Sukses

10 Tahun Hilang, Pria Ini Ditemukan Terjebak di Balik Kulkas Supermarket

Liputan6.com, Jakarta Rahasia Tuhan yang mutlak salah satunya adalah kematian. Kematian merupakan sesuatu yang pasti terjadi pada setiap makhluk hidup. Namun, tidak ada yang tahu bagaimana cara kita 'pergi' selain Sang Pencipta.

Begitu juga yang terjadi pada seorang pria bernama Larry Murillo-Moncado. Pria berusia 25 tahun itu ditemukan tewas setelah 10 tahun dilaporkan hilang oleh anggota keluarganya. Lalu apa yang sebenarnya terjadi pada Larry selama periode dirinya menghilang?

Dilansir Liputan6.com dari Siakapkeli, Minggu (20/2/2022), menurut KETV, Larry terakhir terlihat pada malam musim dingin, 28 November 2009 lalu. Di mana ia diduga keluar dari rumah mengenakan hoodie dan celana biru. Namun, dia hanya keluar tanpa alas kaki dan tanpa membawa kunci, serta tidak masuk ke mobilnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Tewas di Balik Kulkas Supermarket

Dilansir dari The Washington Post, mayat Larry ditemukan di balik lemari es di sebuah supermarket di Iowa, tepatnya di celah 18 inci antara lemari es dan dinding.

Larry, yang juga merupakan salah satu karyawan supermarket, diyakini telah naik ke atas lemari es sebelum jatuh dari ketinggian 12 kaki ke bagian belakang lemari es. Menurut salah satu mantan karyawan di supermarket tersebut, para karyawan sering naik ke atas lemari es, di mana ruang tersebut digunakan untuk menyimpan barang.

Karena lemari es mengeluarkan suara yang sangat bising, ada kemungkinan suara Larry yang meminta bantuan 'tenggelam' di balik suara tersebut dan tidak terdengar oleh siapa pun.

3 dari 3 halaman

Ditemukan Setelah 10 Tahun

10 tahun kemudian, polisi Council Bluffs menerima laporan pada 24 Januari 2019 terkait penemuan mayat tersebut. Jenazah Larry ditemukan oleh pihak penyelenggara yang bertugas membongkar rak dan lemari es supermarket yang ditutup sejak 2016 itu.

Melansir KETV, tes laboratorium mengkonfirmasi bahwa mayat itu adalah milik Larry setelah membandingkannya dengan DNA kedua orang tua kandungnya. Otopsi tidak menemukan tanda-tanda trauma pada tubuh Larry dan kasus ini dikategorikan sebagai kematian karena kecelakaan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS