Sukses

Surat Al Ikhlas dan Artinya, Pahami Juga Bacaan Serta Keutamaannya

Liputan6.com, Jakarta Surat Al Ikhlas dan artinya penting untuk dipahami. Surat Al Ikhlas merupakan salah satu surat Makkiyah yang mana artinya surat ini diturunkan di Mekah, setelah surat An Nas. Terdiri dari empat ayat, Al Ikhlas diturunkan kepada Rasulullah SAW agar umatnya mengetahui bahwa Allha SWT adalah Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan membaca surat Al Ikhlas dan artinya dalam Al-Qur'an, umat Islam diharap dapat lebih memahami tentang keikhlasan dan tauhid. Surat Al Ikhlas ini memastikan keesaan Allah SWT, dimana tidak ada tandingan untuk-Nya dan Kesempurnaan-Nya.

Esa sendiri memiliki arti tunggal atau satu. Sehingga pengertian surat Al Ikhlas dan artinya, menunjukan bahwa Allah SWT tidak memiliki orang tua maupun anak, dan hanya kepada Allah SWT lah tempat kita meminta segala sesuatu dan memohon ampun.

Untuk lebih memahami surat Al Ikhlas dan artiinya, berikut ini Liputan6.com rangkum ulasan tentang surat Al Ikhlas, beserta dengan arti dan keutamaannya. Jumat (7/10/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Bacaan Surat Al Ikhlas dan Artinya

Bacaan Surat Al Ikhlas dan Artinya

Surat Al-Ikhlas merupakan surat ke-112 dalam Al-Quran, yang memiliki arti Keesaan Allah SWT, terdiri dari 4 ayat, kandungan di dalam surat ini antara lain penetapan keesaan Allah SWT dalam kesempurnaan dan ketuhanan, serta kesucian Allah SWT dari segala kekurangan.

 

Surat Al Ikhlas

 

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ

Arab-Latin: qul huwallāhu aḥad

Artinya: Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa.”

 

ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ

Arab-Latin: allāhuṣ-ṣamad

Artinya: Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

 

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ

Arab-Latin: lam yalid wa lam yụlad

Artinya: Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

 

وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ

Arab-Latin: wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

Artinya: dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

3 dari 4 halaman

Keutamaan Surat Al Ikhlas

Keutamaan Surat Al Ikhlas

Surah Al Ikhlas memiliki empat Ayat, yang semuanya bersama-sama mendukung Syahadat, salah satu rukun Islam, yang menekankan bahwa tidak ada tuhan yang benar selain Allah. Ayat pertamanya menyatakan keesaan Allah. Ayat kedua menyatakan bahwa Allah adalah As-Samad, yang berarti dia memiliki semua karakteristik kesempurnaan.

Ayat ini juga menunjukkan bahwa Allah berbeda dengan ciptaannya. Ayat ketiga Surat Al Ikhlas kemudian menyatakan bahwa Allah tidak dilahirkan dan juga tidak pernah melahirkan. Dan, Ayat keempat dan terakhir menyatakan bahwa Allah tidak dapat dibandingkan dan tidak ada seorang pun yang setara dengannya.

Beberapa hadis juga dengan jelas menggarisbawahi keutamaan Surat Al Ikhlas. Membaca Surat ini menawarkan pahala yang sama dengan membaca sepertiga dari Quran. Diyakini bahwa Allah akan mengumpulkan semua kebaikan dunia ini dan akhirat bagi mereka yang membaca Surah ini.

Juga diyakini bahwa semua dosa orang yang tidak meninggalkan bacaan Surah ini akan diampuni oleh Allah bersama dengan dosa orang tua dan anak-anaknya. Membaca Surah Al Ikhlas diyakini sebagai sarana untuk mendapatkan cinta Allah dan mencapai surga.

Membaca dan mengamalkan surat Al Ikhlas juga menghilangkan kemiskinan dan meningkatkan rezeki. Selain itu, pembacaan terus-menerus Surat ini membuat seseorang dikatakan layak untuk memiliki malaikat Jibril berpartisipasi dalam doa pemakamannya.

4 dari 4 halaman

Hadits Tentang Surat Al Ikhlas

Hadits Tentang Surat Al Ikhlas

Ada banyak hadis yang menggarisbawahi pentingnya dan keutamaan surat Al Ikhlas. Beberapa hadits tersebut diantaranya adalah:

1. Abu Said Al-Khudri meriwayatkan, “Seorang pria mendengar pria lain membacakan Surat Al Ikhlas berulang kali. Dia pergi ke Nabi dan memberitahu dia berpikir bahwa pembacaan Surah ini saja tidak cukup. Rasul Allah menjawab, "Demi dia yang di tangan-Nya hidupku, itu sama dengan sepertiga Al-Qur'an."

2. Aisha meriwayatkan, “Setiap kali Nabi pergi tidur setiap malam, dia menangkupkan kedua tangannya dan meniupnya setelah membaca Surah Al Ikhlas, Surah an-Nas dan Surah al-Falaq. Kemudian, dia mengusapkan tangannya ke seluruh bagian tubuhnya yang dia bisa, mulai dari wajah, kepala, dan bagian depan. Dia melakukan itu tiga kali setiap malam.”

3. Abu Said meriwayatkan, “Nabi bertanya kepada para sahabatnya, “Apakah sulit bagi salah satu dari kalian untuk membaca sepertiga dari Al-Qur’an dalam satu malam?” Mereka menjawab, “Siapa di antara kami yang memiliki kekuatan untuk melakukannya?” Rasul Allah berkata, “Allah (yang) satu, tuan mandiri yang dibutuhkan semua makhluk.”

4. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi, “Ucapkan Surat Al Ikhlas dan al-Mu'awwidhatayn tiga kali di pagi dan sore hari; mereka akan mencukupimu dari segala sesuatu.”

5. Imam Malik ibn Anas mencatat bahwa Ubayd bin Hunayn berkata bahwa dia mendengar Abu Hurairah berkata, “Aku pergi bersama Nabi dan dia mendengar seorang pria membaca Surah Al Ikhlas. Maka Nabi bersabda: Wajib. Saya bertanya: Apa yang wajib?” dan dia menjawab: Surga.”

 

Surat Al Ikhlas dan artinya penting untuk dipahami agar dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT. Dengan memahami makna serta keutamaan nya, ibadah dengan membaca dan mengamalkan surat Al Ikhlas dapat dilakukan dengan lebih baik lagi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.