Sukses

Baim Wong dan Paula Verhoeven Dikecam Bikin Konten Prank KDRT, Ini 4 Faktanya

Liputan6.com, Jakarta Baim Wong kembali menjadi bulan-bulanan netizen karena konten yang dibuatnya. Pada Sabtu (1/10/2022), melalui kanal YouTube Baim Paula, pasangan selebriti yang sudah dikaruniai dua anak itu mengunggah sebuah video di mana keduanya melakukan prank terhadap polisi.

Konten prank tersebut berisi tentang laporan Paula yang mengaku mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke polisi. Konten tersebut pun langsung diserbu oleh netizen. Banyak sekali yang kesal melihatnya. Bahkan, hari ini Minggu (2/10), nama Baim dan Paula nangkring di trending topik Twitter Indonesia.

Konten tersebut membuat Baim dan Paula dinilai tak memiliki rasa empati. Karena prank tersebut dilakukan di tengah berita kasus KDRT yang dialami oleh Lesty Kejora dan diduga dilakukan oleh Rizky Billar. Kini, video tersebut sudah di takedown dari YouTube.

Berikut ulasan mengenai Baim Wong dan Paula Verhoeven yang membuat konten prank KDRT, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (2/10/2022). 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 5 halaman

1. Bikin prank KDRT ke polisi

Di tengah berita KDRT yang menimpa pedangdut Lesty Kejora, artis Baim Wong justru membuat sebuah konten prank kepada polisi mengenai KDRT. Kontennya tersebut pun langsung banjir kritikan dari netizen. Terlebih, Baim dan Paula punya hubungan baik dengan Lesty serta Billar.

Dalam video yang kini telah dihapus, diceritakan Paula mendatangi kantor Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan untuk melaporkan kasus KDRT yang dialaminya. Ia bersama tim membawa kamera tersembunyi. Sementara itu, Baim Wong menunggu di dalam mobil.

Paula mengarang cerita untuk meyakinkan polisi. Hingga akhirnya polisi percaya dan memberikan arahan Paula untuk melanjutkan laporannya tersebut.

3 dari 5 halaman

2. Polisi percaya

Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian pun terkejut. Apalagi yang datang untuk melapor pada saat itu adalah artis Paula Verhoeven. Sementara itu, Baim yang menyaksikan di dalam mobil melalui kamera tersembunyi tampak asyik tertawa.

"Bikin pelaporan tindak KDRT. Suami saya KDRT, makanya saya mau buat laporannya di mana ya Pak?," kata Paula, dikutip dari kanal YouTube Baim Paula, dilansir melalui Merdeka.com.

"Ini Paula? Subhanallah," kata polisi yang tak diketahui namanya itu.

Setelah melihat polisi percaya, Baim tiba-tiba datang dan menyebut bahwa ini hanyalah prank semata. Baim dan Paula pun nampak tertawa karena aksi jahil mereka berhasil.

4 dari 5 halaman

3. Netizen mengaku geram

Konten Baim Wong itu langsung mengundang reaksi dan komentar dari netizen. Banyak yang kecewa dengan pemanfaatan isu yang kini sedang menjadi sorotan masyarakat. Namun, ada juga yang pro dan dibawa santai dengan aksi jahil Baim dan Paula tersebut.

Banyak netizen menilai jika KDRT bukan hal yang pantas untuk dijadikan lelucon seperti itu. Apalagi dengan melibatkan pihak kepolisian. Bahkan, mereka mengecam aksi dari konten prank yang dibuatnya.

5 dari 5 halaman

4. Deddy Corbuzier ikut beri komentar

Melalui laman Instagram-nya, Deddy Corbuzier juga ikut menyerukan rasa kecewanya terhadap Baim Wong. Sebelum dihapus, konten tersebut diberi judul "Baim KDRT, Paula jalani visum. Nonton sebelum video ini di-takedown."

Mereka membuat konten di kanal YouTube-nya dengan judul KDRT dan visum, bahkan sampai melibatkan polisi. Suami Sabrina Chairunnisa ini menilai konten prank Baim tersebut telah merendahkan pihak kepolisian.

"@baimwong sorry Bro.. Kali ini loe Chuaaxs bgt... Dan gue sirik... Gimana caranya gue bisa kaya loe ya konten keluarga sama prank... But bro.. This is out of limit... I'm sorry. Not funny and ini jelas merendahkan polisi nya! Dan KDRT," tulis Deddy.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.