Sukses

Mite Adalah Kata Lain dari Mitos, Ketahui Pengertian dan Ciri-Cirinya

Liputan6.com, Jakarta Mite adalah istilah lain dari mitos. Mitos atau mite adalah cerita prosa rakyat yang tokohnya para dewa atau makhluk setengah dewa dan terjadi di dunia lain pada masa lampau. Mite adalah salah satu jenis dongeng selain fabel, legenda, sage, dan parable.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian mitos atau mite adalah cerita suatu bangsa mengenai dewa dan pahlawan zaman dahulu yang mengandung penafsiran semesta alam, manusia, dan bangsa.

Mitos atau mite adalah prosa rakyat yang dianggap benar-benar terjadi serta dianggap suci oleh mereka yang memiliki cerita. Dalam bahasa Jepang, mite adalah shinwa yang berarti kisah mengenai para dewa.

Berikut Liputan6.com ulas mengenai pengertian mite, ciri-ciri dan contohnya di Indonesia yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (26/4/2022).

2 dari 4 halaman

Pengertian Mite

Dikutip dari buku Sastra Lisan Bumi Silampari (2018) karya Juwati, cerita mite atau mitos adalah cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan dianggap suci atau sakral. Sedangkan menurut Harsono (1988), mite adalah sistem kepercayaan dari suatu kelompok manusia, yang berdiri atas sebuah landasan yang menjelaskan cerita-cerita yang suci yang berhubungan dengan masa lalu.

Sementara itu, menurut Bascom (Danandjaja, 1986), pengertian mite adalah cerita prosa rakyat yang ditokohi oleh para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (kahyangan) pada masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh empu cerita atau penganutnya dan bertalian dengan terjadinya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat dan dongeng suci. Namun, menurut J.van Baal (Minsarwati, 2002), pengertian mite adalah cerita di dalam kerangka sistem religi yang di masa lalu atau masa kini telah atau sedang berlaku sebagai kebenaran keagamaan.

Mite atau mitos di Indonesia biasanya menceritakan terjadinya alam semesta, terjadinya susunan para dewa, dunia dewata, terjadinya manusia pertama dan tokoh pembawa kebudayaan, dan sebagainya. Mitos kemudian dipercaya oleh masyarakat dari satu generasi ke generasi berikutnya meskipun isi ceritanya terkadang di luar jangkauan norma.

Di sisi lain, keberadaan cerita mite berguna bagi kehidupan manusia secara lahir maupun batin, serta mengandung nilai-nilai tertentu yang memberi pedoman bagi kehidupan manusia. Awalnya mite terbentuk dari pikiran manusia yang tidak mau menerima begitu saja semua fenomena alam yang ditangkap dengan akal dan panca inderanya. Penghormatan kepada leluhur, kepercayaan pohon kehidupan, serta kekaguman pada tata surya menjadi penyebab lahirnya mitos. Dapat dikatakan, cerita mite adalah sebagai cerita anonim mengenai asal mula alam semesta serta tujuan hidup.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, berdasarkan isinya mite dikelompokkan menjadi:

1. Cerita mite terjadinya alam semesta.

2. Cerita mite dunia dewata yang memasukkan juga susunan para dewa.

3. Cerita mite manusia pertama.

4. Cerita mite pertanian atau yang berkaitan dengan makanan pokok.

3 dari 4 halaman

Ciri-Ciri Mite

Untuk membedakan cerita mite atau mitos dengan cerita dongeng, legenda, dan fabel. Ada beberapa ciri-ciri dari mite, antara lain:

1. Dipercaya benar-benar terjadi oleh penganutnya.

2. Meski aneh, namun sangat penting bagi masyarakat.

3. Ceritanya sederhana dan terdiri dari beberapa motif dan plot yang mudah.

4. Cara penuturan disertai dengan upacara tertentu.

5. Cerita yang terkandung di dalamnya dianggap suci dan keramat.

6. Latar belakang biasanya masa lampau.

7. Salah satu jenis tokoh yang harus ada di dalam mite adalah makhluk penting dalam pengertian budaya dan masyarakat.

8. pelaku utama yang diceritakan dalam mite biasanya adalah para dewa, manusia, dan pahlawan supranatural.

4 dari 4 halaman

Contoh Mite di Indonesia

Mite atau mitos merupakan cerita yang sering kita dengar di dalam buku cerita rakyat. Beberapa cerita mite dan contohnya yaitu sebagai berikut:

1. Mitos Nyi Roro Kidul sang penguasa laut selatan.

2. Mitos Dewi Sri sang dewi kesuburan atau dewi padi.

3. Mitos Onggoloco dan Hutan Wonodasi.

4. Mitos Kerbau liar di Desa Tenganan, Bali.

5. Mitos hutan keramat di daerah pemukiman Suku Baduy.

6. Mitos Tana Toa di Bulu Kumba, Sulawesi Selatan.

7. Mitos Leuweung Titipan di Gunung Halimun.

8. Wana Ngkiki pada Masyarakat Toro, Sulawesi Tengah.

9. Kawasan Larangan di Mandailing Natal Sumatera Utara.

10. Potingan di Rokdok Siberut, Sumatera Barat.

11. Tempat-tempat Keramat pada Masyarakat Suku Dani-Baliem, Papua.

12. Faknik di Pulau Panreki Biak-Numfor Papua.

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa Indonesia merupakan Negara yang kaya akan kebudayaan berupa dongeng khas Nusantara. Cerita mite dan contohnya termasuk ke dalam bagian prosa rakyat yang hingga kini menjadi khasanah karya sastra Indonesia. Meskipun cerita ini diceritakan dari generasi ke generasi, namun sifatnya bukan fakta dan hanya sebagai cerita fiktif belaka.