Sukses

Macam-Macam Majas dalam Bahasa Indonesia, Perkaya Penulisan

Liputan6.com, Jakarta Macam-macam majas bisa memperkaya gaya bahasa. Macam-macam majas mengacu pada salah satu dari berbagai teknik untuk memberikan makna, ide, atau perasaan tambahan dalam sebuah ungkapan baik tertulis maupun terucap. Tujuan dari macam-macam majas adalah menciptakan citra, penekanan, atau kejelasan dalam teks dengan harapan menarik pembaca. 

Ada banyak macam-macam majas dalam literatur. Menggunakan macam-macam majas akan menambah makna sebuah kalimat. Secara umum, ada tiga bentuk macam-macam majas. Ini meliputi macam-macam perbandingan, penegasan, dan sindiran.

Macam-macam majas yang populer seperti hiperbola, metafora, simile, personifikasi, dan banyak lagi. Berikut macam-macam majas, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa(24/5/2022).

2 dari 4 halaman

Majas perbandingan

Personifikasi

Macam-macam majas personifikasi adalah majas yang digunakan untuk menggantikan fungsi benda mati yang dapat bersikap seperti manusia.

Metafora

Metafora adalah gaya bahasa yang digunakan sebagai kiasan yang secara eksplisit mewakili suatu maksud lain berdasarkan persamaan atau perbandingan.

Asosiasi

Asosiasi adalah bagian dari macam-macam majas yang membandingkan dua objek berbeda, namun disamakan dengan menambahkan kata sambung bagaikan, bak, atau seperti.

Hiperbola

Majas hiperbola digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara yang berlebihan, bahkan sering tidak masuk akal.

Eufimisme

Eufimisme merupakan macam-macam majas yang digunakan untuk menggantikan kata-kata yang kurang baik dengan kata-kata yang lebih halus.

Metanomia

Macam-macam majas perbandingan metanomia adalah majas yang menyandingkan istilah sesuatu untuk mengacu pada benda umum. Bila haus, minumlah Aqua. Kata Aqua di sini dikenal sebagai sebuah merek dagang air mineral yang sudah cukup terkenal.

Simile

Macam-macam majas selanjutnya adalah jenis majas simile. Majas perbandingan yang satu ini umumnya menyandingkan suatu aktivitas dengan suatu ungkapan.

Alegori

Alegori adalah jenis majas perbandinan yang digunakan untuk menyandingkan suatu objek dengan kata kiasan.

Sinekdok

Sinekdok adalah majas yang terbagi menjadi dua yaitu sinekdok pars pro toto dan sinekdok totem pro parte.

Simbolik

Simbolik adalah majas dengan ungkapan yang membandingkan antara manusia dengan sikap makhluk hidup lainnya.

3 dari 4 halaman

Majas penegasan

Repetisi

Repetisi merupakan jenis majas yang mengulang kata-kata dalam suatu kalimat.

Pleonasme

Pleonasme merupakan macam-macam majas yang menggunakan kata-kata dengan makna sama, terkesan tidak efektif tapi disengaja untuk menegaskan sesuatu.

Retorik

Retorik merupakan jenis majas dalam bentuk kalimat tanya, tetapi sebenarnya tidak perlu dijawab. Jenis majas ini biasanya dipakai untuk penegasan sekaligus sindiran.

Klimaks

Klimaks adalah macam-macam majas yang menjelaskan lebih dari dua hal secara berurutan dimana tingkatannya semakin lama semakin tinggi.

Antiklimaks

Antiklimaks adalah jenis majas yang menjelaskan lebih dari tingkatan tertinggi ke tingkatan terendah.

Pararelisme

Pararelisme adalah gaya bahasa yang mengulang-ulang sebuah kata untuk menegaskan makna kata tersebut dalam beberapa definisi yang berbeda. Biasanya jenis majas ini digunakan pasa sebuah puisi.

Zeugma

Zeugma adalah macam-macam majas yang menggunakan satu kata yang memiliki makna lebih dari satu mengakibatkan kalimat tersebut menjadi rancu.

Tautologi

Tautologi adalah macam-macam majas yang mengulang kata yang bersinonim untuk menegaskan suatu kondisi atau maksud tertentu.

Apofasis

Apofasis adalah majas yang digunakan dimana penulis atau pengarang menegaskan sesuatu tetapi tampak menyangkal.

4 dari 4 halaman

Majas pertentangan

Sinisme

Sinisme juga termasuk jenis majas sindiran yang digunakan untuk memberi sindiran secara langsung kepada orang lain.

Ironi

Ironi merupakan jenis majas sindiran yang umumnya menggunakan kata kiasan dengan makna yang bertentangan dengan keadaan sebenarnya.

Sarkasme

Terakhir adalah jenis majas sarkasme. Majas sindiran yang satu ini menggunakan kata-kata berkonotasi kasar untuk memberikan sindiran kepada orang lain.

Satire

Satire adalah gaya bahasa untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau merujuk kepada seseorang. Satire biasanya disampaikan dalam bentuk ironi, sarkasme, atau parodi.

Inuendo

Inuendo adalah macam-macam majas yang mengecilkan hal yang sebenarnya lebih besar.