Sukses

Ciri-Ciri Pohon Pisang dan Cara Merawatnya Agar Berbuah Besar

Liputan6.com, Jakarta Setiap makhluk hidup mempunyai identitasnya masing-masing guna membedakan antara satu dengan lainnya. Tak hanya manusia, hewan bahkan tumbuhan mempunyai cirinya masing-masing. Begitu juga dengan pisang, juga memiliki ciri-ciri pohon pisang.

Pisang merupakan tanaman yang bisa hidup di daerah tinggi maupun rendah. Hal ini menandakan bahwa tak sulit untuk membudidayakan pohon pisang. Selain itu, pohon pisang juga akan berkembang dan tumbuh dengan baik apabila mudah terkena sinar matahari.

Pohon pisang termasuk ke dalam kingdom plantae atau tanaman. Pohon pisang juga termasuk dalam Spermatophyta atau kelompok tanaman yang berbiji, walaupun sebenarnya pohon pisang tidak berkembang biak dengan biji melainkan tunas. Pohon pisang masuk ke dalam kelas tumbuhan berkeping satu atau monokotil.

Selain ciri-ciri pohon pisang tersebut, masih ada ciri-ciri pohon pisang yang khas lainnya. Memang, jika dilihat sekilas semua orang dapat memahaminya. Namun tak semua mengetahui maksud dan fungsi dari setiap bagian yang dimiliki pohon pisang.

Oleh karena itu, kali ini Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber membahas ciri-ciri pohon pisang, Jumat (25/10/2019).

2 dari 5 halaman

Ciri-ciri Pohon Pisang: Akar dan Batang

Akar

Layaknya tumbuhan lainnya, pisang juga memiliki ciri-ciri pohon pisang. Pisang merupakan tanaman monokotil, sehingga pohon pisang memiliki akar serabut dan tidak berakar tunggang. Akar tanaman ini memiliki warna kecokelatan.

Biasanya, akar ini akan tumbuh secara menyamping mendekati permukaan tanah. Pertumbuhan akar bergerak dan berkumpul kea rah samping pohon sepanjang 4-5 meter.

Hal inilah yang menyebabkan pohon pisang mudah sekali dicabut. Selain itu, akar pohon pisang tidak dapat meraih lebih dari dua meter di bawah permukaan tanah.

Batang

Pisang merupakan salah satu tanaman yang memiliki tinggi satu hingga tiga meter. Ciri-ciri pohon pisang berbentuk bulat silindris berlapis. Pohon pisang memiliki dua bagian batang, yaitu batang asli dan batang palsu atau batang semu.

Batang asli merupakan batang yang terdapat di pangkal batang, semuanya sama yang di mana posisinya tenggelam di bawah permukaan tanah. Sedangkan batang semu merupakan batang yang terdiri dari dari pelepah-pelepah daun, tegak, dan berdiri sangat kokoh di atas permukaan tanah.

Batang pada pohon pisang tidak memiliki kambium, sehingga batang pada pohon pisang lebih lunak daripada batang pohon lainnya seperti mangga. Di bagian bawah pohon ini ditumuhi tunas baru untuk memperbanyak jenis tanaman ini.

Pada batang palsunya akan membantu menutupi atau membentuk lapisan baru pada batang pisang. Untuk warna batang pada pohon pisang adalah hijau muda dengan lapisan kecokelatan.

3 dari 5 halaman

Ciri-ciri Pohon Pisang: Daun dan Bunga

Daun

Ciri-ciri pohon pisang selanjutnya adalah adanya daun yang berbentuk bulat agak lonjong memanjang dan melebar. Pada daun tulang pohon pisang terbentuk dari pelepah dengan bagian ujung tumpul dan bagian tepi merata.

Tak hanya batangnya saja yang mengandung air, pelepah daun pisang juga beromgga dan menyimpan kandungan air. Warna daun pada pohon pisang adalah hijau tua apabila sudah tua dan berawarna hijau muda apabila masih muda atau baru tumbuh.

Bunga

Pohon pisang memiliki bunga. Bunganya terletak di pangkal pohon untuk bunga betina, sedangkan di bagian tengah untuk bunga jantan. . Bunga pada pohon pisang ini juga biasa disebut dengan jantung pisang.

Ciri-ciri pohon pisang ini menandakan bahwa pisang merupakan kelompok dari bunga yang sempurna. Sebab memiliki dua alat reproduksi, yaitu bunga jantan dan bunga betina. Warnanya merah muda dengan adanya mahkota berwarna kekuning-kuningan dan berserabut halus dengan warna kehitaman.

4 dari 5 halaman

Ciri-ciri Pohon Pisang: Buah dan Nutrisinya

Buah

Terakhir dari ciri-ciri pohon pisang adalah bagian buahnya. Buah padapohon pisang tidak memiliki biji. Buahnya cenderung memiliki rasa yang manis. Namun ada juga beberapa jenis pisang yang memiliki biji dan rasanya sedikit asam.

Buah pisang yang belum matang berwarna hijau ketika belum matang dan berwana kekuningan ketika sudah matang. Buah pisang tersusun dari beberapa sisir dan satu tandan. Biasanya satu sisir diidi dengan empat hingga sepuluh (tergantung varietasnya).

Kandungan Nutrisi pada Buah Pisang

Hampir seluruh bagian dari pohon pisang memiliki manfaat. Begitu juga dengan buah pisang yang memiliki kandungan nutrisi baik untuk memenuhi kebutuhan gizi pada manusia.

Pada buah pisang terdapat kandungan zat besi, serat, vitamin A, vitamin B6, niacin, dan vitamin B3. Selain itu, ada juga sodium, vitamin C, kalium, potasium, folat, mangan, vitamin B12, magnesium, karbohidrat, protein, dan lain sebagainya.

5 dari 5 halaman

Cara Merawat Pohon Pisang

Meskipun pohon pisang mudah dibudidaya, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pohon pisang dapat tumbuh dengan baik. Kamu perlu memerhatikan wilayah penanaman pohon pisang. Pastikan untuk menanamnya di iklim tropis, baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah dengan ketinggian maksimal di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.

Perhatikan juga media tanamnya. Pohon pisang dapat tumbuh walaupun di tanah yang kurang subur. Namun, pada tanah yang baik adalah yang mengandung lempung dan sedikit kerikil dan diolah dengan baik. Hindari menanam di tanah yang tergenang dengan air.

Untuk pembibitan pohon pisang, ada dua cara untuk mendapatkan bibit yang berkualitas. Caranya, yaitu dengan oengambilan bibit dari anak-anak tanaman pisang dan bibit yang berupa tunas-tunas pada bonggol atau yang lebih dikenal dengan bit.

 

 

Loading
Artikel Selanjutnya
5 Olahan Jantung Pisang yang Wajib Dicoba, Menggugah Selera
Artikel Selanjutnya
5 Tingkat Kematangan Pisang, Ketahui Masing-Masing Manfaatnya