Sukses

Globalisasi Adalah Integrasi Global, Kenali Dampak Positif dan Negatifnya

Liputan6.com, Jakarta Globalisasi adalah proses yang kini sedang terjadi. Globalisasi telah membawa manfaat dan peluang bagi banyak orang di berbagai belahan dunia. Globalisasi adalah integrasi antara beragam aspek secara meluas.

Aspek dalam globalisasi adalah meliputi ekonomi, teknologi, dan kebijakan yang makin maju secara global. Globalisasi adalah wujud kemajuan dunia. Hasil dari globalisasi adalah dunia yang lebih terhubung dari sebelumnya.

Globalisasi menguntungkan masyarakat secara keseluruhan. Tapi, ada juga dampak negatif yang dihasilkan oleh globalisasi. Memahami arti globalisasi adalah dasar penting dalam menghadapi perubahan dunia yang makin pesat. Selain itu, memahami globalisasi adalah cara yang tepat untuk mengurangi masalah sambil mempertahankan hasil yang lebih luas.

Berikut pengertian tentang globalisasi serta dampak positif dan negatifnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (12/3/2022).

2 dari 7 halaman

Apa itu globalisasi?

Globalisasi adalah proses ide, produk, dan orang-orang bergerak secara luas dengan lebih mudah dan efisien. Menurut KBBI, globalisasi adalah proses masuk ke ruang lingkup dunia. Menurut PBB, globalisasi adalah integrasi global ekonomi dan masyarakat yang memengaruhi banyak aspek kehidupan.

Menurut WHO, globalisasi dapat didefinisikan sebagai “peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antar masyarakat dan negara. Secara umum dipahami untuk memasukkan dua elemen yang saling terkait: pembukaan perbatasan internasional untuk arus barang, jasa, keuangan, manusia, dan gagasan yang semakin cepat; dan perubahan lembaga dan kebijakan di tingkat nasional dan internasional yang memfasilitasi atau mendorong arus tersebut.”

3 dari 7 halaman

Konsep globalisasi

Globalisasi adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan saling ketergantungan yang berkembang antara ekonomi, budaya, dan populasi dunia, yang disebabkan oleh perdagangan lintas batas barang dan jasa, teknologi, dan arus investasi, manusia, dan informasi.

Proses globalisasi melintasi batas-batas negara dan budaya. Secara singkat, apa yang dimaksud dengan globalisasi berarti percepatan pergerakan dan pertukaran baik itu mmanusia, barang, dan jasa, modal, teknologi atau praktik budaya di dunia.

4 dari 7 halaman

Pengertian globalisasi menurut ahli

Roland Robertson

Globalisasi adalah proses intergrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek kebudayaan lainya.

Thomas Larsson

Globalisasi adalah proses penyusutan dunia sehingga jarak semakin pendek dan segala hal terasa semakin dekat. Globalisasi mengacu pada semakin mudahnya interaksi antara seseorang disuatu tempat dengan orang lain di belahan dunia yang lain.

Tomlinson

Apa yang dimaksud dengan globalisasi adalah suatu penyusutan jarak yang ditempuh dan pengurangan waktu yang diambil dalam menjalankan berbagai aktifitas sehari-hari, baik secara fisik (seperti perjalanan melalui udara) atau secara perwakilan (seperti penghataran informasi dan gambar menggunakan media elektronik), untuk menyebrangi mereka.

Anthony Giddens

Menurut Giddens, apa yang dimaksud dengan globalisasi adalah intensifikasi hubungan sosial yang menghubungkan tempat-tempat jauh sehingga peristiwa disuatu tempat dapat dipengaruhi oleh peristiwa yang terjadi di tempat lain sekian kilometer jauhnya dan sebaliknya.

Malcon Waters

Globalisasi adalah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma didalam kesadaran orang.

5 dari 7 halaman

Dampak positif globalisasi

Globalisasi adalah fenomena yang memberi banyak dampak positif bagi masyarakat. Berikut dampak positif globalisasi:

Masuknya budaya baru

Apa yang dimaksud dengan globalisasi membuat lebih mudah dari sebelumnya untuk mengakses budaya asing, termasuk makanan, film, musik, dan seni. Globalisasi membuat pertukaran budaya sangat mudah dilakukan.

Penyebaran teknologi dan inovasi

Banyak negara di seluruh dunia tetap terhubung secara konstan, sehingga pengetahuan dan kemajuan teknologi berjalan dengan cepat. Karena pengetahuan juga berpindah begitu cepat, ini berarti kemajuan ilmiah yang dibuat satu negara dapat diterapkan di negara lain dalam hitungan hari.

6 dari 7 halaman

Dampak positif globalisasi

Menurunkan biaya

Globalisasi memungkinkan perusahaan menemukan cara berbiaya lebih rendah untuk memproduksi produk mereka. Ini juga meningkatkan persaingan global, yang mendorong harga turun dan menciptakan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Biaya yang lebih rendah membantu orang-orang di negara berkembang dan sudah maju hidup lebih baik dengan lebih sedikit uang.

Akses ke pasar baru

Bisnis mendapatkan banyak keuntungan dari globalisasi, termasuk pelanggan baru dan aliran pendapatan yang beragam . Perusahaan yang tertarik dengan manfaat ini mencari cara yang fleksibel dan inovatif untuk mengembangkan bisnis mereka di luar negeri.

Akses ke bakat baru

Selain pasar baru, globalisasi memungkinkan seseorang menemukan bakat khusus baru yang tidak tersedia di pasar mereka saat ini. Misalnya, globalisasi memberi seseorang kesempatan untuk mengeksplorasi bakat teknologi di pasar yang sedang booming.

7 dari 7 halaman

Dampak negatif globalisasi

Meski memberikan serangkaian dampak positif, globalisasi juga punya dampak negatif. Dampak negatif dari globalisasi adalah:

Pertumbuhan ekonomi yang tidak merata

Sementara globalisasi cenderung meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi banyak negara, negara-negara kaya seringkali lebih diuntungkan daripada negara-negara berkembang.

Meningkatkan potensi resesi global

Ketika sistem ekonomi banyak negara menjadi saling bergantung, kemungkinan resesi global meningkat secara dramatis. Ini karena jika ekonomi satu negara mulai bermasalah, ini dapat memicu reaksi berantai yang dapat mempengaruhi banyak negara lain secara bersamaan, menyebabkan krisis keuangan di seluruh dunia.

Mengeksploitasi pasar tenaga kerja yang lebih murah

Apa yang dimaksud dengan globalisasi memungkinkan bisnis untuk meningkatkan lapangan kerja dan peluang ekonomi di negara berkembang, di mana biaya tenaga kerja seringkali lebih murah. Namun, pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan di negara-negara ini mungkin lambat atau stagnan.