Sukses

8 Tempat Wisata di Jakarta Pusat yang Cocok untuk Liburan Keluarga

Liputan6.com, Jakarta Tempat wisata di Jakarta Pusat didominasi oleh monumen dan museum. Kamu bisa menikmati perjalanan sejarah dan budaya di berbagai tempat ini. Tentunya sangat cocok untuk dijadikan wisata edukasi bersama keluarga.

Sebagai Ibu Kota Indonesia, banyak gedung-gedung bersejarah yang dibangun di Jakarta Pusat. Berbagai koleksi di museum juga bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kamu. Tempat wisata di Jakarta Pusat sangat cocok untuk menenangkan pikiran.

Tempat wisata di Jakarta Pusat bisa dikunjungi bersama keluarga. Selain mengunjungi monumen dan museum, kamu juga bisa berkunjung ke pasar untuk berbelanja dan menikmati kuliner yang enak. Kamu tinggal pilih wisata seperti apa yang kamu inginkan.

Berikut Liputan6.com rangkum tentang tempat wisata di Jakarta Pusat dari berbagai sumber, Selasa (19/11/2019).

2 dari 5 halaman

Tempat Wisata di Jakarta Pusat

Monumen Nasional

Tempat wisata di Jakarta Pusat yang pertama tentunya adalah Monumen Nasional, atau yang lebih dikenal dengan nama Monas. Monas merupakan salah satu ikon di Jakarta.

Bangunan setinggi 32 meter tersebut awalnya dibangun untuk mengenang para pahlawan yang telah berjasa melawan para penjajah. Monas memiliki mahkota lidah api yang terbuat dari lapisan emas murni.

Monas dibangun pada tanggal 17 Agustus tahun 1961 di era Presiden Soekarno. Monas selesai dan diresmikan pada tanggal 16 Juli 1975 dan masih kokoh hingga saat ini.

Tiket masuk Monas bisa dibeli dengan harga Rp 30.000. Dengan tiket tersebut kalian bisa mengunjungi museum di dalamnya atau melihat Jakarta dari atas Monas. Kamu juga bisa mempelajari sejarah bangsa Indonesia di wisata murah Jakarta satu ini.

Monas buka setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga pukul 3 sore. Namun, setiap hari Senin terakhir di setiap bulannya, pelayanan akan ditutup untuk umum.

Kawasan Kota Tua Jakarta

Tempat wisata di Jakarta Pusat selanjutnya adalah Kawasan Kota Tua Jakarta. Selain tempat nongkrong, Kota Tua juga menjadi salah satu destinasi yang sering dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Ketika berkunjung ke Jakarta jangan lupa mampir ke Kota Tua, selain tempatnya bagus untuk berfoto, kota tua juga sarat akan nilai sejarah.

Kota Tua terletak di Jakarta Pusat, wilayah utara. Waktu yang pas untuk datang ke tempat tersebut adalah menjelang sore.

Di kawasan Kota Tua Jakarta, berdiri cukup banyak bangunan bersejarah. Sebut aja Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, hingga Museum Bank Mandiri.

Mendatangi Kawasan Kota Tua, kamu bisa berkunjung ke banyak museum. Wajar kalau salah satu tempat wisata di Jakarta Pusat ini menjadi tujuan hemat dan praktis untuk wisata edukasi. Hanya dengan Rp 2.000-Rp 5.000 per orang, kamu sudah bisa mendapatkan tiket masuk ke maisng-masing museum yang terdapat di Kawasan Kota Tua Jakarta ini.

3 dari 5 halaman

Tempat Wisata di Jakarta Pusat

Masjid Istiqlal

Selanjutnya, ada Masjid Istiqlal yang berlokasi di Jakarta Pusat yang merupakan tempat ibadah umat Islam yang juga berfungsi sebagai wisata religi yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan luar negeri yang beragama Islam.

Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas sekitar 200,000 orang, menara setinggi 90 meter, dan diameter kubah selebar 45 meter. Banyak wisatawan asing yang suka datang ke Masjid Istiqlal dengan tujuan mempelajari Islam. Tempat wisata di Jakarta Pusat ini selalu ramai.

Gereja Katedral

Tempat wisata di Jakarta Pusat selanjutnya adalah Gereja Katedral. Gereja Katedral yang beralamat di Jalan Katedral no 7B, Jakarta Pusat ini terkenal karena desainnya yang bergaya eropa pada masa lalu.

Selain terbuka untuk umatnya, Gereja Katedral juga terbuka bagi siapa saja yang ingin mengunjungi. Banyak wisatawan, dan rombongan anak sekolah yang datang berkunjung ke gereja yang memiliki suasana tenang dan damai ini. Gereja Katedral sangat terawat dengan baik, membuatnya menjadi salah satu tempat wisata di Jakarta Pusat dengan bangunan yang paling indah.

4 dari 5 halaman

Tempat Wisata di Jakarta Pusat

Museum Nasional

Mengunjungi museum memang dapat menjadi pilihan tempat wisata di Jakarta Pusat yang mendidik. Salah satu museum yang bisa kamu kunjungi adalah Museum Nasional. Kamu akan diperkenalkan 160 ribu benda-benda yang punya nilai sejarah. Mulai dari koleksi prasejarah, arkeologi masa klasik atau Hindu-Buddha, hingga warisan budaya dan sejarah lainnya.

Walau dinamakan Museum Nasional, museum ini juga dikenal dengan nama Museum Gajah. Untuk masuk ke Museum Nasional. Kamu hanya perlu merogoh kocek Rp 2.000 hingga Rp 10.000 saja.

Museum Nasional terletak di Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Kota Jakarta Pusat, Jakarta. Buka dari Selasa–Jumat pukul 08.00–16.00 WIB dan Sabtu–Minggu pukul 08.00–17.00 WIB.

Planetarium

Tempat wisata di Jakarta Pusat selanjutnya adalah Planetarium. Planetarium terletak di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Tempat ini merupakan salah satu wahana simulasi langit.

Harga tiket masuk ke planetarium dibanderol sekitar Rp 7.000 saja untuk orang dewasa dan Rp 3.500 untuk anak-anak. Jam operasional planetarium buka pukul 09.00 WIB dan tutup pukul 13.00 WIB.

5 dari 5 halaman

Tempat Wisata di Jakarta Pusat

Pasar Tanah Abang

Tempat wisata di Jakarta Pusat ini adalah surga bagi kamu yang suka belanja. Bahkan tempat ini sudah terkenal hingga mancanegara, khususnya Malaysia.

Pasar Tanah Abang menyediakan barang grosir dan eceran. Kalau beruntung kamu bisa menemukan barang yang kalian butuhkan dengan harga yang sangat murah.

Kuliner Pecenongan

Sejak puluhan tahun lalu, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, sudah menjadi pusat wisata kuliner malam. Kamu bisa menjumpai deretan tenda di sisi kiri dan kanan jalan yang menjual berbagai jenis masakan, mulai dari nasi goreng, hidangan laut, babi, sayuran, es campur, bubur ayam, hingga martabak manis di Jalan Pecenongan ini.

Kawasan wisata kuliner ini mulai hidup ketika matahari mulai tenggelam, sekitar pukul 6 sore hingga pukul 2 malam. 3 Hidangan yang paling populer di kawasan ini adalah hidangan laut, babi, dan martabak. Konon katanya Jalan Pecenongan adalah awal mula menjamurnya warung tenda di tempat lain.

Loading
Artikel Selanjutnya
10 Tempat Wisata di Jakarta Barat, Banyak Peninggalan Sejarah