Sukses

Pengertian Radikal adalah Paham atau Sikap Ekstrem, Ketahui Penyebab Kemunculannya

Liputan6.com, Jakarta - Apa arti dari radikal? Memahami pengertian radikal adalah berhubungan dengan paham atau sikap ekstrem akan suatu pandangan. Radikal adalah paham yang berkaitan erat dengan masalah politik dan keagamaan.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan pengertian radikal adalah dalam bidang politik amat keras menuntut perubahan (undang-undang, pemerintahan). Sementara radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis.

Dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme, pengertian radikalisme atau radikal adalah digambarkan menjadi empat hal penting, yakni anti Pancasila, anti Kebhinnekaan, anti NKRI, dan anti UUD 1945.

Apa sebenarnya penyebab kemunculan paham radikal itu? Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam pengertian radikal dan penyebab kemunculan paham radikal, Rabu (8/6/2022).

2 dari 3 halaman

Pengertian Radikal adalah Paham atau Sikap Ekstrem

Memahami radikal adalah sebuah paham atau sikap ekstrem. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan pengertian radikal pengertian radikal adalah dalam bidang politik amat keras menuntut perubahan (undang-undang, pemerintahan).

Sementara pengertian radikalisme adalah dijelaskan menjadi tiga bagian penting. Pengertian radikalisme atau paham radikal adalah paham atau aliran yang radikal dalam politik.

Kemudian pengertian radikalisme atau radikal adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis. Pengertian radikalisme atau radikal adalah sikap ekstrem dalam aliran politik.

Melansir portal resmi informasi Indonesia, dijelaskan pengertian radikal adalah sebuah paham yang bisa bermakna positif dan bermakna negatif. Makna dari pengertian radikal adalah bergantung pada penggunaan ruang dan waktu. Asal muasal paham radikal adalah melekat pada Charles James Fox sejak tahun 1797.

Memahami pengertian radikal secara etimologi berasal dari bahasa Latin, radix atau radici yang artinya "akar". Baik radikal maupun radikal muncul dari gagasan bahwa perubahan politik harus “berasal dari akar” atau bersumber dari masyarakat yang paling mendasar.

Di Indonesia, pengertian radikal adalah memiliki sifat-sifat khusus yang dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme. Ini penjelasannya:

1. Radikal adalah anti Pancasila.

2. Radikal adalah anti kebhinekaan.

3. Radikal adalah anti NKRI.

4. Radikal adalah anti Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945).

Ini pengertian radikal menurut para ahli:

1. Pengertian Radikal Menurut Kartodirdjo (1985)

Pengertian radikal adalahsuatu gerakan sosial yang menolak semua tertib sosial dan ditandai oleh kejengkelan moral yang kuat untuk melawan dan memusuhi kaum yang mempunyai hak istimewa dan mempunyai kekuasaan.

2. Pengertian Radikal Menurut Dawinsha

Pengertian radikal adalah sikap jiwa yang membawa pada aktivitas untuk melemahkan dan mengubah tatanan dan mengganti dengan suatu gagasan yang baru.

3. Pengertian Radikal Menurut A. Rubaidi (2007)

Pengertian radikal adalah dalam lingkup agama merupakan gerakan keagamaan yang mempunyai tujuan untuk mengubah secara total tatanan sosial dan politik yang telah ada dengan aktivitas kekerasan.

4. Pengertian Radikal Menurut Hasani dan Naipospos (2010)

Pengertian radikal adalah suatu pandangan untuk melakukan perubahan secara fundamental sesuai dengan pemahaman ideologi dan realitas sosial yang dianut.

5. Pengertian Radikal Menurut Horace M. Kallen

Pengertian radikal adalah mempunyai kekayaan yang kuat tentang kebenaran ideologi atau program yang dibawanya. Kelompok radikalisme selalu memperjuangkan keyakinan yang dianut.

6. Pengertian Radikal Menurut Widiana

Pengertian radikal adalah doktrin atau praktik yang menganut paham radikal.

Dalam memahami pengertian radikal adalah bagian dari paham atau sikap yang ekstrem, tak lengkap tanpa mengetahui ciri-ciri radikal. Liputan6.com lansir dari berbagai sumber, ini ciri-ciri radikal:

1. Ciri-ciri radikal adalah bersikap intoleran terhadap sesuatu yang berbeda dari paham atau keyakinan orang lain.

2. Ciri-ciri radikal adalah fanatik atau merasa benar sendiri dan menganggap sesuatu yang beda salah.

3. Ciri-ciri radikal adalah ekslusif membedakan diri dari umat Islam pada umumnya.

4. Ciri-ciri radikal adalah cenderung menggunakan jalan kekerasan untuk mendapatkan keinginan dan mencapai tujuannya.

3 dari 3 halaman

Penyebab Kemunculan Paham Radikal

Radikal adalah sikap ektrem yang tidak bisa muncul begitu saja, ada penyebab kemunculan paham radikal yang memengaruhinya. Dalam modul berjudul Radikalisme di Indonesia yang dipublikasikan Psychology Department BINUS University, ada tiga penyebab kemunculan paham radikal.

Ini penjelasan penyebab kemunculan paham radikal:

1. Perkembangan Global

Penyebab kemunculan paham radikal adalah perkembangan global bahwa kelompok radikal di Timur Tengah menjadi inspirasinya. Dijelaskan penyebab kemunculan paham radikal ini berhubungan dengan mengangkat senjata dan aksi teror atas dasar penderitaan sesama muslim.

Mengutip dari Khammami (2002), radikal adalah berhubungan dengan kondisi di Afghanistan, pencaplokan Palestina oleh Zionis, Irak, Yaman, Syiria, dan seterusnya dipandang sebagai campur tangan kerjasama Amerika Israel dengan bantuan blok pendukungnya

2. Tersebarnya Paham Wahabisme

Masih mengutip dari tokoh yang sama, penyebab kemunculan paham radikal adalah semakin tersebar luasnya paham Wahabisme yang mengagungkan budaya Islam ala Arab yang konservatif.

Wahabisme dianggap bukan sekadar aliran, pemikiran, atau ideologi, melainkan mentalitas yang membuat batas kelompok yang sempit dari kaum muslimin sendiri.

Ini yang menjadikan mudah bagi mereka mengatakan bahwa di luar kelompok mereka yang berbeda sikap, pandangan dan pemikiran adalah kafir, musuh, dan wajib diperangi.

3. Masalah Kemiskinan dan Keadilan Sosial

Penyebab kemunculan paham radikal adalah masalah kemiskinan dan keadilan sosial. Dijelaskan, memang kondisi ini tidak berpengaruh langsung terhadap merebaknya aksi radikal, tetapi perasaan termarjinalkan adalah hal utama yang kemungkinan membuat keterkaitan kuat antara kemiskinan yang terjadi dan laten radikal.

“Situasi seperti itu menjadi persemaian subur bagi radikal dan terorisme,” dijelaskan Khammami.

Apabila dihubungkan dengan masalah keagamaan, penyebab kemunculan paham radikal berhubungan dengan enam hal penting sebagaimana dijelaskan Al-Qardawi (1986). Ini penjelasan penyebab kemunculan paham radikal yang berhubungan dengan masalah agama:

1. Penyebab kemunculan paham radikal adalah pengetahuan agama yang parsial bahkan melalui proses belajar yang doktriner pada kalangan pelajar atau mahasiswa dari sekolah atau perguruan tinggi berlatar belakang umum.

2. Penyebab kemunculan paham radikal adalah literal dalam memahami konsep agama sehingga kalangan radikal hanya memahami Islam dari perspektif subjektif saja tetapi dan minim wawasan tentang esensi agama

3. Penyebab kemunculan paham radikal adalah berlebihan dalam mengharamkan banyak hal yang memberatkan umat.

4. Penyebab kemunculan paham radikal adalah lemah dalam wawasan sejarah dan sosiologi sehingga fatwa paham radikalis sering bertentangan dengan kemaslahatan umat, akal sehat,dan semangat zaman.

5. Penyebab kemunculan paham radikal adalah muncul sebagai reaksi terhadap bentuk yang dianggap radikal yang lain seperti sikap radikal kaum sekular yang menolak agama.

6. Penyebab kemunculan paham radikal adalah wujud perlawanan terhadap ketidakadilan perlakuan sosial, ekonomi, hukum dan politik ditengah masyarakat.