Sukses

4 Fakta Kecelakaan Maut di Bekasi yang Libatkan Truk Tronton

Liputan6.com, Jakarta Kecelakaan maut yang melibatkan truk tronton terjadi pada Rabu (31/8/2022). Kecelakaan beruntun tersebut terjadi di depan SDN Kota Baru I dan III yang berada di Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Bahkan, sejumlah video rekaman terkait dengan kecelakaan beruntun tersebut tersebar secara luas di media sosial. Truk tronton yang terlibat dalam kecelakaan tersebut diduga hilang kendali hingga menabrak sebuah halte serta tiang listrik. Kecelakaan maut ini terjadi diperkirakan sekitar pukul 10.00 WIB.

Kecelakaan truk tronton tersebut diketahui terjadi setelah turunan Fly Over Kranji di Bekasi Barat. Tak hanya menabrak halte, namun truk tersebut juga menabrak beberapa pedagang yang tengah berjualan di depan SD. Sejumlah korban luka-luka dan meninggal dunia juga dilaporkan dalam kecelakaan tersebut.

Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, berikut ini beberapa fakta terkait kecelakaan maut di Bekasi yang melibatkan truk tronton, Rabu (31/8/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 5 halaman

1. Tabrak halte dan tiang listrik

Media sosial tengah dihebohkan dengan adanya kecelakaan maut yang terjadi di Bekasi, Jawa Barat. Dalam video yang beredar, kondisi lokasi tempat kejadian pun terlihat porak poranda. Bahkan, terdapat pula sebuah tiang listrik besar yang ikut roboh.

Terkait kejadian tersebut, Kasat lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Agung Pitoyo membenarkan mengenai kejadian tersebut.

"Iya lagi ada laka ini. Truk nabrak halte kemudian tabrak tiang listrik," kata Agung dalam keterangannya, Rabu (31/8/2022).

3 dari 5 halaman

2. 10 orang meninggal dunia

Sebelumnya, dikutip Liputan6.com dari Merdeka.com, Rabu (31/8/2022) Kanit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Farida menyebutkan jika korban luka sebanyak 15 orang dan 8 orang meninggal dunia. Akan tetapi berdasarkan perkembangan, disebutkan jika korban kecelakaan bertambah.

Kasat lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Agung Pitoyo juga menambahkan mengenai korban jiwa yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut. Agung menyebutkan jika korban meninggal dunia di kecelakaan tersebut hingga saat ini mencapai 10 orang.

"Sejauh ini untuk sementara mudah-mudahan tidak tambah lagi yang meninggal dunia ada 10 orang yang luka 20 orang. "Ada anak sekolah dan pedagang gorengan (yang meninggal dunia)," ujarnya.

4 dari 5 halaman

3. Dugaan rem blong

Dalam kecelakaan maut yang melibatkan truk tronton tersebut diduga terjadi karena truk hilang kendali akibat rem blong. Hal ini pun membuat truk tronton tersebut menabrak halte, tiang listrik, sejumlah pengendara dan pedagang.

Pihak kepolisian pun langsung menangani Tempat Kejadian Perkara (TKP). Agung juga menyebutkan jika polisi masih melakukan olah TKP.

"(Kronologi awal) Nanti itu perlu kita olah TKP dulu, karena masih olah TKP," lanjutnya.

5 dari 5 halaman

4. Kronologi kecelakaan maut

Berdasarkan informasi yang beredar kecelakaan diperkirakan terjadi pada pukul 10.00 WIB. Di media sosial tersebar pula berbagai video rekaman terkait dengan kecelakaan maut Bekasi yang menjadi sorotan netizen.

Diketahui pula jika truk tronton melaju dari arah Bekasi menuju Jakarta. Dugaan rem blong pun muncul karena sopir truk membanting stir ke arah kiri hingga menabrak pemotor, pedang, halte dan tiang listrik.

Ting listrik yang tertabrak pun memiliki ukuran yang cukup besar hingga roboh dan melintang di tengah jalan serta menimpa kendaraan lainnya.

Dikutip Liputan6.com dari Merdeka.com, Rabu (31/8/2022) sejumlah korban pun telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Bahkan, tiang listrik yang sempat menghalangi jalan juga berhasil disingkirkan. Namun, akibat dari kecelakaan tersebut terdapat kemacetan yang cukup panjang hingga kurang lebih lima kilometer.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.