Sukses

Tak Hanya Sebagai Hiasan, Balon Ini Juga Bisa Dijadikan Panel Surya

Liputan6.com, Jakarta Sebuah panel surya biasanya memiliki bentuk yang cukup standar baik di dalam negeri maupun luar negeri. Namun apa jadinya jika sebuah panel surya memiliki bentuk sebuah balon yang biasa dipasang saat ada pesta?

Dilansir Liputan6.com dari Designboom, Selasa (23/7/2019) di Abu Dhabi, terdapat sebuah kompetisi seni dengan generator. Salah satu yang menyita perhatian ialah proyek bernama 'solarCLOUD'.

Proyek untuk membuat sebuah karya seni dengan memanfaatkan sebuah generator atau pembangkit listrik dengan nama 'solarCLOUD' ini sendiri terletak di dekat pintu masuk kota Masdar, Abu Dhabi.

Dalam kompetisi tersebut, pihak produsen menempatkan lebih dari 1500 balon di ruangan publik untuk proyek 'solarCLOUD'. Seperti balon yang terisi oleh helium, 1500 balon tersebut bisa terbang pada siang hari. Namun kamu tak perlu khawatir jika balon tersebut akan meletus.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Dibuat seperti kanopi

1500 balon yang melayang di Kota Masdar tersebut tetap diikatkan pada permukaan tanah. Selain itu, bahan yang digunakan dalam membuat balon tersebut dilapisi dengan sebuah kain surya yang mampu memberi keteduhan di siang hari.

Bahkan, balon tersebut dapat menyerap energi matahari seperti cara kerja sebuah panel surya. Jika siang hari, balon-balon tersebut akan melayang memberi sebuah keteduhan. Menjelang malam, balon tersebut akan turun dengan perlahan. Saat malam hari, 1500 balon tersebut akan memberi sebuah pertunjukan seni cahaya dari energi matahari yang telah tersimpan.

3 dari 3 halaman

Membuat tenaga listrik baru

Kompetisi seni yang diadakan tersebut merupakan salah satu bentuk menghemat energi dan juga membuat sebuah tenaga listrik baru yang mudah diakses. Balon-balon dari solarCLOUD tersebut pun akan bergerak naik turun dengan sendirinya menyesuaikan dengan kondisi terbit hingga terbenamnya matahari.

Tentu saja pada posisi matahari berada di puncak, balon-balon tersebut juga akan naik di posisi tertinggi. Kemudian saat matahari terbenam, balon-balon tersebut pun mulai turun dengan lembut dan membentuk sebuah kanopi balon yang lebih rendah. Seiring dengan turunnya balon tersebut, mereka akan menciptakan cahaya-cahaya yang indah dengan sendirinya dari energi cahaya matahari yang tersimpan.

Bukan hanya untuk mencari energi listrik baru saja, akan tetapi proyek dari solarCLOUD juga memiliki misi lain. solarCLOUD dirancang pula untuk menghubungkan kembali masyarakat Kota Masdar dibawah kanopi balon dan pertunjukan cahaya balon.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.