Sukses

Komposisi Adalah Penempatan Unsur Visual dalam Karya Seni, Ketahui Jenisnya

Liputan6.com, Jakarta Komposisi adalah istilah yang kerap digunakan dalam bidang seni, khususnya seni rupa. Istilah ini juga populer dalam masyarakat karena sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Lantas, apa yang dimaksud dengan komposisi?

Istilah komposisi bahkan memiliki definisi tersendiri dalam seni musik dan seni rupa. Pengertian komposisi berbeda tergantung dengan konteks yang dibicarakan. Meskipun begitu, secara garis besar, komposisi adalah susunan atau tata susun.

Dalam seni rupa, komposisi erat kaitannya dengan pembentukan unsur-unsur visual. Hal ini bertujuan untuk memperindah karya seni rupa. Hal ini tentunya sangatlah penting dalam seni rupa dalam rangka membuat karya yang bagus dan bernilai estetik.

Berikut ini Liputan6.com ulas mengenai pengertian komposisi dalam karya seni rupa dan jenis-jenisnya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (13/9/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 5 halaman

Pengertian Komposisi dalam Seni Rupa

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian komposisi dalam seni rupa adalah susunan atau tata susun. Secara umum, pengertian komposisi adalah penempatan atau aransemen unsur-unsur visual atau 'bahan' dalam karya seni yang berbeda dari subyek.

Dalam seni rupa, komposisi adalah prinsip menyusun unsur-unsur rupa kesenian dengan mengatur dan mengorganisasikannya menjadi sebuah susunan yang bagus, teratur, dan serasi. Komposisi ini juga akan memberikan susunan berbagai unsur yang akan membuat keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam karya seni rupa.

Dikutip dari Sumber Belajar Kemdikbud, komposisi adalah  tata susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya seni rupa. Suatu gambar bentuk yang baik harus memperhatikan komposisi, sehingga gambar yang dibuat dapat menghasilkan kesan yang seimbang, menyatu, berirama, dan selaras.

3 dari 5 halaman

Jenis-Jenis Komposisi dalam Seni Rupa

Mengutip dari  Sumber Belajar Kemdikbud, terdapat beberapa jenis-jenis komposisi yang dapat anda pahami adalah:

1. Kesatuan (Unity)

Kesatuan adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan adanya kesatuan unsur-unsur yang terpadu. Kesatuan artinya keterpaduan dari bagian-bagian gambar, tidak terkesan terbelah atau terpisah.

2. Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan adalah penggambaran objek benda yang memberikan adanya kesan keseimbangan antar bagian-bagiannya. Berkat adanya keseimbangan sebuah gambar menjadi tidak terkesan berat di salah satu sisi dan ringan di sisi yang lain.

3. Irama (Rhythm)

Irama adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan pergerakan dengan alur yang teratur. Gambar yang terkesan ritmisnya akan terasa enak dipandang mata, lain dengan gambar yang acak-acakan dan tidak jelas pengaturan objeknya.

4 dari 5 halaman

Komposisi dalam Menggambar

1. Komposisi simetris

Komposisi simetris merupakan komposisi yang menunjukan jika objek di kanan akan sama dengan objek di sebelah kiri dalam bidang gambar.

2. Komposisi asimetris

Komposisi asimetris adalah komposisi yang menunjukan jika objek di kanan, tidak sama dengan objek di sebelah kiri dalam bidang gambar, tetapi akan terlihat seimbang.

3. Komposisi sentral

Komposisi sentral adalah komposisi yang pusat perhatian benda atau objek model gambar terletak di tengah-tengah bidang gambar. Penempatan model diatur sesuai dengan proporsi bentuk contoh serta diatur seimbang serta memiliki kesatuan antar benda.

5 dari 5 halaman

Teknik Menggambar

Komposisi adalah cara menyusun dan mengatur objek gambar yang digunakan sebagai model sehingga hasilnya tampak menarik dan indah. Komposisi dapat dibuat melalui bentuk objek gambar, warna, jenis objek, dan latar belakang gambar. Selain itu, perlu diperhatikan dalam menggambar model juga membutuhkan kemampuan dalam menggunakan unsur-unsur seni rupa seperti garis, bentuk, bidang, tekstur, dan gelap terang (pencahayaan). Untuk memudahkan anda menggambar seni rupa, berikut ini teknik dasar yang harus anda ketahui:

1. Menggunakan Pensil Sebagai Alat Ukur

Teknik pertama yang harus anda ketahui yaitu menggunakan pensil sebagai penggaris untuk mengukur dan membandingkan model yang dilihat. Untuk melakukan ini, Anda harus meluruskan lengan dengan menutup satu mata untuk membidik.

Kemudian lakukan cara dengan menggerakkan ibu jari Anda pada pensil ke atas dan ke bawah pensil untuk membandingkan ukuran panjang dan lebar setiap bagian-bagian dari model. Dengan cara pengukuran ini, akan memungkinkan untuk Anda membuat gambar yang akurat dari model apa saja yang Anda lihat.

2. Membuat Pola Model

Teknik ini dapat Anda gunakan sebagai pola gambar dalam memulai menggambar model. Caranya, yaitu menentukan pola geometris dari keseluruhan susunan model dan kemudian dibagi setiap model ke pola geometris dan mulailah menggambar secara sketsa. Teknik ini digunakan untuk membantu memperoleh bentuk yang akurat dari model yang dilihat.

3. Perspektif Gambar Model

Teknik perspektif adalah teknik yang digunakan untuk mengomunikasikan model secara tepat seperti yang dilihat, kemudian dituangkan dalam bidang datar. Ide utama dari gambar perpektif adalah titik hilang (vanishing point), di mana benda pada titik ini sudah tidak dapat diidentifikasi karena batas pandangan manusia.

Teknik persepektif akan membentuk gambar berkesan tiga dimensi. Cara ini menggunakan garis-garis lurus sesuai perspektif yang ditentukan. Teknik ini dapat digunakan ketika memilih model dengan ukuran yang besar. Jadi, hal yang perlu diperhatikan dalam teknik ini yaitu:

a. Titik hilang (vanishing point), yaitu titik terjauh dari jangkauan jarak pandang mata dan titik hilang selalu terletak di dalam garis horizon.

b. Garis Horizon (horizon level), yaitu garis khayal mata (tidak nyata), di mana posisi mata yang melihat berada maka di situ pula garis horizon berada.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.