Sukses

Al Maidah Artinya Hidangan dari Langit, Ketahui Suratnya dalam Al-Qur’an

Liputan6.com, Jakarta Al Maidah artinya hidangan. Al Maidah juga merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an. Surat Al Maidah adalah surat ke-5 dalam Al-Qur’an dan tergolong surah Madaniyah. Selain itu, surat ini terdiri dari 120 ayat. Surat Al Maidah juga termasuk dalam surah Thuwal (surat panjang) dan merupakan salah satu surah terbesar dalam Al-Qur’an.

Sekalipun ada ayat-ayatnya yang turun di Mekkah, tetapi ayat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, yakni sewaktu peristiwa Haji Wada'. Surat ini dinamakan Al Maidah artinya hidangan karena menceritakan tentang peristiwa perjamuan Nabi Isa As dengan para pengikutnya dengan hidangan yang turun dari langit dan dimaknai sebagai anugerah yang datang langsung dari Allah SWT.

Selain itu, surat Al Maidah juga disebut Al-Uqud (perjanjian), karena kata itu terdapat pada ayat pertama surah ini, di mana Allah SWT menyuruh agar hamba-hamba-Nya memenuhi janji terhadap Allah SW maupun perjanjian-perjanjian yang mereka buat terhadap sesamanya.

Berikut Liputan6.com ulas mengenai arti Al Maidah dan bacaan ayatnya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (11/5/2022).

2 dari 3 halaman

Arti Al Maidah

Al Maidah artinya adalah hidangan makanan. Misalnya dalam ayat ke-111 sampai 115 dari surat al Maidah mengkisahkan tentang umat Nabi Isa alaihi salam yang meminta agar Tuhan Allah menurunkan hidangan makanan secara langsung dari langit.

Sebenarnya ayat-ayat tersebut secara umum membahas tentang umat Nabi Isa Alaihi Salam yang diberi nikmat berupa hidangan makanan dari langit dari Allah SWT untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa yang setia berkata, ‘ Wahai Isa putra Maryam! Bersediakah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?’ Isa menjawab, ‘Bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman’.”

3 dari 3 halaman

Ayat-Ayat Surah Al-Maidah

Setelah mengetahui Al Maidah artinya hidangan makanan dari langit, anda perlu mengetahui pula beberapa ayat dari surat Al-Maidah. Berikut penjelasannya:

1. Surat Al-Maidah Ayat 1

Yā ayyuhallażīna āmanū aufụ bil-'uqụd, uḥillat lakum bahīmatul-an'āmi illā mā yutlā 'alaikum gaira muḥilliṣ-ṣaidi wa antum ḥurum, innallāha yaḥkumu mā yurīd.

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu. Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya.)

2. Surat Al-Maidah Ayat 2

Yā ayyuhallażīna āmanụ lā tuḥillụ sya'ā`irallāhi wa lasy-syahral-ḥarāma wa lal-hadya wa lal-qalā`ida wa lā āmmīnal-baital-ḥarāma yabtagụna faḍlam mir rabbihim wa riḍwānā, wa iżā ḥalaltum faṣṭādụ, wa lā yajrimannakum syana`ānu qaumin an ṣaddụkum 'anil-masjidil-ḥarāmi an ta'tadụ, wa ta'āwanụ 'alal-birri wat-taqwā wa lā ta'āwanụ 'alal-iṡmi wal-'udwāni wattaqullāh, innallāha syadīdul-'iqāb.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu melanggar syiar-syiar kesucian Allah, dan jangan (melanggar kehormatan) bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) hadyu (hewan-hewan kurban) dan qala'id (hewan-hewan kurban yang diberi tanda), dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitulharam; mereka mencari karunia dan keridaan Tuhannya. Tetapi apabila kamu telah menyelesaikan ihram, maka bolehlah kamu berburu. Jangan sampai kebencian(mu) kepada suatu kaum karena mereka menghalang-halangimu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat melampaui batas (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya.”

3. Surat Al-Maidah Ayat 32

Min ajli żālika katabnā 'alā banī isrā`īla annahụ mang qatala nafsam bigairi nafsin au fasādin fil-arḍi fa ka`annamā qatalan-nāsa jamī'ā, wa man aḥyāhā fa ka`annamā aḥyan-nāsa jamī'ā, wa laqad jā`at-hum rusulunā bil-bayyināti ṡumma inna kaṡīram min-hum ba'da żālika fil-arḍi lamusrifụn.

Artinya: "Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi."

4. Surat Al-Maidah Ayat 48

Wa anzalnā ilaikal-kitāba bil-ḥaqqi muṣaddiqal limā baina yadaihi minal-kitābi wa muhaiminan 'alaihi faḥkum bainahum bimā anzalallāhu wa lā tattabi' ahwā`ahum 'ammā jā`aka minal-ḥaqq, likullin ja'alnā mingkum syir'ataw wa min-hājā, walau syā`allāhu laja'alakum ummataw wāḥidataw wa lākil liyabluwakum fī mā ātākum fastabiqul-khairāt, ilallāhi marji'ukum jamī'an fa yunabbi`ukum bimā kuntum fīhi takhtalifụn.

Artinya: "Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,"

Dalam keempat ayat yang ada di surat Al Maidah artinya tentang bagaimana sikap kita sebagai muslim yang harus berprilaku jujur dan juga adil dengan menjauhi segala larangan-Nya. Di dalam surat Al-Maidah ayat 48 juga mengingatkan pada kita untuk melaksanakan semua kebaikan dan menjauhi segala kemungkaran.