Sukses

15 Penyebab Asam Lambung Tinggi, Waspada bagi Pecinta Kopi

Liputan6.com, Jakarta Ada banyak faktor yang menjadi penyebab asam lambung tinggi. Tingkat stres menjadi salah satu faktor penyebab asam lambung tinggi.

Selain itu, beberapa jenis makanan juga disinyalir menjadi penyebab asam lambung tinggi. Oleh karena itu, bagi Anda yang asam lambungnya mudah naik, memilih makanan yang tepat tentu penting.

Apalagi, saat kondisi asam lambung sedang naik-naiknya, maka akan ada rasa yang tidak nyaman di perut seperti begah dan kadang terasa mual. Penyebab asam lambung tinggi juga bisa memicu penyakit lainnya, termasuk kanker esofagus.

Penyebab asam lambung tinggi juga dapat menyebabkan pembusukan gigi sehingga gigi akan mudah keropos dan berlubang. Oleh karena itu penting untuk menjaga kadar asam lambung agar tetap normal.

Untuk dapat mengendalikan kadar asam lambung, tentunya perlu diketahui penyebab asam lambung tinggi. Namun sebelum jauh membahas penyebab asam lambung, berikut adalah ciri-ciri asam lambung tinggi, seperti yang telah Liptan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (2/9/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Ciri-Ciri Asam Lambung

Seseorang yang mengalami kenaikan kadar asam lambung dapat dikenali dari ciri-ciri sebagai berikut:

1. Perut Kembung

Perut kembung merupakan gejala yang umum terjadi ketika asam lambung naik. Perut kembung terjadi karena makanan yang terlalu lama mengendap dalam sistem pencernaan dan tidak segera tercerna dan mengakibatkan produksi gas menjadi meningkat. Hal ini juga dapat dikatakan dengan The Acid Reflux, kondisi ini mengakibatkan perut terasa kembung setelah Anda mengonsumsi.

2. Regurgitasi

Ciri-ciri asam lambung naik selanjutnya adalah regurgitasi. Regurgitasi merupakan rasa asam dan pahit, akibat asam yang naik dan terasa di bagian belakang mulut atau kerongkongan. Sederhananya, ciri asam lambung naik ini mirip dengan bersendawa, namun udara yang keluar juga disertai sedikit muntahan.

3. Selalu Lapar

Ciri-ciri asam lambung naik yang juga dialami banyak orang adalah selalu merasa lapar meski baru saja makan. Rasa lapar tiada henti ini disebabkan oleh tubuh yang kesulitan menyerap nutrisi yang dibutuhkan, karena asam lambung naik dan tidak dapat melakukan fungsinya dengan benar.

4. Napas Bau

Napas bau juga menjadi salah satu ciri asam lambung naik. Jika sudah merasa rutin menyikat gigi dan membersihkan mulut, namun masih memiliki bau mulut yang tetap, maka kondisi seperti ini merupakan salah satu ciri-ciri asam lambung naik.

Bau mulut karena asam lambung juga bisa disebabkan pergerakan isi lambung ke kerongkongan. Bau mulut ini juga bisa disebabkan oleh cara mengunyah makanan yang tidak sempurna, yang membuat makanan membusuk di lambung dan menyebabkan bau busuk.

Asam lambung yang naik kembali ke esofagus dan mulut bisa memicu aroma tak sedap dalam mulut, tak hanya rasa asam atau pahit.

5. Mual dan Muntah

Rasa mula hingga muntah juga menjadi salah satu ciri asam lambung naik. Terkadang seseorang mendadak merasa mual dan memuntahkan cairan bening atau kuning yang terasa sangat pahit. Rasa mual di perut juga diakibatkan oleh nyeri hebat di lambung serta ulu hati.

6. Air Liur Berlebih

Ciri-ciri asam lambung selanjutnya adalah air liur yang berlebih. Asam lambung dapat masuk ke tenggorokan, sehingga dapat membuat mulut mengeluarkan air liur lebih banyak. Air liur yang keluar biasanya terasa lebih asam.

7. Suara Serak

Asam lambung dapat masuk ke pita suara serta menyebabkan peradangan kronis. Ciri-ciri asam lambung naik, antara lain adalah suara serak kronis dan memengaruhi bicara. Seringkali orang mencoba untuk menghilangkan rasa serak dengan terus membersihkan tenggorokan mereka. Namun hal ini justru merusak tenggorokan lebih parah serta memperburuk masalah.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ada banyak penyebab asam lambung tinggi, di antaranya adalah tingkat stres dan makanan. Kebiasaan setelah makan dan gaya hidup juga menjadi alasan mengapa asam lambung bisa naik.

1. Kebiasaan Makan

Lambung adalah salah satu bagian dari sistem pencernaan, maka tidak mengherankan jika kebiasaan makan bisa menjadi penyebab asam lambung tinggi. Kebiasaan makan terburu-buru juga bisa menjadi penyebab asam lambung tinggi. Ketika perut terlalu penuh akibat porsi makan berlebihan atau makanan yang tidak dikunyah dengan baik, asam lambung juga berpeluang naik.

2. Minuman Bersoda

Minuman bersoda memang sangat enak, bahkan bisa membuat kita bersendawa dan rasanya sangat nyaman. Namun, bersendawa merupakan cara tubuh melepaskan gas di perut. Sayangnya, hal ini juga mampu membuat asam lambung naik.

3. Rebahan Setelah Makan

banyak orang sering merasakan kantuk setelah makan, sehingga mereka segera rebahan setelah makan. Rebahan akan membuat asam lambung mudah mengalir ke bagian atas tubuh. Gravitasi membuat asam lambung tetap berada di lambung jika Anda tidak berbaring setelah makan.

4. Melakukan Aktivitas Fisik setelah Makan

Aktivitas fisik termasuk olahraga memang bermanfaat bagi tubuh. Namun, aktivitas fisik yang langsung dilakukan segera setelah makan justru menjadi penyebab asam lambung tinggi.

5. Posisi Tidur

Posisi kepala ketika tidur yang ideal adalah lebih tinggi dari kaki apabila suka mengalami masalah asam lambung.

6. Kelebihan Berat Badan

Berat badan yang berlebihan mampu mengacaukan fungsi otot halus yang mencegah kenaikan asam lambung. Efek berat badan membuat kekuatan otot halus untuk tetap tertutup menjadi berkurang. Dengan begitu, otot halus di esofagus tersebut dapat terbuka di waktu tertentu dan menyebabkan perih ulu hati atau gejala lain akibat kenaikan asam lambung.

7. Kebiasaan Merokok

Efek nikotin dari rokok membuat otot halus di esofagus menjadi lebih rileks. Alhasil, asam lambung mampu naik ke kerongkongan.

8. Efek Samping Obat

Sejumlah obat-obatan juga mampu melemaskan otot halus di esofagus. Contohnya adalah obat-obatan pereda rasa sakit yang termasuk dalam kategori obat antiperadangan.

9. Faktor Usia

Salah satu ciri - ciri asam lambung naik juga karena faktor usia. Usia yang semakin bertambah, maka semakin tinggi juga kemungkinan ketidakseimbangan asam lambung yang bisa membuatmu merasa tidak nyaman.

10. Stres

Ketika seseorang mengalami stres, maka hal ini dapat memicu asam lambung menjadi naik. Semakin bertambah usia seseorang tidak dapat dipungkiri tingkat stres dalam tubuhnya juga dapat semakin bertambah. Stres akan merangsang area tertentu pada otak sehingga bisa meningkatkan sensitivitas terhadap nyeri, termasuk ulu hati.

11. Makanan Berlemak

Makanan berlemak dan berminyak biasanya membutuhkan waktu yang lama dalam pencernaan, sehingga akan memperpanjang waktu produksi asam dalam lambung untuk dapat mencernanya dengan segera.

12. Makanan Pedas

Makanan pedas menjadi salah satu penyebab asam lambung tinggi. Ini karena makanan pedas mengandung senyawa yang disebut capsaicin, yang dapat memperlambat laju pencernaan.

13. Kehamilan

Penyebab asam lambung tinggi pada ibu hamil adalah perubahan hormon. Perubahan hormon ini memengaruhi otot sfingter, sehingga asam lambung mudah naik ke tenggorokan. Selain itu, pertumbuhan janin yang semakin membesar juga bisa membuat isi lambung terdorong ke atas.

14. Alkohol

Saluran cerna, termasuk mulut dan esofagus, jika terpapar alkohol biasanya langsung timbul gangguan. Paparan yang berulang-ulang dalam waktu lama dapat menyebabkan penurunan fungsi esofagus sehingga dapat menimbulkan refluks asam lambung yang dikenal sebagai penyakit GERD.

15. Kopi

Kopi merupakan salah satu penyebab asam lambung tinggi. Ini karena kopi mengandung asam klorogenat yang dapat merangsang produksi asam lambun.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.