Sukses

Wanita Ini Batalkan Pertunangan Usai Tahu Gaji Calon Suami Hanya Rp 3,7 Juta

Liputan6.com, Jakarta Dua orang yang memilih berpacaran tentu memiliki komitmen menuju tahap lebih serius. Namun kadang kala, jalan yang ditempuh untuk ke jenjang itu penuh tantangan dan rintangan sehingga memakan waktu. Ada beberapa pasangan harus menghabiskan waktu lama hingga akhirnya sukses menuju pelaminan.

Namun sebelum ke pelaminan, terkadang ada lika-liku yang harus dihadapi, salah satunya saat pertunangan. Padahal pertunangan adalah momen bahagia yang paling ditunggu kebanyakan orang. Ketika persiapan pertunangan sudah selesai dan akad nikah tinggal menghitung hari, tentu perasaan senang dan haru akan dirasakan oleh calon pengantin.

Namun apa jadinya jika salah satu pihak membatalkan pertunangan. Seperti seorang wanita yang baru-baru ini viral memutuskan ikatan pertunangan dengan calon suaminya. Bukan tanpa alasan, wanita itu mengaggap jika sang tunangannya memiliki gaji yang cukup rendah.

Uniknya, sikap seorang wanita memutuskan ikatan pertunangan karena calon suaminya bergaji rendah ini justru didukung banyak pihak. Berikut kisah selengkapnya, dilansir Liputan6.com dari mStar, Senin (18/4/2022).

2 dari 3 halaman

Menganggap Gaji Tunangannya Terlalu Rendah

Wanita asal Malayasia itu menceritakan kisah asmaranya melalui cuitan di Twitter. Berawal dari pemilik akun @localrkyt itu menanyakan kepada pengikutnya soal bagaimana bertanya penghasilan pada calon suami tanpa terlihat materialistis.

Pasalnya, jika bertanya secara langsung, ia takut dianggap sebagai wanita materialistis yang hanya memikirkan uang saat menikah nantinya.

"Bagaimana cara menanyakan gaji atau situasi keuangan pria tanpa terlihat materialistis, karena itu soal penting kan," tulis @localrkyt seperti dikutip Liputan6.com dari mStar, Senin (18/4/2022).

Wanita yang diketahui berusia 35 tahun itu mengatakan sebelumnya sempat terkejut dan bimbang setelah tahu gaji calon suaminya itu hanya 1.100 ringgit atau sekitar Rp 3,7 juta. Wanita itu mengaku tak sanggup apabila nantinya menikah dan kemudian hidup dengan gaji tunangannya yang hanya Rp 3,7 juta.

"Saya yang salah. Sudah tunangan baru tanya, gaji dia ternyata cuma 1.100 ringgit. Tentu saja saya kecewa." ungkap wanita tersebut.

"Sebab bagaimana nanti hidup (berumah tangga) dengan gaji suami cuma sebanyak itu," lanjutnya.

Tak sampai di situ saja, wanita itu juga menyebut sempat meminta tunangannya untuk mencari pekerjaan sampingan agar mendapatkan penghasilan tambahan. Namun, usulannya itu ditolak oleh sang tunangan. Merasa takkan sanggup hidup dengan gaji demikian, wanita itu akhirnya memutuskan pertunangannya.

"Saya mengatakan padanya untuk mencari penghasilan sampingan, tetapi dia punya banyak alasan dan akhirnya saya meminta putus. Settle!" tutur wanita yang tak disebutkan namanya itu.

3 dari 3 halaman

Mendapat Banyak Dukungan

Biasanya para wanita lainnya akan mendukung pandangan wanita itu. Pasalnya, gaji suami yang rendah tidak mampu menutupi kehidupan dua orang. Namun postingan yang dianggap materialistis oleh sebagian netizen itu justru mendapat dukungan dari kaum pria.

Keinginan wanita itu yang tidak ingin hidup sengsara saat menikah nanti dianggap sebagai hal yang rasional.

"Kepada kaum wanita, jadilah bijak seperti dia (wanita tersebut)." komentar salah satu netizen

"Kaum lelaki yang tersinggung dengan cuitan ini, kalian perlu menilai diri sendiri." komentar salah satu netizen

"Keputusan kamu sangat tepat. Memang betul susah senang bersama tapi dalam era sekarang, 1.100 ringgit memang tak cukup untuk menampung dua orang." komentar salah satu netizen