Sukses

Cara Sholat Dzuhur, Lengkap Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Liputan6.com, Jakarta Memahami sholat dzuhur adalah bagian dari sholat fardhu yang wajib dilaksanakan oleh umat muslim setiap harinya. Kapan waktu sholat dzuhur yang tepat? 

Dalam kitab terjemah Fathul Qorib oleh Bahrudin Fuad, arti dzuhur adalah tampak. Nama dzuhur adalah berhubungan dengan waktu sholat dzuhur yang tampak pada tengah-tengah siang. Waktu sholat dzuhur tidak dimulai saat matahari berada di tengah.

Jumlah rakaat sholat dzuhur adalah empat (4) sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. “Dari Anas RA, Rasulullah SAW sholat dzuhur di Madinah 4 rakaat…” (HR. Muslim)

Bagaimana cara sholat dzuhur yang benar? Berikut Liputan6.com ulas tata cara sholat dzuhur lengkap bacaan Arab, latin, dan artinya, Rabu (27/4/2022).

2 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Dzuhur, Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

1. Berdiri Tegak

Tata cara sholat dzuhur pertama, kedua belah tangan diturunkan ke samping, mata merunduk ke bawah ke arah tempat sujud dengan membulatkan niat sholat semata-mata karena Allah.

2. Membaca Niat Sholat dzuhur

Tata cara sholat dzuhur kedua, membaca bacaan niat sholat dzuhur sesuai dengan waktunya seperti yang sudah dijelaskan pada penjelasan di atas.

Sesuaikan dengan cara sholat dzuhurnya, dilakukan berjemaah sebagai imam atau makmum serta sendiri-sendiri. Ini bacaan niat sholat dzuhur:

- Bacaan Niat Sholat Dzuhur Berjemaah Sebagai Imam

أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalliy fardha-zzhuhri arba'a raka'atin mustaqblilal-qiblati adaa-an imaman lillahi ta'ala

Artinya:

"Aku berniat sholat fardhu Zuhur empat rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala."

- Bacaan Niat Sholat Dzuhur Berjemaah Sebagai Makmum

أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalliy fardha-zzhuhri arba'a raka'atin mustaqblilal-qiblati adaa-an ma'muman lillahi ta'ala.

Artinya:

"Aku berniat sholat fardhu Zuhur empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

- Bacaan Niat Sholat Dzuhur Sendiri-Sendiri

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Usholli fardlon dhuhri arba'a rok'aataim mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta'aala

Artinya:

"Aku niat melakukan sholat fardu dhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta'ala."

3. Takbir

Tata cara sholat dzuhur ketiga, mengangkat kedua belah tangan hingga telinga sambil membaca:

اللَّهُ أَكْبَرُ

 Allahu Akbar.

4. Bersedekap

Tata cara sholat dzuhur keempat, posisi tangan kanan di atas tangan kiri. Kemudian membaca doa Iftitah:

للهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Allaahu akbaru kabiira walhamdulilaahi katsiro, wa Subhaanallaahi Bukratawn wa'ashiila, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil 'aalamiina.

5. Membaca Surat al-Fatihah

Tata cara sholat dzuhur kelima, mulai membaca surat al-Fatihah dan sebisa mungkin menghayatinya agar bisa sholat lebih kusyuk.

Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin. Arrahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaakana' budu waiyyakanasta 'iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an 'amta 'alaihim ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaaliin.

6. Membaca Surat Pendek dalam Al-Qur’an

Tata cara sholat dzuhur keenam, membaca salah satu surat pendek dalam Al-Qur’an. Misalnya membaca surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan lainnya.

7. Membaca Allahu Akbar Sambil Mengangkat Tangan, Lalu Ruku'

Tata cara sholat dzuhur ketujuh membaca:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal 'adziimi wabihamdih. (3x)

3 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Dzuhur, Bacaan Arab, Latin, dan Arti Selanjutnya

8. Berdiri Sambil Mengangkat Tangan

Tata cara sholat dzuhur kedelapan membaca:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Sami 'allaahu liman hamidah.

Lanjutkan tata cara sholat dzuhur bagian ini dengan membaca doa i'tidal:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi'ta min syain ba'du.

9. Sujud Pertama

Tata cara sholat dzuhur kesembilan, bersujud kemudian membaca doa sujud:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdih (3x)

10. Duduk di Antara Dua Sujud

Tata cara sholat dzuhur kesepuluh, melipat kaki kiri dan mengembangkannya lalu pajtat duduk di atasnya, serta menegakkan telapak kaki kanan sambil menghadapkan jari-jarinya ke arah kiblat.

Kemudian tu'maninah dan membaca doa:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافَنِي وَاعْفُ عَنِّي

Rabbighfirlii warhamnii wajburnii  warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafiini wa'fu 'annii.

11. Sujud Kedua

Tata cara sholat dzuhur kesebelas bagian sujud kedua membaca doa sama dengan sujud pertama.

12. Berdiri untuk Rakaat Kedua atau Selanjutnya

Tata cara sholat dzuhur kedua belas, sama seperti rakaat pertama sampai sujud, tetapi tidak membaca doa Iftitah.

13. Tasyahud Awal

Tata cara sholat dzuhur ketiga belas, tasyahud awal dilakukan pada rakaat sholat dzuhur bagian tengah atau rakaat kedua. Sikap duduk pada tahiyyat pertama sama dengan sikap duduk di antara dua sujud. Lalu membaca doa:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

At-tahiyyaatul-mubaarakaatuh shalawaatuth-thayyibaatulillaah. As-salaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wabarakaatuh, as-salaamu 'alainaa wa'alaa 'ibaadillahish-shaalihiin. Asyhadu alaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allshumma shalli alaa sayyidinaa Muhammad.

14. Tasyahud Akhir

Tata cara sholat dzuhur keempat belas, tasyahud akhir dilakukan pada rakaat sholat dzuhur terakhir atau rakaat keempat. Posisi tasyahud akhir yaitu dengan sikap kaki tegak dan kaki kiri tidak diduduki hingga membuat posisi duduk sedikit miring condong ke kanan sambil mengangkat jari telunjuk di tangan kanan. Permulaan bacaan tasyahud akhir sama dengan tasyahud, hanya ditambah sholawat kepada Nabi Ibrahim sambil :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Allahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad. Kamaa shalaita 'alaa Ibraahim wa 'alaa aali Ibrahiim. Wa baarik 'alaa Muhammad wa' alaa aali Muhammad. Kamaa barakta 'alaa Ibrahiim wa 'alaa aali Ibraahiim. Fii 'aalamiina, innaka hamiidum majiid.

15. Salam

Tata cara sholat dzuhur kelima belas, menoleh ke kanan dan ke kiri sambil membaca:

السَّلاَمُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ

Assalamu 'alaikum wa rahmatullaah.