Sukses

Booklet Adalah Buku Kecil untuk Selebaran, Ketahui Fungsi dan Cara Membuatnya

Liputan6.com, Jakarta Booklet adalah sebuah buku yang ditujukan untuk memamerkan rangkaian produk atau jasa yang dibuat, mirip dengan buku katalog. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian booklet adalah buku kecil yang berfungsi sebagai selebaran. 

Istilah booklet berasal dari kata buku dan leaflet, artinya booklet adalah sebuah perpaduan dari buku dan leaflet. Leaflet adalah media berbentuk selembar kertas yang berisi gambar dan tulisan. Booklet dapat dipakai atau dimanfaatkan untuk menunjukkan contoh-contoh karya cipta yang berhubungan dengan produk usaha.

Booklet berbentuk buku kecil yang menampilkan apa saja seperti produk, jasa, ataupun menampilkan hal-hal tentang organisasi, kelompok, ataupun suatu ideologi. Meskipun berbentuk kecil, booklet memiliki fungsi utama yaitu sangat bagus untuk melakukan promosi produk.

Untuk lebih rinci, berikut ini ulasan mengenai pengertian booklet menurut para ahli beserta fungsi, struktur, dan cara membuatnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (10/2/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 6 halaman

Pengertian Booklet Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat sejumlah pendapat lain mengenai pengertian booklet menurut para ahli, yaitu:

Simamora

Booklet adalah buku berukuran kecil (setengah kuarto) dan tipis, tidak lebih dari 3 lembar bolak-balik yang berisi tentang tulisan dan gambar-gambar.

Widi Atmojo

Booklet adalah cetakan dengan tampilan istimewa berbentuk buku.

3 dari 6 halaman

Fungsi Booklet

Berikut ini terdapat beberapa fungsi booklet adalah:

1. Sebagai media promosi (pemasaran)

2. Sebagai buku cerita

3. Sebagai buku panduan instruksi

4. Sebagai media pembelajaran pendukung

5. Sebagai program acara

6. Sebagai koleksi resep

7. Sebagai laporan

Booklet juga biasa digunakan sebagai media promosi baik jasa, produk, ataupun destinasi wisata. Booklet juga bertujuan menunjukkan suatu perusahaan, kelompok, dan organisasi.

4 dari 6 halaman

Struktur Booklet

Struktur booklet menyerupai seperti buku, yaitu pendahuluan, isi dan penutup. Hanya saja cara penyajian lebih singkat daripada buku. Berikut rinciannya:

1. Bagian depan

Bagian depan booklet atau biasa disebut dengan cover adalah sampul booklet yang tebal. Cover booklet biasanya berisikan judul yang menggambarkan isi booklet. Cover juga biasanya disertai dengan gambar ilustrasi yang menarik yang juga memberikan gambaran tentang isi booklet.

2. Isi booklet 

Isi booklet sendiri juga terdiri dari beberapa bagian. Bagian awal isi booklet atau prelimunaries berisi kata pengantar dan daftar isi. Setelah preliminaries kemudian akan masuk ke dalam isi booklet adalah informasi inti yang ingin disampaikan, dan disertai dengan berbagai gambar ilustrasi serta penjelasannya.

3. Penutup

Penutup booklet berisikan kata penutup, daftar pustaka, dan kontak yang bisa dihubungi. Dalam beberapa booklet juga seringkali penutupnya dilengkapi oleh indeks dan glosarium untuk mempermudah pembaca mengerti dengan istilah-istilah yang digunakan di dalamnya.

5 dari 6 halaman

Cara Membuat Booklet

Adapun cara membuat booklet supaya terlihat menarik, antara lain:

1. Menentukan isi booklet

Cara membuat booklet yang pertama adalah terlebih dahulu menentukan isi booklet. Penentuan isi booklet diambil berdasarkan tujuan buklet tersebut dimuat. Jika dimuat sebagai bahan ajar, maka booklet harus sesuai dengan kurikulum dan materi yang berlaku. Jika dibuat untuk pemasaran, maka buklet harus berisi keunggulan produk atau jasa yang ditawarkan. Jika merupakan profil perusahaan, kelompok, atau organisasi, maka harus memuat informasi tentang kelompok tersebut secara terperinci.

2. Menentukan bentuk booklet

Selanjutnya, cara membuat booklet adalah dengan menentukan bentuk booklet. Penentuan bentuk booklet mencakup unsur fisik dari booklet. Misalnya ukuran booklet, tampilan sampul, ilustrasi sampul, bentuk buku, banyak halaman, warna buku, hingga jenis kertas yang digunakan.

3. Menyusun isi booklet

Selanjutnya, cara membuat booklet adalah menyusun isi booklet. Penyusunan isi booklet harus dibuat singkat, padat, jelas, dan menarik. Dikutip dari Instantprint, gunakan paragraf pendek dan poin-poin daripada prosa panjang yang berkelanjutan dalam menyampaikan informasi booklet. Isi booklet juga harus disertai gambar yang mendukung poin-poin penjelasannya. Gambar tersebut akan memberikan gambaran yang lebih jelas dibanding dengan prosa panjang yang bertele-tele. Gambar yang disertakan dalam booklet harus memiliki kualitas yang bagus, sehingga terlihat jelas ketika dicetak pada kertas. Tata letak tiap halaman, kombinasi warna, serta kombinasi font tulisan pada booklet juga harus diperhatikan untuk mendapat booklet yang menarik dan mudah dipahami. Gunakan paduan warna dan font yang tidak sulit dibaca sehingga informasi booklet bisa tersampaikan dengan baik.

4. Pencetakan

Terakhir, cara membuat booklet adalah mencetak booklet atau finishing. Proses pencetakan booklet juga harus sesuai dengan rancangan fisik booklet. Tinta yang digunakan harus jelas, sehingga tidak terjadi distorsi baik pada gambar dan tulisan.

6 dari 6 halaman

Contoh Booklet

Ada banyak contoh booklet yang bisa anda ketahui, antara lain:

1. Booklet petunjuk penggunaan produk

2. Booklet resep makanan

3. Booklet profile perusahaan

4. Booklet ringkasan buku pembelajaran

5. Booklet promosi produk

Pengembangan booklet adalah kebutuhan untuk menyediakan informasi (bahan bacaan) bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap buku sumber (seperti petani, nelayan dan ibu-ibu pedesaan). Dengan adanya booklet, masyarakat ini dapat memperoleh pengetahuan seperti membaca sebuah buku dengan waktu membaca singkat.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS