Sukses

Masih Berusia 29 Tahun, Wanita Ini Sukses Jadi Model Busana Paruh Baya

Liputan6.com, Jakarta Menjalani profesi sebagai model memang tidak mudah seperti yang terlihat. Apalagi harus menjadi sebuah model busana yang gayanya jauh dari umurnya, seperti model busana paruh baya. Karena dalam pekerjaan tersebut, sang model harus mengenakan busana yang biasa digunakan oleh para nenek-nenek lengkap dengan riasan dan gaya rambut yang dianggap tua.

Meski awalnya membenci pekerjaan ini, seorang model asal Tiongkok bernama Liang Xiaoning malah sukses dan mendalami profesi ini selama 11 tahun sejak pertama kali debut sebagai model profesional, seperti yang dilansir dari Odditycentral pada Minggu (30/1/2022). Saat ini, Xiaoning baru berusia 29 tahun dan sudah menjalani profesi ini sejak berusia 18 tahun dan mendapat bayaran sangat besar untuk perannya menjadi model busana.

“Saya benar-benar tidak senang dalam pemotretan pertama itu. Saya merasa pakaiannya sangat buruk dan gaya rambutnya terlalu tinggi untuk saya,” kenang wanita muda itu, menambahkan bahwa satu hal yang dia sukai dari pekerjaannya saat itu adalah upahnya yang besar.

Berikut kisah model busana paruh baya sukses yang Liputan6.com kutip dari Odditycentral, Minggu (30/1/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Menjalani pekerjaan sebagai model sejak usia 18 tahun, wanita ini terus berkarier jadi model busana paruh baya

Banyak orang menganggap bahwa debut pertama dalam dunia hiburan bisa menjadi sebuah batu loncatan untuk karier selanjutnya. Apalagi untuk bertahan dalam industri ini cukup berat karena banyak sekali pesaing yang bisa muncul setiap tahunnya.

Hal seperti ini pun awalnya dirasakan oleh model busana paruh baya, Liang Xiaoning saat menerima pekerjaan pertamanya sebagai model. Namun pada waktu itu, saat ia masih berusia 18 tahun, wanita kelahiran Beijing, Tiongkok ini merasa mendapat bayaran yang sangat besar senilai Rp5 juta bagi model seusianya pada waktu itu.

Sejak saat itu, ia melakukan pekerjaan ini sementara waktu namun malah tenggelam di dalamnya hingga 11 tahun. Wanita kelahiran 1992 ini menjadi model yang paling populer dan banyak digunakan oleh berbagai perusahaan fashion paruh baya.

 
3 dari 3 halaman

Dalam satu hari ia akan menjadi model dari 400 set pakaian

Mengutip dari Odditycentral, salah satu persyaratan utama menjadi model busana paruh baya ialah memliki kemampuan untuk mengubah pose dan ekspresi wajah dengan cepat, hal ini memungkinkan fotografer untuk memotret sebanyak mungkin dan tidak ada yang lebih baik dalam hal itu selain Liang Xiaoqing.

Sebagai model busana paruh baya di Tiongkok, wanita berusia 29 tahun ini sangat diminati. Pada hari kerja rata-rata, dia akan membuat model sekitar 400 set pakaian, dengan kecepatan 40 set per jam. Selama periode belanja puncak, seperti Singles Day, dia bekerja dari jam 4 pagi sampai jam 1 pagi keesokan harinya, hanya tidur 3-4 jam per hari.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.