Sukses

5 Tips Mudik Dengan Lansia Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Liputan6.com, Jakarta Lebaran tentunya adalah momen yang sangat tepat untuk berkumpul bersama seluruh keluarga. Oleh karena itu, semua orang berbondong-bondong melakukan mudik ke kampung halaman dalam rangka berkumpul saat hari raya Idul Fitri ini.

Momen Lebaran ini tentunya juga sangat ditunggu-tunggu oleh orang tua ataupun kakek nenekmu. Mereka tentunya juga sangat ingin bertemu dengan anak dan cucu. Namun karena faktor usia, banyak orang yang ragu membawa lansia saat perjalanan mudik.

Mudik dengan lansia agar perjalanan aman dan nyaman bisa dilaksanakan dengan persiapan yang matang. Jangan sampai karena faktor fisik dan usia para lansia menjadi alasan agar mereka tidak ikut dalam perjalanan mudik.

Berikut Liputan6.com rangkum tentang tips mudik Lebaran dengan lansia dari berbagai sumber, Jumat (31/5/2019).

2 dari 3 halaman

Cek Kesehatan dan Pilih Transportasi yang Tepat

1. Cek Kesehatan Sebelum Berangkat

Tips pertama yang harus dilakukan saat akan mudik dengan lansia adalah melakukan cek kesehatan. Hal ini sudah harus dilakukan sebelum perjalanan mudik dilakukan.

Apalagi bila perjalanan mudik yang akan ditempuh cukup jauh dan usia ibu bapak atau kakek nenek sudah melebihi 65 tahun. Kamu harus memastikan kesehatan mereka agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di perjalanan.

Hal paling penting dalam mudik dengan lansia ini adalah kamu tidak bisa mudik secara mendadak. Harus dilakukan berbagai persiapan terlebih dahulu. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum perjalanan sehingga persiapan akan lebih baik.

Bila kondisi mereka sedang tidak baik, maka lebih baik kamu menunda dulu perjalanan mudik, tunggulah sampai keadaan tubuh mereka sampai benar-benar baik.

2. Pilih Transportasi yang Tepat

Setelah melakukan cek kesehatan, kamu bisa memilih transportasi yang akan digunakan saat mudik. Usahakan untuk memilih transportasi yang aman serta nyaman.

Faktor usia dan kesehatan lansia yang sudah tidak sebugar orang muda menjadi pertimbangan utama dalah memilih transportasi. Tentunya bila menggunakan kendaraan pribadi akan lebih leluasa dan nyaman.

Namun bila kamu berencana mudik dengan transportasi umum, maka pemilihan transportasi ini tidak boleh diabaikan. Bila perjalanan mudik cukup jauh, lebih baik menggunakan pesawat terbang yang lebih cepat dan nyaman.

Selain itu, untuk perjalanan yang tergolong tidak terlalu jauh, kamu bisa menggunakan kereta api dengan harga yang biasanya lebih murah. Pilihan transportasi ini merupakan salah satu tips mudik yang terpenting saat membawa lansia.

3 dari 3 halaman

Membawa Makanan, Obat-Obatan, dan Beristirahat

3. Membawa Bekal Makanan yang Cukup

Tips mudik dengan lansia selanjutnya adalah membawa bekal makanan yang cukup. Membawa bekal makanan menjadi salah satu persiapan yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan energi.

Kamu juga harus memperhatikan makanan dan minuman apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi lansia terkait kondisi tubuhnya. Dengan memperhatikan nilai gizi dan kandungan pada makanan yang dibawa, maka akan semakin baik persiapan mudik.

Makanan sehat dan praktis seperti buah-buahan, salad, serta biskuit bisa kamu bawa dalam perjalanan mudik. Selain itu, air puith yang banyak juga harus dipersiapkan agar tidak dehidrasi.

4. Mempersiapkan Obat-obatan

Tips mudik dengan lansia selanjutnya adalah mempersiapkan obat-obatan. Terlepas dari menggunakan transportasi apapun kamu melakukan perjalanan mudik, obat-obatan tidak boleh lupa dibawa.

Apalagi bila lansia memiliki riwayat penyakit tertentu. Selain obat khusus, kamu juga bisa membawa obat-obatan umum seperti obat mual, obat pusing, obat diare, kotak p3k, serta minyak kayu putih selama perjalanan mudik.

Meskipun nantinya tidak digunakan, membawa obat-obatan bisa menjadi tips mudik dengan lansia yang penting demi menjamin kesehatan mereka selama di perjalanan. 

5. Banyak Beristirahat

Karena faktor usia dan fisik yang sudah tidak sekuat saat muda dulu, lansia harus banyak beristirahat. Waktu yang paling tepat untuk segera bersitirahat adalah setiap 2 jam perjalanan.

Berhentilah sejenak di pom bensin atau rest area setiap 2 jam untuk memulihkan tenaga. Dengan berjalan-jalan sebentar saat beristirahat dapat mengembalikan tenaga lansia dan kembali membuat mereka lebih relaks dalam perjalanan.