Sukses

9 Ciri-Ciri Orang Berbohong Lewat SMS, Kenali Tandanya

Liputan6.com, Jakarta Ciri-ciri orang berbohong lewat sms atau pesan teks dapat dilihat dari beberapa sisi. Berkirim pesan seharusnya memudahkan seseorang untuk berbohong. Tidak ada yang bisa melihat bahasa tubuh, raut wajah, atau tindakan saat berbohong melalui pesan teks.

Kamu mungkin merasa kesulitan untuk mengetahui ciri-ciri orang berbohong lewat sms. Meskipun berkirim pesan dapat membuat seseorang lebih baik dalam beberapa hal, termasuk berbohong. Ciri-ciri orang berbohong lewat sms juga bisa dikenali. Kata-kata yang digunakan orang dan cara mereka mengungkapkannya juga bisa menunjukkan kapan mereka kurang jujur.

Kamu mungkin perlu medeteksi kebohongan teman, pacar, atau gebetan lewat pesan yang dikirimkannya. Beberapa frase umum dapat menunjukkan ciri-ciri orang berbohong lewat sms.

Tiap poin dalam ciri-ciri orang berbohong lewat sms tidak berarti setiap kali kamu mendapatkan salah satu dari ciri ini seseorang telah berbohong kepadamu. Tetapi ketika kamu menemukan banyak kecocokan dari ciri-ciri orang berbohong lewat sms ini, kamu perlu mewaspadainya.

Berikut ciri-ciri orang berbohong lewat sms yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (24/11/2019).

2 dari 5 halaman

Ciri-Ciri Orang Berbohong Lewat SMS

Menggunakan kata-kata yang menggantung

Seorang pembohong akan cenderung menggunakan kata-kata yang mengungkapkan probabilitas dan tidak percaya diri agar tidak berbicara yang sesungguhnya. Dia mungkin tidak ingin menyakitimu, tetapi dia juga tidak ingin melakukan apa yang kamu minta.

Misalnya, seseorang akan menggunakan kata-kata seperti "mungkin," "coba," dan "lihat saja nanti".

Mengulang kembali informasi

Meyakinkan kembali bisa menjadi ciri-ciri orang berbohong lewat sms. Seseorang akan mengulangi kebohongan berulang-ulang sampai kamu mempercayainya. Dia akan mengulang informasi yang dia sendiri tahu kamu sudah mengetahuinya.

3 dari 5 halaman

Ciri-Ciri Orang Berbohong Lewat SMS

Mengindari frase orang pertama

Scienceofpeople mengungkapkan bahwa ketika seseorang jujur, mereka akan merujuk diri mereka sebagai orang pertama dan secara halus menyatakan kepemilikan sebuah pernyataan. Pembohong sering menghilangkan diri dari cerita dengan merujuk diri mereka lebih sedikit ketika membuat pernyataan yang menipu.

Mereka akan menghindari penggunaan kata ganti seperti "Aku," "milikku" dan "diriku." Orang yang berbohong cenderung mengatakan pernyataan yang tidak mewakili sikap atau pengalaman mereka yang sebenarnya.

Mengatakan yang tidak penting dan menghindari yang penting

Pembohong sangat ingin meyakinkanmu bahwa mereka mengatakan yang sebenarnya dan akan mencoba menambahkan detail untuk membuat cerita mereka lebih bisa dipercaya. Jika seseorang berbohong, mereka cenderung memberikan informasi tidak penting tanpa diminta.

Jika kamu cermat kamu akan memperhatikan bahwa ada sesuatu yang hilang. Kamu bisa mengajukan pertanyaan tentang detail tidak penting itu untuk melihat apakah steatmentnya masih sama.

4 dari 5 halaman

Ciri-Ciri Orang Berbohong Lewat SMS

Lama membalas pesan

Sebuah studi dari Universitas Brigham Young mengungkapkan bahwa mungkin sebenarnya ada cara yang sangat mudah untuk menemukan ketidakjujuran melalui teks, atau segala jenis pesan digital. Sama seperti dengan tatap muka, sering kali ada jeda tepat sebelum kepalsuan disampaikan.

Tapi, Tom Meservy, seorang peneliti yang bekerja pada penelitian ini, mengatakan hasil ini tidak berarti bahwa setiap kali seseorang tidak langsung membalas merupakan pembohong.

Mengalihkan pembicaraan

Saat orang berusaha jawaban sebenarnya dari pertanyaanmu, sebelum otak mereka membocorkan kebenaran, mereka biasanya akan mengajukan pertanyaan dalam pertanyaan untuk membicarakan sesuatu yang tidak berhubungan. Dia mungkin akan berkali-kali membelokkan pertanyaan-pertanyaan sulit dengan pertanyaan lain atau dengan mengubah topik pembicaraan sepenuhnya.

Penyembunyian adalah jenis kebohongan. Cara ini lebih mudah untuk melewatkan jawaban saat mengirim pesan. Dalam kasus lain, seseorang mungkin hanya mengubah topik dan kembali ke percakapan sebelumnya, berharap tidak ada yang memperhatikan tidak adanya jawaban langsung.

5 dari 5 halaman

Ciri-Ciri Orang Berbohong Lewat SMS

Terlalu menekankan kepercayaan

Para pembohong sering terlalu menekankan kebenaran dengan menambahkan kata-kata atau frasa pada pernyataan yang dimaksudkan untuk membuatnya terdengar lebih meyakinkan. Namun, efek yang sebenarnya bisa sebaliknya.

Dengan menambahkan frasa yang menekankan bahwa mereka mengatakan yang sebenarnya, ia kehilangan kredibilitas dan melemahkan argumen. Frasa ini seperti "Sejujurnya", "Percayalah padaku", atau "Faktanya adalah".

Menghindari jawaban langsung

Orang mungkin juga berusaha menghindari kebenaran dengan menyiratkan jawaban, daripada memberikan bantahan langsung. Misalnya, ketika dihadapkan pada sesuatu, mereka mungkin menjawab dengan pernyataan "Masa sih aku begitu" atau "Aku enggak akan seperti itu".

Indikasi penipuan lainnya adalah menggunakan kata-kata yang tidak perlu dalam sebuah pernyataan yang membuat maknanya kurang jelas. Misalnya, pernyataan yang seharusnya "Aku tidak melihatnya" mungkin dikatakan sebagai "Aku tidak benar-benar melihatnya."

Menyalahkan lawan bicara

Seseorang yang berbohong akan dengan cepat beralih ke mode pertahanan ketika ditanyai. Beberapa pembohong melakukannya untuk membuat kita merasa bersalah dan berhenti mengajukan pertanyaan yang tidak mereka sukai. Mereka mungkin mengatakan hal-hal seperti, "Kamu meragukan aku?" atau "Kenapa kamu berpikir seperti itu padaku?".

Orang yang jujur cenderung hanya berasumsi mereka akan dipercaya dan biasanya tidak tersinggung jika ditanyai pertanyaan lanjutan atau untuk bukti tambahan.

Loading