Sukses

4 Klarifikasi Marshanda Soal Kabar Hilang di Amerika Serikat, Dipaksa Masuk RSJ

Liputan6.com, Jakarta Kabar mengenai hilangnya aktris sekaligus penyanyi, Marshanda beberapa waktu lalu di Los Angeles, Amerika Serikat sempat membuat heboh. Pasalnya, kabar tersebut disampaikan oleh sang sahabat Sheila Salsabila melalui akun Instagram pribadinya.

Usai heboh mengenai kabar Marsanda hilang di Amerika Serikat, pihak keluarga akhirnya memberikan pernyataan. Keluarga menyampaikan jika Marshanda dalam keadaan baik-baik saja dan membantah jika pelantun 'Kisah Sedih Di Hari Minggu' ini hilang.

Kini, Marsahanda akhirnya memberikan klarifikasi mengenai kabar yang sempat menghebohkan tersebut. Melalui channel YouTube Marshed pada Jumat (5/8/2022), Marshanda pun menceritakan kejadian sebenarnya yang membuat dirinya tidak bisa dihubungi selama beberapa hari.

Dirangkum Liputan6.com dari channel YouTube Marshed, berikut ini beberapa klarifikasi Marshanda terkait kabar dirinya hilang di Los Angeles, Amerika Serikat, Sabtu (6/8/2022).

2 dari 5 halaman

1. Pergi ke pantai tanpa membawa HP

Dalam unggahannya, ibu satu anak ini menyebut tengah menikmati waktu liburan sekaligus bekerja di Amerika Serikat. Namun, saat memiliki waktu luang dirinya memilih untuk pergi ke pantai tanpa membawa ponselnya. Hal ini dilakukan oleh Marshanda karena sedang tak ingin diganggu saat menikmati waktu sendiri.

"Gue mainlah ke pantai. Gue tinggal semua HP di penginapan karena gue enggak mau ada yang tahu gue di mana. Gue kepingin me time, main ombak, merasakan kena ombak kayak gue waktu kecil," ujar Marshanda.

3 dari 5 halaman

2. Bingung ada ambulans di penginapan

Tengah menikmati waktu sendiri di pantai inilah yang membuat sang teman, Sheila Salsabila panik karena tak bisa menghubunginya. Marshanda juga mengaku jika dirinya hanya pergi selama kurang lebih 2 jam. Hal ini pun membuat Sheila berinisiatif menghubungi nomor layanan darurat yakni, 911.

Sepulangnya Marshanda dari pantai, dirinya mengaku bingung karena mendapati adanya mobil ambulans di penginapan.

"Dateng lah ambulans. Dan ambulans itu yang nelfon Sheila atau David . Pas gue dijemput petugas ambulans, semua pada bingung, 'Ngapain lu jemput gue?' Orang ambulance juga bingung ini orang kelihatan baik-baik saja," lanjutnya.

Tak sampai disitu saja, rupanya ambulans tersebut membawa Marshanda ke rumah sakit jiwa atau Mental Health Facility,

"Pertama, ambulans. Kedua, ada 911 juga. Ambulans, 911, yang pada ujung-ujungnya adalah rumah sakit jiwa, Mental Health facility," ujarnya.

4 dari 5 halaman

3. Tak bisa berbuat banyak

Marshanda juga menuturkan jika saat dirinya dibawa oleh petugas ke rumah sakit jiwa hal tersebut sudah diluar kendali Sheila serta David. Bahkan, kondisi tersebut jika bukan permintaan dari teman-teman serta dirinya sendiri.

"Itu semua sudah di luar kontrolnya Sheila sama David. Mereka enggak bermaksud sampai gue dibawa ke rumah sakit jiwa," ungkap Marshanda.

Marshanda pun diketahui ditahan di rumah sakit jiwa sejak 27 Juni hingga 11 Juli 2022. Bahkan, dirinya tak bisa dengan mudah menghubungi keluarga.

"Rumah sakit jiwa khawatir lihat gue. Mereka menahan gue di sana. Dari tanggal 27 Juni sampai 11 Juli gue di mental health facility, di mana orang semua enggak ada yang bisa mengakses gue. Bahkan ibu dan adik gue saja telepon gue cuma dua kali," jelas Marshanda.

5 dari 5 halaman

4. Adanya obat-obatan penyakit bipolar jadi dugaan dirinya masuk RSJ

Sebelum dibawa ke rumah sakit jiwa, Marshanda pun sempat diintrogasi oleh petugas. Bahkan, dirinya juga meminta petugas untuk membuka sebuah fitur kesehatan mengenai dirinya. Ia menyebutkan dalam fitur tersebut hanya memperlihatkan mengenai pengobatan atas penyakit tumor payudara yang ia alami.

Dirinya memang tidak menuliskan mengenai bipolar yang diidapnya. Namun, petugas melihat adanya beberapa obat-obatan yang dikonsumsi oleh Marshana yang mengacu pada penyembuhan kondisi kesehatan mentalnya.

"Di kolom medication terdapat obat-obatan yang isinya kok obat penenang, obat mania, untuk depresi, bipolar. Itulah yang membuat 911 akhirnya membawa gue ke mental health facility" ujarnya.