Sukses

Viral Pertandingan Catur Dewa Kipas VS GM Irene, Respon GothamChess Jadi Sorotan

Liputan6.com, Jakarta Beberapa waktu ini, linimasa Twitter tengah diramaikan dengan polemik antara Dewa_Kipas alias Dadang Subur dengan pemilik akun GothamChess alias Levy Rozman. Masalah berawal dari pertandingan catur antara Dewa Kipas dan GothamChess di Chess.com, ketika Dewa Kipas keluar sebagai pemenang, tiba-tiba saja akunnya diblokir oleh Chess.com karena dianggap telah melakukan pelanggaran.

Kemudian situasi diperkeruh dengan pernyataan dari Ali Akbar, putra dari Dadang Subur yang menyatakan bahwa akun ayahnya diblokir karena dilaporkan secara massal dan dituduh tidak sportif oleh fans GothamChess. Hal ini pun kemudian menyulut kemarahan warganet Indonesia. Polemik pun berjalan panjang dan alot bahkan Levy Rozman menuai banyak kecaman di media sosial.

Akhirnya buntut dari polemik ini, Dadang Subur menjawab tantangan untuk bermain catur dari seorang Grand Master Wanita Catur Indonesia, yakni Irene Sukandar. Pertandingan catur antara Dadang dan Irene pun disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Deddy Corbuzier yang ditonton hingga 1,25 juta orang.

Kendati keluar dengan hasil 3-0 yang dimenangkan oleh GM Irene, Dadang Subur tidak pulang dengan tangan kosong. Ia tetap mendapatkan hadiah uang senilai Rp100 juta.

Sontak hal ini pun turut menarik perhatian dari GothamChess, respon dari pria asal Amerika tersebut pun jadi sorotan warganet. Berikut ulasan selengkapnya dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Selasa (23/3/2021).

2 dari 3 halaman

Respon GothamChess

Pertandingan antara WGM Irene Sukandar dan Dewa Kipas alias Dadang Subur disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Deddy Corbuzier. Pertandingan tersebut pun turut disaksikan oleh GothamChess yang selama ini berseteru dengan pihak Dewa Kipas.

Melalui akun Twitternya pada Senin (22/3/2021), GothamChess memberikan respon yang kemudian jadi sorotan warganet. "Jadi @irene_sukandar berhasil mengalahkan Dewa_Kipas dengan skor 3-0. Akurasinya selama bermain kurang dari 40%. Serta ada satu juta orang yang menonton," ungkap Rozman Levy.

"Sisi baiknya, catur dapat menjadi populer, orang yang bermain curang tentu akan ketahuan. Sisi buruknya, dia (Dadang Subur) memenangkan uang senilai $7.000 dan dipanggil sebagai pemberani padahal ia tidak mau mengakui kenyataannya," tambah Rozman Levy.

3 dari 3 halaman

Respon warganet

Hal ini pun turut menuai beragam respon dari warganet Twitter. Ada yang kemudian minta maaf kepada Rozman Levy, ada pula orang-orang yang tetap keukeuh untuk membela Dadang Subur.

"Jauh bro, dari match 1 opening Caro Kann Dewa Kipas aja udah keliatan dari situ tinggal tunggu waktu di gangbang Irene. Rating 2200+ amat jarang bisa kalah 1 perwira dan bahkan kena ster sebom di match 4 :))," tulis akun @EvanNatha9.

"Gak masalah dengan kanalmu, karena yang menghadapi Dewa Kipas adalah GM Irene, ia jelas memiliki skill lebih darimu, coba saja kau kalahkan Dewa Kipas di pertandingan offline, Levy. Dewa Kipas tidak perlu minta maaf kepadamu," tulis akun @Boywhocantbemov.

"Jadi siapa sebenarnya yang menang disini? Dewa Kipas mendapatkan $7.000 untuk curang melawanmu dan ia bahkan mendapatkan kesempatan untuk bermain dengan Irene. Pemain rendahan sepertiku hanya bisa memimpikan hal tersebut," tulis akun @1CommonMan_.

"Tak usah khawatir Levy, kau mendapatkan rasa hormat dari kami, segenap warganet Indonesia. Kami akhirnya tau kebernarannya dan benar-benar minta maaf atas kecaman yang telah kami berikan. Mari kita buat catur lebih hebat lagi, kau bisa membuat pertandingan catur yang melibatkan para pecatur Indonesia, aku harap kau mendapatkan keuntungan dari kasus ini, God Bless!" tulis akun @Dapiitt.