Sukses

Contoh Review Jurnal yang Benar, Lengkap dengan Cara Membuatnya

Liputan6.com, Jakarta Contoh review jurnal yang baik dan benar dapat menjadi pedoman untuk membuatnya. Review jurnal adalah tulisan profesional untuk menyajikan pemahaman yang jelas tentang suatu jurnal. Mengetahui contoh review jurnal akan memudahkanmu untuk membuat dan mempelajari penelitian.

Review jurnal biasanya diberikan kepada mahasiswa dengan tujuan untuk mendapatkan pemahaman secara penuh terhadap jurnal atau penelitian yang sedang dipelajari. Supaya lebih mudah, dalam contoh review jurnal penting untuk melatih memahami dan mencari pokok-pokok ide dalam jurnal tersebut.

Membuat review jurnal juga tidak bisa dengan sembarangan. Maka dari itu, penting untuk mengetahui contoh review jurnal sebagai acuan dalam melakukan proses ini. Supaya review jurnal kita dapat tersusun secara sistematis.

Berikut ini Liputan6.com ulas mengenai contoh review jurnal dan cara membuatnya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (12/8/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Contoh Review Jurnal yang Benar

Untuk lebih mengerti mengenai review jurnal, anda bisa mengetahui contoh review jurnal terlebih dahulu. Berikut terdapat beberapa contoh review jurnal yang baik dan benar, antara lain:

1. Contoh review jurnal psikolog

Judul Jurnal  : Laporan Langsung Psychopaty dan Hubungannya dengan Perbuatan Kriminal serta Antisosial berdasarkan Sampel pada Lulusan S1 Universitas

Tahun          : 2016

Penulis         : Saryani Rihati

Publikasi       : Jurnal Ilmu Pengetahuan Perilaku Manusia

REVIEW

Latar Belakang Penelitian:

Psikopati merupakan gangguan kepribadian kompleks yang memiliki gejala berupa kedangkalan, impulsive, egosentrisme, kurangnya rasa bersalah dan penyesalan pada individu. Seseorang yang menderita gangguan ini memiliki gejala berupa gangguan antisosial dan tingkah laku criminal. Pada tinjauan ini melihat seseorang dengan gejala psikopat dari dua konteks yaitu non criminal dan pidana. Terdapat beberapa teori mengenai penyebab hingga hubungan antara perilaku antisosial yang berkaitan dengan faktor psikologis, biologis dan faktor sosial.

Teori Utama yang Digunakan:

Penulis menggunakan teori utama berupa aliran psikoanalisis yang dicetuskan oleh Sigmund Freud pada karya ilmiah ini. Teori aliran psikoanalisis ini merupakan teori pembentukan kepribadian seorang individu.

Metode Penelitian:

Jurnal ini menggunakan pendekatan kuantitatif pada penelitiannya. Seluruh data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode analisis regresi menggunakan metode stepwise.

Sampel Penelitian:

Penelitian mengambil sampel sebanyak 300 mahasiswa dengan persentase 82% perempuan dan 18% laki-laki di Universitas Panca Husada menggunakan teknik populatif.

Hasil yang Diperoleh:

Penelitian berhasil menunjukkan hubungan antara sikap criminal, psikopati serta kecenderungan berpikir yang mendorong sikap antisosial berdasarkan sampel mahasiswa. Rata-rata menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa tidak menunjukkan kecenderungan ciri-ciri psikopat, mode berpikir mengarah ke perbuatan pidana hingga substantive criminal.

Sementara untuk mereka yang menunjukkan adanya tendensi sikap criminal dalam berpikir, hingga kognisi terhadap pelanggaran dan kecenderungan antisosial memiliki persentase rendah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin meningkatnya jumlah pemikiran yang mengarah ke perbuatan criminal serta sikap pelanggaran hukum, juga didukung oleh meningkatnya perilaku antisosial dari hasil responden.

2. Contoh review jurnal internasional

Judul : Strategy Management Accounting Practices In Croatia

Jurnal : The Jurnal  Of  international  Management  Studies

Volume & Halaman : Vol 7 number 2, October 2012, hal 93-100

Tahun : 2012

Penulis : Branka Ramljak and Andrijana Rogosic

Reviewer : Abdul Aziz (A210140110)

Tanggal : 29 Desember 2015

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan praktik akuntansi manajemen strategis dan implikasinya pada relevansi dan ketepatan waktu manajer informasi yang digunakan.

Subjek Penelitian

Subjek penelitian ini adalah 400 perusahaan besar di kroasia. Yag memiliki total aset 130.000.000 kunas, pendapatan dari 260.000.000 kunas dan rata-rata jumlah 250 karyawan selama setahun keuangan. 17,75% responden tidak menjawab pertanyan.

Assemen Data

Menggunakan data kuesioner, dan juga melalui telepon, pos, e-mail, yang dikirim kepada manajer sebagai responden.

Metode Penelitian

Menggunakan instrumen survei multiitem, menggunakan 5 jenis titik skala likert. Dan mengambil atau mengadaptasi dari studi sebelumnya.

 Langkah Penelitian

Langkah penelitian yang digunakan adalah pada bulan April, Mei, Juni 2011 dilakukan perekrutan responden dari 400 perusahaan besar di Kroasia, yang dijadikan responden adalah para manajer perusahaan yang dimintai persetujuan mengenai persetujuan mengenai penelitian tersebut yang diberi paket kuesioner dikirim melalui telepon, pos, e-mail. Kemudian menggunakan instrumen survei multiitem dan mengambil data atau mengadaptasi dari studi sebelumnya.

Hasil Penelitian

Hasil analisa dari penelitian  yang dilakukan adalah :

- Perusahaan besar di Kroasia telah menerapkan satu atau metode yang lebih sophicticated akuntansi manajemen strategis.

- 66% dari perusahaan sempel menggunakan salah satu teknik akuntansi.

- 40% perusahaan menerapkan teknik penetapan biaya berdasarkan aktivitas.

- 39% perusahaan menerapkan kualitas biaya.

Kekuatan  Penelitian

- Kekuatan penelitian ini adalah alat yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner, ini mudah digunakan oleh subjek penelitian.

Kelemahan  Penelitian

- Kelemahan pada penelitian ini adalah tingkat responnya masih rendah.

- Banyaknya metode yang digunakan dalam penelitian.

- Tambahnya ongkos penelitian dengan adanya pengiriman lewat pos kepada responden.

Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil penelitian dapat memberikan efek sinergis positif dari managemen strategis implementasi  teknik akuntansi yang berbeda. Dan dapat memberikan wawasan bagi seorang manajer dalam penyusunan rencara perusahaan, dan dalam pengambilan keputusan. Dapat dikatakan penelitian ini layak dijadikan refresi pengetahuan yang valid.

3. Contoh review jurnal manajemen

Judul : Strategy Management Accounting Practices in Croatia

Jurnal : The Journal of International Management Studies

Volume & Halman : Vol 7 Number 2, October 2012, Hal. 93-100

Tahun : 2012

Penulis : Branka Ramljak dan Andrijana Rogosic

Reviewer : Abdul Aziz (A210140110)

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan praktik akuntansi manajemen strategis serta implikasinya pada relevansi dan ketepatan waktu manajer informasi yang digunakan.

Metode Penelitian

Menggunakan instrumen survei multi item, menggunakan lima jenis titik skala likert, dan mengambil atau mengadaptasi dari studi sebelumnya.

Hasil Penelitian

Perusahaan besar di Kroasia telah menerapkan satu atau metode yang lebih sophisticated akuntansi manajemen strategis, yakni 66 persen perusahaan sampel menggunakan salah satu teknik akuntansi. Sementara 44 persen perusahaan menerapkan teknik penetapan biaya berdasarkan aktivitas. Dan 39 persen perusahaan menerapkan kualitas biaya.

Kesimpulan

Hasil penelitian dapat memberikan efek sinergis positif dari manajemen strategis implementasi teknik akuntansi yang berbeda dan dapat memberikan wawasan seorang manajer dalam menyusun rencana dan mengambil keputusan.

3 dari 4 halaman

Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar

1. Baca sekilas

Cara review jurnal yang pertama adalah baca sekilas jurnal tersebut. Pertama, lihat artikel jurnal dan coba telusuri logikanya. Bacalah judul, abstrak, dan tajuk untuk mengetahui bagaimana jurnal ini disusun. Dalam tahap cepat dan awal ini, identifikasi pertanyaan atau masalah yang dibahas jurnal tersebut.

Setelah membaca sekilas, baca jurnal dari awal sampai akhir untuk mengembangkan kesan keseluruhan. Pada tahap ini, identifikasi tesis, atau argumen utama, sorot atau garis bawahi yang dinyatakan dalam pendahuluan dan kesimpulan.

2. Baca ulang dan buat catatan

Langkah selanjutnya adalah membuat catatan penting. Sambil membaca lebih dekat, ukur apakah dan seberapa baik jurnal tersebut menyelesaikan masalah utamanya. Tanyakan pada dirimu, "Apakah penelitian ini penting, dan apakah secara unik berkontribusi pada bidangnya?"Pada tahap ini, catat setiap inkonsistensi terminologis, masalah penyusunan, kesalahan ketik, dan masalah format.

3. Nilai abstrak dan pendahuluan

Cara review jurnal selanjutnya adalah memperhatikan abstrak dan pendahuluan secara rinci. Coba cari jawaban dari pertanyaan berikut:

a. Seberapa baik abstrak merangkum artikel, masalah yang dibahas, teknik, hasil, dan signifikansinya? Misalnya, kamu mungkin menemukan bahwa abstrak mendeskripsikan topik studi farmasi dan melompati hasil tanpa membahas metode eksperimen dengan banyak detail.

b. Apakah pendahuluan memetakan struktur artikel? Apakah itu dengan jelas meletakkan dasar-dasarnya? Pengenalan yang baik memberimu gambaran yang jelas tentang apa yang diharapkan di bagian selanjutnya. Ini mungkin menyatakan masalah dan hipotesis, menjelaskan secara singkat metode penelitian, kemudian menyatakan apakah eksperimen membuktikan atau menyangkal hipotesis.

4. Evaluasi referensi dan tinjauan pustaka

Sebagian besar artikel jurnal mencakup tinjauan literatur yang ada sejak awal dan di seluruh karya ilmiah sebelumnya. Tentukan apakah sumber yang dirujuk terpercaya, seberapa baik tinjauan pustaka merangkum sumber, dan apakah sumber tersebut menempatkan artikel dalam bidang penelitian atau hanya mencantumkan nama-nama terkenal. Jika perlu, luangkan waktu untuk mempelajari salinan sumber jurnal agar dapat lebih memahami literatur topik yang ada.

4 dari 4 halaman

Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar

5. Evaluasi bukti dan analisis non-ilmiah

Untuk jurnal non-ilmiah, tentukan seberapa baik artikel tersebut menyajikan bukti yang mendukung argumennya. Apakah bukti tersebut relevan, dan apakah jurnal tersebut menganalisis dan menafsirkan bukti secara meyakinkan? Misalnya, jika kamu meninjau jurnal sejarah seni, amati apakah jurnal tersebut menganalisis karya seni secara wajar atau langsung mengambil kesimpulan.

6. Buat garis besar review

Cara mereview jurnal yang lainnya adalah membuat garis besar review. Lihat kembali catatan yang kamu buat dalam evaluasi bagian demi bagian. Buat tesis, lalu uraikan bagaimana kamu ingin mendukung tesismu dalam badan review. Sertakan contoh spesifik yang merujuk pada kekuatan dan kelemahan yang kamu catat dalam evaluasi. Tesis dan bukti harus konstruktif dan dalam. Tunjukkan kekuatan dan kelemahan, dan usulkan solusi alternatif alih-alih hanya berfokus pada kelemahan.

7. Tulis draf pertama review

Setelah menyusun tesis dan membuat garis besar, kamu siap untuk mulai membuat review. Meskipun strukturnya akan bergantung pada pedoman publikasi, kamu bisanya dapat mengikuti pedoman umum berikut:

a. Pendahuluan merangkum artikel dan menyatakan tesis.

b. Isi memberikan contoh spesifik dari teks yang mendukung tesis.

c. Kesimpulan merangkum ulasan, menyatakan kembali tesis, dan menawarkan saran untuk penelitian di masa mendatang.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS