Sukses

6 Tips Memilih dan Menyimpan Tempe Agar Tahan Lama

Liputan6.com, Jakarta Tips memilih dan menyimpan tempe perlu diperhatikan agar awet. Apalagi, sajian murah meriah tinggi gizi ini mudah didapat dan juga bisa diolah jadi berbagai pilihan menu makanan yang menggugah selera.

Memilih tempe yang berkualitas dan menyimpannya dengan benar tentu sudah menjadi hal wajib yang harus dilakukan. Umumnya, makanan berbahan baku kacang kedelai ini memang harus cepat diolah.

Jika dibiarkan terlalu lama, maka akan basi dan rasanya berubah. Kamu perlu menyimpannya dengan beberapa trik sederhana agar tempe tidak cepat basi.

Tips memilih dan menyimpan tempe harus diperhatikan sejak kamu membelinya. Kamu harus memperhatikan tampilan dan juga aroma tempe agar mendapatkan yang terbaik. Jangan sampai kamu membeli tempe yang kurang berkualitas dan malah cepat basi saat disimpan nantinya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (20/10/2020) tentang tips memilih dan menyimpan tempe.

2 dari 4 halaman

Tips Memilih dan Menyimpan Tempe

Perhatikan Tampilan

Tips memilih tempe yang pertama adalah memperhatikan tampilannya terlebih dahulu. Pilih tempe yang diselimuti serabut putih, jangan tempe yang serabut putihnya sudah berubah warna. Tempe yang masih segar biasanya memiliki serabut yang bersih. Hal ini juga menandai tempe sudah matang.

Jamur putih bertekstur halus di permukaannya menandakan bahwa tempe masih dalam keadaan segar. Meski tempe yang telah diselubungi dengan jamur abu-abu masih dapat dikonsumsi, namun daya tahannya tidak sekuat tempe berwarna putih bersih.

Pilih yang Masih Hangat

Saat disentuh, tempe segar terasa akan hangat di tangan. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang masih aktif di permukaan tempe.

Selain itu, tempe telah matang sempurna jika kondisinya padat dan setiap bijinya rapat. Kedelai yang masih tampak tidak padat adalah tanda belum matang dan jika diolah biasanya mudah hancur.

 

3 dari 4 halaman

Tips Memilih dan Menyimpan Tempe

Cium Aromanya

Selain itu, kamu juga bisa menerapkan tips memilih tempe dengan mencium aromanya terlebih dahulu. Umumnya, tempe yang masih segar memiliki aroma harum kedelai fermentasi yang khas, sedangkan tempe busuk memiliki aroma yang terkesan apek saat baunya dicium. Jangan membeli tempe yang berbau menyengat, berlendir dan serabutnya tidak lagi segar.

Beli Tempe Mentah

Saat membeli tempe yang berkualitas baik, kamu sebaiknya memilih tempe mentah jika ingin menyimpannya lebih lama. Jika ingin disimpan dalam waktu agak lama, beli saja tempe mentah.

Tempe mentah biasanya masih dalam bentuk biji-biji kedelai yang terpisah alias belum menggumpal. Umumnya dijual dalam bungkus plastik atau daun pisang. Letakkan mendatar dan tempe akan terbentuk sendiri. Sebaiknya simpan tempe mentah di suhu ruang agar proses fermentasi tidak terhambat.

4 dari 4 halaman

Tips Memilih dan Menyimpan Tempe

Bumbui

Jika kamu ingin menggoreng tempe untuk nanti sore sedangkan tempe hanya dijual pagi hari, cara mempertahankan kesegarannya adalah dengan membumbui tempe. Haluskan bawang putih dan garam secukupnya kemudian larutkan dengan sedikit air.

Bawang putih dan garam adalah bahan pengawet alami. Setelah dibumbui, tata rapi di dalam wadah tertutup. Maka tempe yang akan kamu gunakan nanti sore bisa tetap awet dan enak dikonsumsi.

Tempe bisa disimpan dalam keadaan dibumbui tapi tidak direbus atau dimasak terlebih dulu. Tempe cukup dipotong sesuai selera kemudian dibumbui. Simpan di dalam wadah tertutup dan masukkan ke dalam lemari es.

Letakkan di Dalam Kulkas

Cara menyimpan tempe agar tahan lama yang paling mudah tentunya adalah menyimpannya di dalam kulkas. Untuk menyimpan tempe, biarkan tempe dalam keadaan utuh, masukkan ke dalam plastik tertutup kemudian masukkan ke dalam lemari es bagian luar (bukan freezer).

Jika tempe yang dibeli masih hangat, angin-anginkan dulu hingga dingin, baru disimpan di dalam wadah kotak. Alangkah baiknya untuk membiarkan tempe dalam keadaan utuh dan tidak perlu dipotong jika belum akan dimasak. Kamu juga bisa membungkus tempe dengan daun pisang atau kertas untuk menjaga kelembapan permukaan tempe.

Itulah beberapa tips memilih dan menyimpan tempe agar tahan lama. Kamu bisa menerapkan cara-cara tersebut saat ingin membeli tempe nantinya.