Sukses

Eksposisi adalah Uraian, Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya

Liputan6.com, Jakarta Eksposisi adalah salah satu jenis teks yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Eksposisi bisa berbentuk artikel, tulisan ilmiah, laporan bisnis, hingga buku. Eksposisi adalah teks yang punya karakteristik unik.

Tujuan dari teks eksposisi adalah sebagai alat untuk mempelajari dan memahami dunia sekitar. Eksposisi adalah pemaparan yang sangat terkait dengan suatu masalah, subjek, metode, atau ide dengan menggunakan fakta.

Eksposisi adalah tulisan yang juga punya beragam bentuk. Inti dari eksposisi adalah membuat pembaca mengetahui detail untuk memahami sebuah cerita. Isi dari eksposisi adalah pemaparan, penjelasan, dan menerangkan suatu topik.

Berikut pengertian eksposisi, tujuan, dan jenisnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (28/3/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 8 halaman

Apa itu eksposisi?

Eksposisi berasal dari bahasa latin exposition yang artinya membuka atau memulai. Menurut KBBI, eksposisi adalah uraian atau paparan. Eksposisi adalah teks yang bertujuan memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan, dan menerangkan suatu topik.

Eksposisi adalah teks yang digunakan untuk menyampaikan informasi faktual. Teks eksposisi ada dimana-mana dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di lingkungan akademis. Ini karena teks eksposisi muncul setiap saat ada informasi yang ingin disampaikan.

3 dari 8 halaman

Isi teks eksposisi

Teks eksposisi adalah pengembangan paragraf dalam penulisan yang berisi informasi dan pengetahuan dengan tujuan memberikan pemahaman dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat. Paragraf eksposisi memiliki sifat ilmiah dan bersifat non-fiksi.

Informasi dalam teks eksposisi dapat tentang pengaturan, karakter, peristiwa rencana sebelumnya, konteks historis, dan lain sebagainya. Teks eksposisi harus dengan jelas memberi tahu pembaca tentang subjek tertentu.

4 dari 8 halaman

Tujuan eksposisi

Tujuan utama eksposisi adalah untuk menyampaikan informasi tentang suatu masalah, subjek, metode, atau ide dengan menggunakan fakta. Paragraf eksposisi bertujuan memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya.

Teks eksposisi ditulis secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku. Pembahasan dalam teks ini biasanya juga bersifat objektif dan netral. Penjelasannya bersifat informatif, disertai data-data yang akurat dan faktual.

5 dari 8 halaman

Jenis eksposisi

Eksposisi definisi

Eksposisi definisi berisi paragraf yang memaparkan pengertian atau definisi suatu topik tertentu. Paragraf ini memfokuskan karakteristik topik tersebut. Contoh eksposisi definisi banyak ditemui di berbagai teks seperti buku pelajaran atau artikel.

Eksposisi proses

Eksposisi proses adalah paragraf yang bertujuan memaparkan proses pembuatan, proses penggunaan atau cara untuk melakukan sesuatu. Paragraf ini berisi tahapan suatu proses dari awal hingga akhir. Eksposisi proses biasa ditemukan pada buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, resep, atau cara-cara tertentu.

Eksposisi ilustrasi

Eksposisi ilustrasi adalah paragraf yang pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Paragraf ini memberikan gambaran atau penjelasan suatu topik dengan topik lainnya yang mempunyai kesamaan sifat. Biasanya menggunakan frasa penghubung "seperti" dan "bagaikan".

6 dari 8 halaman

Jenis eksposisi

Eksposisi pertentangan

Paragraf eksposisi pertentangan berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. Frase penghubung yang digunakan eksposisi adalah "akan tetapi", "meskipun begitu", "sebaliknya".

Eksposisi berita

Eksposisi berita berisi informasi dari sebuah peristiwa atau penelitian tertentu. Jenis eksposisi ini banyak ditemukan pada media massa baik cetak maupun online.

Eksposisi perbandingan

Eksposisi perbandingan berisi paragraf dengan informasi yang dipaparkan dengan cara membandingkan suatu hal dengan yang lain. Dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain. Contohnya ada sebuah artikel yang menjelaskan perbedaan antara memiliki dan menyewa rumah serta manfaat dan kekurangan masing-masing.

Eksposisi klasifikasi

Eksposisi klasifikasi berisi paragraf yang membagi sesuatu dan mengelompokkannya ke dalam kategori-kategori. Eksposisi klasifikasi terdiri dari suatu topik yang dipaparkan secara berkelompok.

7 dari 8 halaman

Struktur eksposisi

Bentuk eksposisi memiliki struktur yang khas. Struktur eksposisi adalah:

Tesis

Tesis merupakan inti sebuah eksposisi. Tesis adalah ide utama atau topik bahasan secara keseluruhan. Tesis juga bisa disebut sebagai gagasan utama yang akan dieksplorasi dalam tulisan. Tesis biasanya ada pada paragraf pertama.

Argumentasi

Argumentasi berberarti pemberian alasan yang kuat dan meyakinkan. Argumentasi berisi fakta-fakta untuk memperkuat argumen-argumen penulis. Argumentasi berada pada paragraf kedua dan paragraf ketiga. Pada paragraf ketiga terdapat juga fakta-fakta yang mendukung tesis/pendapat. Pada paragraf kedua merupakan pendapat dari penulis mengenai tesis.

Melalui argumentasi penulis berusaha merangkaikan fakta-fakta sedemikian rupa, sehingga ia mampu menunjukan apakah suatu pendapat atau suatu hal tertentu itu benar atau tidak.

Penegasan ulang

Penegasan ulang adalah penjelasan kembali atas tesis yang telah disampaikan yang didasarkan pada fakta-fakta yang telah dijabarkan penulis pada argumentasi. Penegasan ulang biasanya terdapat pada bagian akhir teks eksposisi.

8 dari 8 halaman

Ciri-ciri eksposisi

Teks eksposisi bisa dikenali dari ciri-ciri yang ada. Ciri eksposisi lebih senang menggunakan gaya bahasa yang bersifat informatif. Berikut ciri-ciri teks eksposisi:

- Tulisan itu bertujuan memberikan informasi, pengertian, dan pengetahuan.

- Tulisan itu bersifat menjawab pertanyaan apa, mengapa, kapan, dan bagaimana.

- Disampaikan dengan gaya yang lugas dan menggunakan bahasa baku.

- Umumnya disajikan dengan menggunakan susunan logis.

- Disajikan dengan netral tidak memancing emosi, tidak memihakkan, memaksakan sikap penulis kepada pembaca.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS