Sukses

Ramah Lingkungan, Wanita Ini Ciptakan Helm dari Daur Ulang Kertas

Liputan6.com, Jakarta Helm dirancang untuk melindungi tengkorak kepala dari bahaya benturan keras yang mampu mencederai organ otak. Tak sedikit juga orang yang acuh terhadap helm. Alasan seseorang tak memakai helm bermancam-macam, salah satunya adalah membawa helm terbilang tidak praktis dan mahal. 

Hal ini lah yang mendorong seorang wanita lulusan Pratt Institute of Design di New York untuk menciptakan helm yang menjawab keluhan masyarakat. Isis Shiffer adalah seorang desainer yang tinggal di New York ini memiliki ide membuat helm ramah lingkungan ini sejak studi di Tokyo.

Ia mencetuskan ide untuk dibuat helm yang terbuat dari bahan daur ulang bernama The EcoHelmet.

Setelah melakukan sejumlah penelitian, Shiffer mengembangkan EcoHelmet, sebuah helm dari kertas daur ulang yang tahan air, seperti yang Liputan6.com lansir dari Technical Brookly, Rabu (17/7/2019). Lapisan biodegradable pada helm ini bisa membuatnya tahan air selama tiga jam. Kertas daur ulang dibentuk seperti helm sepeda pada umumnya dan bisa dilipat rapi.

2 dari 2 halaman

Helm Ramah Lingkungan

Helm ini juga meliliki keunikan, meski hanya memiliki satu ukuran, helm ini bisa pas dipakai semua orang. Desain dari helm daur ulang ini seperti honeycomb yang bisa meredam benturan. Helm ini juga tahan air dan kuat selama tiga jam ketika cuaca sedang hujan. The EcoHelmet berbahan dasar 100% kertas daur ulang.

Helm ini juga telah diuji dan bisa meredam benturan. Helm ini juga bisa dilipat sehingga mudah untuk dibawa kemanapun dan nyaman dipakai. Pada mulanya, Shiffer sangat kesulitan untuk meyakinkan orang bahwa helm ini benar-benar mampu melindungi tengkorak kepala.

Namun kini The Ecohelmet menjadi sangat terkenal setelah mendapakan penghargaan James Dyson Award.

James Dyson Award yang disebut-sebut sebagai penghargaan tertinggi dibidang desain produk. Kini The Ecohelmet sudah kembangkan dan telah mendapatkan sertifikasi. Helm The Ecohelmet tersebut kini dijual dengan harga sekitar $ 5 atau sekitar Rp 69,8 ribu. The Ecohelmet diperjual belikan secara mudah di sebuah mesin seperti vending machine minuman.