Sukses

Tak Ingin Terkesan Tua, Wanita Pemilik Restoran Ini Larang Pelanggan Panggil Tante

Liputan6.com, Jakarta Banyak cara dilakukan bagi seorang pedagang untuk mempromosikan restorannya. Selain diskon melimpah, biasanya para pemilik kedai atau restoran memberikan kebebasan semaksimalnya bagi para pelanggan untuk menikmati menu khas yang disajikan. Namun tidak dengan salah satu restoran yang mengharuskan pelanggannya untuk tidak memanggil tante.

Mulanya, pemilik kedai kopi muak dengan pelanggan yang memanggilnya bibi atau tante. Akhirnya sang pemilik restoran di Taiwan ini memasang spanduk di depan tokonya yang menyatakan bahwa pelanggan di atas 18 tahun tidak boleh memanggilnya sebagai "bibi".

Tak main-main, bagi siapa saja pelanggan yang memanggilnya tante, maka sang pemilik kedai kopi di Kota Taoyuan di barat laut Taiwan ini tak akan melayani pelanggan tersebut. Pengalaman ini dibagikan oleh pengguna Facebook Komune Baofei dan segera viral di jagat maya. 

Bukan tanpa alasan, sang pemilik kedai kopi tak mau panggilan tante memengaruhi kualitas dan rasa sajian menu buatannya. 

Berikut selengkapnya Liputan6.com merangkum kisahnya melansir dari Net Shark, Jumat (24/6/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Spanduk Besar di Depan Kedai

Untuk menyampaikan pengumuman berupa aturan khusus di kedai kopi miliknya, sang pemilik memasang spanduk besar di depan restoran. Tak heran, siapa saja yang mendatangi kedai ini bakal tahu secara gamblang aturan khusus yang diterapkan. 

Spanduk yang digantung di pintu masuk toko tersebut, menampilkan foto pemilik dengan pesan yang berbunyi: “Untuk memastikan standar makanan yang disajikan, orang dewasa berusia 18 tahun ke atas harus menahan diri untuk tidak menyebut pemilik warung sebagai 'bibi. 

Hanya orang yang berusia 18 tahun ke atas atau setidaknya sebagian besar pelanggan kedai kopi ini harus mentaati aturan yang berlaku. Jika tidak, pesanan akan begitu saja diabaikan.

3 dari 3 halaman

Tak Ingin Terlihat Tua

Pengguna Facebook Chen Fuyun mengatakan, saat memesan ayam asap dengan bawang dan segelas susu dingin, dia memanggil pemiliknya sebagai "bibi." Dia mengabaikan pesanannya, dan sesama pelanggan menunjuk ke spanduk di luar toko. Setelah memperbaiki kesalahannya, pemilik menyatakan bahwa tanda itu dibuat untuk pelanggan seperti Chen. 

Pemilik kedai kopi itu tidak menyukai pelanggan yang menganggap dirinya satu generasi lebih tua, meski usianya tidak disebutkan. 

Chen mengatakan dia segera memanggil pemiliknya sebagai "bos wanita cantik" dan menyatakan di posnya bahwa makanannya enak dan dia tidak menemukan sesuatu yang aneh dalam makanannya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.