Sukses

Emosi Ajari Anak Belajar Matematika, Pria Ini Kena Serangan Jantung

Liputan6.com, Jakarta Bagi sebagian besar siswa, mata pelajaran matematika tak jarang menjadi momok yang menakutkan. Beberapa di antaranya menganggap jika matematika sebagai mata pelajaran yang sulit bahkan membosankan.

Mata pelajaran yang identik dengan angka dan rumus tersebut terkadang menjadi pelajaran yang sulit untuk dipelajari. Tak hanya bagi pelajar, bagi para orang tua pun, mengajari anak-anaknya mata pelajaran matematika membutuhkan kesabaran dan tenaga yang ekstra.

Jika tak sabar saat mengajari buah hatinya, hal tak menegenakan pun terjadi. Seperti apa yang dialami oleh pria satu ini. Pria yang merupakan ayah seorang siswa ini merasa sangat frustrasi.

Lantaran kesulitan dan membantu putranya belajar matematika, dirinya terkena serangan jantung. Pria yang diketahui bernama Liu ini memang kerap mengalami sakit dan nyeri di bagian dada setiap kali bingung.

2 dari 3 halaman

Sakit Saat Menjelaskan Soal Matematika

Dilansir dari Oddity Central oleh Liputan6.com, Kamis (8/10/2020) pria asal Tiongkok bermarga Liu ini harus menghadapi putranya yang kesulitan memahami soal matematika. Lantaran frustasi menjelaskan mata pelajaran kelas 3 tersebut, pria berusia 45 tahun ini pun mendadak serangan jantung.

Insiden yang terjadi pada September 2020 lalu tersebut, Liu membantu putranya mengerjakan tugas matematika. Ia mengatakan akan terus mengulangi pertanyaan yang sama kepada putranya yang belum berhasil memberikan jawaban.

Tiba-tiba, Liu merasakan nyeri di bagian dada. Nyeri tersebut terasa sangat hebat hingga ia mengalami sesak napas. Sadar ada sesuatu yang salah dengan tubuhnya, pria ini langsung melapor ke Rumah Sakit di Shenzhen keesokan harinya di mana Liu mulai kejang dan mulutnya berbusa sebelum ia pingsan.

3 dari 3 halaman

Dipicu karena Emosi

Liu beruntung karena petugas medis datang tepat waktu dan bisa menyelamatkan nyawanya. Pemeriksaan medis mengungkapkan jika Liu menderita infark miokard. Kondisi tersebut membuat arteri koroner utama Liu hampir sepenuhnya tersumbat sehingga memutus aliran darah ke jantung.

Dokter yang menanganinya mengatakan, bahwa kondisi Liu tersebut dipicu oleh emosi. Kemungkinan karena rasa frustrasi ketika ia mengajarkan matematika pada putranya. Kegelisahan yang dialami Liu menyebabkan tekanan darahnya melonjak yang pada gilirannya merusak pembuluh darah dan jantung.

Melalui operasi darurat dan penanganan yang tepat waktu, Liu berhasil diselamatkan. Saat ini, pria berusia 45 tahun itu masih menjalani pemulihan di rumah sakit, dikutip dari Oddity Central.