Sukses

Penyebab Mual Saat Hamil yang Berlebihan dan Cara Mengatasinya

Liputan6.com, Jakarta Penyebab mual saat hamil biasanya didasari oleh perkembangan hormon kehamilan yang meningkat, mual merupakan salah satu gejala awal yang dialami seseorang pada saat mengalami kehamilan, menjadi hal yang normal jika seseorang yang tengah mengandung mengalami mual dan muntah.

Penyebab mual saat hamil terjadi saat tubuh bereaksi pada perubahan yang terjadi akibat adanya kehamilan. Dimana kehamilan dapat mempengaruhi tubuh, tidak hanya secara fisik, namun juga secara psikologis dan hormonal. Mual saat hamil ini sering terjadi pada pagi hari sehingga dikenal juga dengan nama morning sickness.

Meskipun terbilang hal yang wajar dan normal, namun perlu diwaspadai jika rasa mual dan muntah yang dialami diluar batas kewajaran dan disertai dengan gejala lain seperti berat badan yang turun drastis. Hal ini bisa berbahaya karena penyebab mual saat hamil ini bisa jadi didasari oleh kondisi gangguan kesehatan lainnya.

Penting untuk mengetahui penyebab mual saat hamil untuk dapat mengatasinya. Lebih lengkapnya berikut ini Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber tentang pengertian morning sickness, gejala, penyebab mual saat hamil yang berlebihan dan cara mengatasinya, Jumat (16/9/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 5 halaman

Morning Sickness dan Gejalanya

Morning Sickness

Morning sickness adalah mual atau muntah yang dialami selama kehamilan. Dimana sekitar delapan dari 10 wanita mengalami mual di pagi hari selama kehamilan, dan bagi banyak wanita, itu adalah gejala pertama kehamilan.

Morning sickness biasanya terjadi dalam empat bulan pertama kehamilan dan seringkali merupakan tanda pertama bahwa seorang wanita hamil. Rata-rata, sebagian besar wanita merasa mual di pagi hari menjadi kurang mengganggu sekitar akhir trimester pertama, tetapi perubahan itu juga bisa terjadi cepat atau lambat.

 

Gejala Morning Sickness

Morning sickness dimulai segera setelah anda melewatkan menstruasi pertama dan biasanya berlangsung selama trimester pertama atau 12 minggu sebelum mulai memudar. Namun, beberapa wanita mengalaminya melalui bulan kelima kehamilan atau bahkan sepanjang kehamilan.

Terlepas dari namanya, morning sickness dapat terjadi kapan saja tidak hanya pada pagi hari, tapi juga pada siang atau malam hari, selain itu seseorang yang mengalami morning sickness juga bisa mengalami mual dan muntah dengan gejala seperti:

- Perasaan mual yang mirip dengan mabuk mobil atau mabuk laut

- Mual saat bangun tidur atau setelah makan

- Muntah terus-menerus disertai mual yang berlangsung sepanjang hari

- Keengganan yang kuat terhadap bau dan makanan tertentu

Mual dan muntah yang parah, terutama jika anda tidak dapat menahan cairan apa pun, juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat sangat berbahaya selama kehamilan. Hubungi layanan kesehatan jika anda mengalami tanda-tanda dehidrasi berikut:

- Mengeluarkan hanya sedikit urine atau urine yang sangat gelap

- Pusing saat berdiri

- Detak jantung cepat

3 dari 5 halaman

Penyebab Mual Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mual Saat Hamil

Penyebab mual saat hamil yang pasti adalah sebagai reaksi tubuh terhadap perubahan saat kehamilan, dimana tingkat keparahannya bervariasi di antara wanita yang satu dengan yang lain. Peningkatan kadar hormon selama beberapa minggu pertama kehamilan adalah salah satu penyebab mual saat hamil paling umum. Penurunan gula darah adalah penyebab mual saat hamil lainnya.

Namun kadangkala mual saat hamil menjadi tidak terkendali dan memburuk, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

- Memiliki anak kembar atau kembar tiga

- Kelelahan berlebihan

- Stress emosional

- Sering bepergian

 

Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

Untuk mengatasi mual saat hamil, dokter anda mungkin meresepkan suplemen atau obat-obatan untuk mengurangi mual dan membantu anda mempertahankan makanan dan cairan yang masuk kedalam tubuh.

Beberapa pengobatan alternatif juga dapat membantu meringankan mual di pagi hari. Pastikan anda hanya mencobanya setelah terlebih dahulu mendiskusikannya dengan dokter anda. Obat-obatan alternatif ini meliputi:

- Suplemen vitamin B-6

- Vitamin kehamilan

- Produk jahe seperti teh jahe

- Akupunktur

4 dari 5 halaman

Komplikasi Karena Morning Sickness

Komplikasi Karena Morning Sickness

Mual dan muntah dapat dengan mudah menyebabkan hilangnya nafsu makan. Banyak ibu hamil khawatir morning sickness dapat membahayakan bayi mereka. Morning sickness ringan umumnya tidak berbahaya. Morning sickness ringan tidak akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan janin.

Namun bagi sebagian ibu hamil, mual menyebabkan mereka mengalami muntah parah dan penurunan berat badan. Jika anda mengalami morning sickness jauh setelah 3 sampai 4 bulan pertama kehamilan, segera hubungi layanan dan bantuan kesehatan jika anda juga mengalami penurunan berat badan selama kehamilan.

Kondisi mual dan muntah berlebihan yang menyebabkan penurunan berat badan disebut hiperemesis gravidarum. Ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dan penurunan berat badan yang tidak disengaja. Jika tidak diobati, kondisi ini pada akhirnya dapat membahayakan janin.

Segera hubungi dokter jika anda mengalami gejala lain seperti:

- Ketidakmampuan untuk menahan makanan

- Penurunan berat

- Demam

- Jarang buang air kecil dengan sejumlah kecil urin berwarna gelap

- Pusing

- Detak jantung cepat

- Mual parah dalam trimester kedua

- Terdapat darah di muntahan

- Sering sakit kepala

- Sakit perut

- Bercak atau pendarahan

5 dari 5 halaman

Mencegah Mual Saat Hamil

Mencegah Mual Saat Hamil

Terdapat beberapa cara mencegah mual saat hamil yang bisa dilakukan ibu hamil, diantaranya adalah:

- Minum banyak air.

- Minum air putih sebelum dan sesudah makan.

- Tidur siang.

- Beri ventilasi pada rumah dan ruang kerja untuk menghilangkan aroma yang membuat anda mual.

- Hindari makanan pedas.

- Makan makanan kecil.

- Hindari makanan berlemak.

- Minum vitamin di malam hari.

- Hindari asap rokok.

Demikian informasi tentang penyebab mual saat hamil, gejala serta cara mengatasinya. Pastikan untuk selalu berbicara dengan dokter sebelum memulai pengobatan atau mencoba pengobatan alternatif untuk mendiskusikan pilihan terbaik yang cocok untuk anda.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.