Sukses

Suka Dengar Suara Azan, Nenek 85 Tahun Ini Putuskan Jadi Mualaf

Liputan6.com, Jakarta Memilih menjadi seorang Muslim di usia emas merupakan salah satu nikmat yang dikaruniakan oleh Allah SWT kepada hambanya yang terpilih. Ada banyak alasan mengapa seseorang memutuskan untuk memeluk agama Islam atau menjadi mualaf. Mulai dari karena pernikahan, belajar dan menemukan secara keilmuan atau karena mendapatkan hidayah. 

Niat berpindah ke agama Islam ini ternyata tak hanya dialami oleh orang yang masih muda, tetapi juga dialami oleh orang yang sudah berusia lanjut. Seperti yang dirasakan seorang wanita yang berdomisili di Inggris ini. Wanita yang sudah tak lagi muda ini atau tepatnya berusia 85 tahun memutuskan untuk menjadi mualaf.

Setelah memutuskan masuk Islam, wanita yang awalnya memiliki nama Maria Revert ini mengubah namanya menjadi Mariam. Ia pun juga menceritakan bagaimana awal mulanya memeluk agama Islam. Wanita bermata indah itu pun membagikan kisahnya lewat Instagram @mariam_revert.

Di media sosial itulah dirinya membagikan momen dirinya belajar mengenal Islam dan menceritakan bagaimana dirinya akhirnya menjadi mualaf dibantu seorang teman.

2 dari 3 halaman

Sempat Takut Tak Diterima Umat Muslim Lain

Mariam Revert menceritakan pengalamannya saat masuk Islam melalui akun Instagram @mariam_revert. Dalam unggahannya tampak video pertama kalinya Mariam mengucap dua kalimat syahadat di Redbridge Islamic Center (RIC), Inggris pada 19 Desember 2019 lalu, dikutip dari borakdaily oleh Liputan6.com, Kamis (14/5/2020).

Menurut Mariam, saat itu ia ingin mengunjungi masjid dan nekat ke sana seorang diri. Begitu sampai di masjid, tiba-tiba kakinya terasa seperti tidak bisa bergerak. Hal itu lantaran dirinya merasa takut jika tidak diterima oleh umat Islam yang lain.

Namun akhirnya Mariam menemui seorang wanita Muslim di sana. Ia pun masuk dan melihat apa yang sedang muslim lakukan di dalam masjid. Wanita itu pun memberi penjelasan tentang apa yang sedang dilakukan di dalam masjid.

Wanita itu kemudian menjelaskan mengapa semua umat Islam duduk dan salat menghadap ke arah Kakbah. Setelah memperhatikan dan merasakan pengalaman berada di dalam masjid, Mariam bertanya bagaimana jika ia hendak menjadi seorang Muslim. Mariam diberitahu untuk mengucap dua kalimah syahadat.

3 dari 3 halaman

Suka dengan Suara Azan

Mariam akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat dalam bahasa Inggris dan Arab. Ia dibantu oleh seorang ustaz dan beberapa wanita lainnya. 

Mariam diketahui hidup seorang diri dan tidak mempunyai keluarga sejak dilahirkan. Meskipun tidak mendapat kasih sayang dari seorang ibu dan ayah, Mariam adalah orang yang pekerja keras.

Dari laman Instagram miliknya, ia kini tengah rajin belajar bahasa Arab dan menghafal ayat-ayat suci yang terkandung dalam Al Quran. Selain itu, hari-harinya dihabiskan berada di masjid.

Mariam akui jika dirinya sangat menyukai suara merdu azan. Ia juga gemar menghadiri salat secara berjamaah di masjid walaupun berada di usia yang tak lagi muda.

View this post on Instagram

🌸I BEAR WITNESS THAT MUHAMMAD (SAW) IS THE MESSENGER OF ALLAH🌸 Swipe and turn speaker on —> . *************SERIOUS MESSAGE************ . Mariam loves to HEAR the beautiful Adhan. She loves attending Jummah prayers at the masjid so she can HEAR the imam “sing”. 🔉💓 Don’t we all? . . ...But what if you were DEAF?🔇 . In the month that it was revealed, let us help our deaf brothers and sisters understand the Quran. Let us support Al-Isharah to convey the message of the Quran through British Sign Language. . www.alisharah.com/donate . . . . . #bsl #alisharah #deaf #hardofhearing #deafmuslims #islam #unity #quran #savealisharah #shahadah #laillahaillallah #britishsignlanguage #revert #muslim #nevertoolate #unity

A post shared by 🌸Mariam (was Maria)🌸 (@mariam_revert) on