Sukses

Mengenal Heat Stroke, Penyebab, Gejala, dan Pertolongan Pertama

Liputan6.com, Jakarta Heat Stroke adalah salah satu masalah kesehatan yang bisa menyerang tubuh kamu saat cuaca sedang panas-panasnya. Heat stroke sendiri merupakan sebuah kondisi yang terjadi saat tubuh terlalu panas. 

Heat stroke terjadi ketika tubuh tidak mampu menurunkan suhu tubuh akibat cuaca panas di sekitarnya. Heat stroke ini merupakan kondisi gawat darurat dan bentuk paling serius dari serangan panas.

Heat Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika suhu tubuh mencapai lebih dari 40 derajat Celsius dan adanya komplikasi yang melibatkan sistem saraf tubuh akibat suhu tinggi tersebut. Heat stroke bisa saja menyebabkan kematian. 

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (15/5/2022) tentang mengenal heat stroke.

2 dari 6 halaman

Mengenal Heat Stroke

Menurut p2ptm.kemkes.go.id, heat stroke adalah kondisi paling berat pada tubuh akibat cuaca panas karena tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, heat stroke terjadi ketika suhu tubuh mencapai suhu lebih dari 40 derajat Celsius dalam 10 sampai 15 menit dan tubuh sudah tidak dapat mengeluarkan keringat.

Saat terserang heat stroke, tubuh seseorang tidak lagi mampu untuk mendinginkan suhunya secara otomatis. Suhu tubuh dapat meningkat drastis dalam waktu yang sangat singkat, sehingga kulit terasa hangat dan kering, serta tidak mampu berkeringat. Padahal, mengeluarkan keringat merupakan cara tubuh untuk mengeluarkan panas.

Heat stroke dapat menyebabkan kerusakan pada organ penting seperti organ dalam dan otak. Selain itu, heat stroke juga dapat memperberat kondisi orang yang sedang sakit dan menyebabkan kematian. Heat stroke biasanya menyerang orang paruh baya di atas 50 tahun, namun juga bisa menyerang atlet olahraga muda.

3 dari 6 halaman

Penyebab Heat Stroke

Seperti yang telah diketahui, penyebab heat stroke adalah serangan panas bersuhu tinggi yang diterima cukup lama. Kondisi heat stroke ini sering kali diikuti oleh dehidrasi. Mengutip KlikDokter, faktor risiko penyebab heat stroke adalah sebagai berikut:

- Faktor usia. 

Heat stroke lebih mudah terjadi pada orang tua di atas 65 tahun, dan anak di bawah 4 tahun.

- Kondisi lingkungan dan gaya hidup. 

Heat stroke sering terjadi pada lingkungan yang aliran udaranya kurang baik. Kondisi ini juga lebih mudah terjadi pada orang yang jarang minum air dan memiliki penyakit kronis. Peminum alkohol dalam jumlah banyak juga lebih mudah terserang heat stroke.

- Kondisi kesehatan.

Beberapa kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan demam, seperti penyakit jantung, paru, ginjal, obesitas, berat badan rendah, tekanan darah tinggi, diabetes, kesehatan mental, dan kelainan sel darah.

- Konsumsi obat-obatan.

Obat-obatan seperti antihistamin, diuretik, sedatif, antikonvulsan, obat darah tinggi dan jantung, antidepresan dan antipsikotik, kokain dan metamphetamin meningkatkan risiko serangan heat stroke.

Heat stroke adalah tipe yang paling serius dan paling akhir dari serangan panas. Namun, serangan ini bisa saja muncul tanpa serangan panas lainnya yang lebih ringan. Jadi, kamu perlu benar-benar memperhatikan penyebab hingga gejalanya agar segera ditangani sebelum terlambat.

4 dari 6 halaman

Gejala Heat Stroke

Gejala heat stroke adalah sebagai berikut:

- suhu tubuh tinggi, di atas 40 derajat Celsius

- kurang berkeringat

- kulit merah, panas, dan kering

- pusing kepala

- sakit kepala berdenyut

- mual dan muntah

- otot lemah atau keram

- detak jantung yang cepat yang bisa saja lemah atau kuat

- pernapasan yang cepat dan dangkal

- perubahan perilaku seperti kebingungan, disorientasi

- pingsan

- kejang

- penurunan kesadaran atau koma

5 dari 6 halaman

Pertolongan Pertama Heat Stroke

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, heat stroke adalah kondisi gawat darurat, jadi kamu harus segera mendapatkan bantuan medis. Namun, sebelum itu, kamu bisa melakukan pertolongan pertama sebagai berikut:

- Menyingkirkan pakaian yang tidak penting

- Memindahkan penderita ke lingkungan yang udaranya sejuk dan tertutup

- Memberikan udara ke penderita dengan menggunakan kipas angin sambil membasahi kulit penderita dengan air dari spons atau selang

- Memberikan kompres es pada ketiak, pangkal paha, leher, dan punggung penderita

- Membenamkan penderita pada bak air sejuk atau membawanya ke bawah pancuran.

Selain itu, pada atlet mudah yang sedang berolahraga juga bisa diberikan mandi es batu untuk mendinginkan tubuhnya.

6 dari 6 halaman

Cara Mencegah Heat Stroke

Cara mencegah heat stroke adalah sebagai berikut:

- Memperhatikan agar sirkulasi udara di rumah baik dan aman

- Berada di lingkungan yang sejuk ketika cuaca sedang panas.

- Gunakan topi degan tepi lebar

- Gunakan tabir surya.

- Konsumsi lebih banyak air putih agar terhindar dari dehidrasi.

- Menggunakan pakaian yang tidak terlalu tebal, berwarna cerah, dan tidak ketat.

- Hindari aktivitas berat di siang hari, terutama pada saat cuaca panas terik