Sukses

Arti Benefit adalah Kompensasi dengan Kesejahteraan, Ini Faktor Penentu dan Jenis

Liputan6.com, Jakarta Apa itu arti benefit? Istilah benefit adalah memiliki arti manfaat, keuntungan, hingga kompensasi. Arti benefit adalah sesuatu yang bisa memberikan kesejahteraan.

“Benefit adalah bisa berwujud bantuan keuangan saat sakit, hari tua, tunjangan pengangguran, hingga tunjangan cacat,” dijelaskan Merriam Webster.

Memahami arti benefit adalah wujud dari kompensasi. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan contoh benefit adalah imbalan berupa uang atau bukan uang, yang diberikan kepada karyawan.

Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam tentang arti benefit, faktor penentu, dan jenis-jenisnya, Jumat (21/1/2022).

2 dari 4 halaman

Arti Benefit

Memahami arti benefit adalah berasal dari bahasa Inggris yang maknanya manfaat. KBBI menjelaskan arti manfaat atau benefit adalah sesuatu yang memiliki guna atau faedah. Benefit adalah bagian dari laba atau keuntungan.

Contoh penggunaan istilah benefit adalah berhubungan dengan segala yang mampu meningkatkan adanya kesejahteraan. Merriam Webster menjelaskan benefit adalah bisa berwujud bantuan keuangan saat sakit, hari tua, tunjangan pengangguran, hingga tunjangan cacat.

“Layanan (seperti asuransi kesehatan) atau hak (seperti mengambil cuti) yang diberikan oleh majikan selain upah atau gaji pekerjaan yang tidak dibayar banyak, tetapi manfaatnya lebih banyak dan baik,” dijelaskan.

Dalam pemaknaan yang lain, arti benefit adalah kompensasi. KBBI menjelaskan kompensasi atau benefit adalah wujud dari ganti rugi. Dicontohkan benefit adalah imbalan berupa uang atau bukan uang (natura), yang diberikan kepada karyawan dalam perusahaan atau organisasi.

Bagaimana arti kompensasi atau benefit menurut para ahli?

1. Arti Benefit Menurut Dessler

Arti benefit adalah setiap bentuk pembayaran atau imbalan yang diberikan kepada karyawan dan timbul dari dipekerjakannya karyawan itu.

2. Arti Benefit Menurut Malayu S.P. Hasibuan

Arti Benefit adalah semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan.

3. Arti Benefit Menurut Flippo

Arti benefit adalah harga untuk jasa yang diterima atau diberikan oleh orang lain bagi kepentingan seseorang atau badan hukum.

3 dari 4 halaman

Faktor Penentu Benefit

Apa yang menjadi faktor penentu besarnya benefit? Ini penjelasan faktor penentuk benefit melansir modul berjudul Pengertian Benefit, Bentuk, Jenis, Faktornya yang diterbitkan SMAN 1 Cibeber Lebak Banten:

1. Penawaran dan Permintaan

Faktor penentu benefit adalah penawaran dan permintaan. Jika penawaran terhadap suatu lowongan kerja tinggi, maka benefit yang berikan cenderung relatif kecil. Dan sebaliknya, jika penawaran terhadap pencari kerja lebih sedikit dibandingkan dengan lowongan pekerjaan, maka benefit yang diberikan cenderung lumayan besar.

2. Pendidikan, Pengalaman, dan Tanggungan

Faktor penentu benefit adalah pendidikan, pengalaman, dan tunjangan. Pada umumnya perusahaan akan mempertimbangkan upah sesuai dengan pendidikan, pengalaman dan tanggungan karyawannya. Semakin tinggi tingkat pendidikan, pengalaman, dan tanggungan yang dimiliki calon pekerja maka benefit yang diterima cenderung akan semakin besar.

3. Kemampuan Perusahaan

Faktor penentu benefit adalah kemampuan perusahaan. Para karyawan perusahaan harus ikut menikmati keuntungan jika perusahaan mengalami untung. Benefit tersebut dapat dinikmati melalui pembagian keuntungan atau kenaikan upah.

4. Biaya Hidup atau Kemampuan Ekonomi

Faktor penentu benefit adalah biaya hidup atau kemampuan ekonomi. Dalam merealisasikan keadilan pemberian upah, biaya hidup merupakan faktor terpenting. Oleh karena itu, pemberian benefit kepada pegawai harus didasarkan pada biaya hidup saat ini.

5. Produktivitas Kerja Karyawan

Faktor penentu benefit adalah produktivitas kerja karyawan. Perusahaan tidak akan segan-segan memberikan benefit yang lebih besar jika produktivitas kerja karyawan dianggap memuaskan perusahaan. Sebaliknya, pegawai yang kurang produktif cenderung mengalami pengurangan benefit dari perusahaan.

6. Posisi Jabatan Karyawan

Faktor penentu benefit adalah posisi jabatan karyawan. Besarnya benefit juga disesuaikan dengan jabatan yang diemban oleh seorang pegawai. Karyawan dengan jabatan lebih tinggi berhak menerima benefit yang lebih tinggi. Hal ini wajar dilakukan karena semakin tinggi jabatan tersebut maka semakin besar pula tanggung jawab yang diemban.

4 dari 4 halaman

Jenis-Jenis Benefit

Ada berapa jenis benefit yang perlu diketahui? Masih melansir sumber modul yang sama, ini penjelasan tiga jenis benefit yang perlu diketahui:

1. Benefit Finansial Langsung

Memahami benefit finansial langsung adalah karyawan menerima berbagai pembayaran perusahaan dalam bentuk tunai langsung.

Contohnya seperti:

- gaji,

- tunjangan tetap,

- tunjangan tidak tetap,

- tunjangan hari raya keagamaan,

- bonus,

- komisi,

- bagi hasil perusahaan,

- dan penghasilan lain yang dikenai pajak penghasilan PPh 21.

2. Benefit Tidak Langsung

Memahami benefit tidak langsung adalah pembayaran perusahaan yang diterima karyawan tidak langsung dalam bentuk tunai, melainkan manfaat dan kemudahan yang dinikmati karyawan.

Contohnya seperti:

- BPJS Kesehatan,

- BPJS Ketenagakerjaan,

- tabungan pensiun,

- fasilitas kendaraan dinas,

- rumah dinas,

- fasilitas penitipan anak kantor,

- makan siang gratis,

- pelatihan,

- konsultasi,

- keanggotaan gym,

- dan parkir gratis.

3. Benefit non-finansial

Memahami benefit non-finansial adalah hadiah perusahaan yang tidak ada hubungannya dengan uang.

Contohnya seperti:

- kesempatan untuk mendapatkan lebih banyak cuti tahunan,

- 4 bulan cuti melahirkan,

- 1 bulan cuti ayah,

- jam kerja fleksibel,

- bekerja di rumah 2 hari seminggu,

- santai,

- nyaman-menyenangkan,

- suasana kantor,

- dan karier jelas.