Sukses

6 Potret Terumbu Karang Rusak di Dunia Jadi Perhatian di Hari Bumi, Ada Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Tepat hari ini tanggal 22 April 2019, dunia merayakan Hari Bumi yang dirayakan setiap setahun sekali. Hari ini adalah momen di mana gencarnya para aktivis maupun masyarakat biasa dengan membuat aksi peduli terhadap lingkungan.

Bumi hijau, udara bersih dan air jernih merupakan cita-cita setiap manusia yang hidup di bumi. Dengan kondisi yang bersih tentu saja membuat nyaman siapa saja. Tak hanya memerhatikan lingkungan di darat, banyak aktivis yang juga gencar menyuarakan untuk peduli lingkungan udara dan perairan.

Elemen terpenting dalam kehidupan juga berasal dari perairan. Ekosistem di laut yang baik akan berdampak pada sistem lingkungan yang baik pula. Namun sayangnya, masih terlalu banyak masyarakat yang acuh terhadap kepeduliannya pada kehidupan di laut.

Hal yang tak pantas untuk dilakukan adalah mencorat-coret terumbu karang di lautan. Terumbu karang merupakan salah satu biota laut yang dilindungi dan memeiliki peran penting pada ekosistem di laut.

Sayangnya, banyak penyelam yang tidak bertanggung jawab justru merusak keindahan dan menghilangkan fungsinya. Seperti Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, berikut 6 potret rusaknya terumbu karang di dunia yang jadi perhatian di Hari Bumi, Senin (22/4/2019).

2 dari 7 halaman

1. Ukiran nama di terumbu karang, di Pulau Similan Thailand

3 dari 7 halaman

2. Ulah penyelam juga ditemukan di Karangasem, Bali

4 dari 7 halaman

3. Beragam coretan tersebut bisa picu kerusakan fungsi terumbu karang

5 dari 7 halaman

4. Bahkan ulah tersebut dilakukan di sebuah cagar alam di Pulau Guam

6 dari 7 halaman

5. Kerusakan terumbu karang di Laut Banda, Indonesia

7 dari 7 halaman

6. Video yang menyoroti rusaknya terumbu karang akibat ukiran tangan manusia

Posted by Vince Tenchavez on Tuesday, 2 October 2018
Loading
Artikel Selanjutnya
Bikin Miris, Ini 7 Potret Penampakan Bumi Dulu dan Kini
Artikel Selanjutnya
Kurangi Limbah Bumi, Stik Bekas Lolipop Ini Bisa Tumbuh Jadi Tanaman