yang erat dengan warisan Mindanao ini merupakan spot paling insta-worthy di Singapura. Berasal dari Papua Nugini, pohon ini memancarkan warna yang berbeda pada setiap potongan kulit luarnya. Tentunya menarik banget untuk diabadikan sekaligus buat mewarnai feed Instagram kamu.

Jangan lewatkan wisata kuliner saat berkunjung ke Katong/Joo Chiat. Yizun Noodle akan menyajikan menu-menu dengan rasa yang tak terlupakan.

Beberapa menu andalan dari Yizun Noodle antara lain Mala Xiang Guo Hot Pot, Signature Grilled Fish, Chicken Spring Roll, Crispy Eggplant, Pickled Vegetables Fish [Tasty Single Picks], Pickled Vegetables Noodles, dan Seafood Fried Noodles. Jangan sampai ketinggalan untuk menikmati menu istimewanya ya.

Ingin berburu oleh-oleh untuk keluarga di rumah? Ini saat yang tepat untuk berburu kebaya dan sandal khas Melayu di Rumah Bebe. Selain bisa memilih cinderamata dengan konsep keren di dalamnya, kamu juga bisa melakukan kustomisasi untuk desainmu sendiri loh! Lewat Beading Classes di Rumah Babe, kamu bisa mengekspresikan diri dengan desainmu sendiri.

Agar semakin seru maksimal, jelajahi seluruh kawasan dengan Singapore Sidecars Vespa Heritage Tour (Kampong Gelam + Katong / Joo Chiat + Tiong Bahru) by Triquetra! Sambil berkendara Vespa yang ikonik, kamu akan diajak berkeliling berbagai sudut menarik di sekitar kawasan Singapura. Mulai dari eksplorasi Joo Chiat dan Katong yang penuh landmark, hingga menciptakan selfie atau Reels keren di atas Vespa vintage yang cantik. Pastinya bisa bikin perjalanan berkeliling Singapura terasa beda!

3 dari 3 halaman

Tiong Bahru

Dikenal sebagai negara yang terlihat modern dan mewah di segala sisi, Singapura juga memiliki kawasan heritage di yang penuh dengan karya seni. Salah satunya adalah Dancing Girl Sculpture. Menariknya kamu bisa menikmati keindahannya sekaligus mempelajari sejarahnya.

Wisata penuh sejarah masih berlanjut. Qi Tian Gong Temple adalah destinasi yang nggak boleh terlewatkan. Kamu juga bisa mendapatkan cinderamata khas yang nggak bisa kamu dapatkan di tempat lain.

Qi Tian Gong Temple sudah ada sejak tahun 1920-an dan menjadi kuil pertama di Singapura yang didedikasikan kepada Dewa Kera. Bulan pertama pada kalender Lunar adalah waktu terbaik untuk berkunjung ke tempat ini karena di momen tersebut perayaan ulang tahun Dewa Kera berlangsung. Mulai dari barongsai hingga pertunjukkan opera jalanan berlangsung sepanjang momen ini.

Seharian jalan-jalan, berburu kuliner unik akan melengkapi pengalaman liburanmu. Jelajahi Yong Siak Street untuk mengunjungi Forty Hands Cafe yang estetik dan Plain Vanilla Bakery untuk menikmati sajian yang begitu nagih.

 

Sudah tahu kan mana saja destinasi yang tepat dikunjungi saat berlibur ke Singapura nanti? Sekarang adalah waktu yang tepat untuk Hidupkan Kembali Impian Perjalananmu ke Singapura? Mulai rencanakan perjalananmu sekarang juga!

#SingapoReimagine #VisitSingapore

 

(*)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS