Sukses

10 Penyebab Sakit Pinggang, Ketahui Pemicu Umumnya

Liputan6.com, Jakarta Penyebab sakit pinggang bisa dipicu banyak faktor. Sakit pinggang sering terasa di bagian punggung bagian bawah. Penyebab Sakit Pinggang dapat terjadi akibat cedera, aktivitas, dan beberapa kondisi medis.

Penyebab sakit pinggang bisa menghambat aktivitas sehari-hari. Sakit pinggang dapat dikategorikan sebagai akut, subakut atau kronis. Penyebab sakit pinggang bisa menjadi tidak nyaman dan melemahkan.

Penyebab sakit punggung terkadang dianggap mekanis, organik, atau idiopatik. Nyeri punggung bawah lebih mungkin terjadi pada individu yang berusia antara 30 dan 50. Hal ini sebagian disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia.

Meski begitu, penyebab sakit pinggang dapat menyerang orang dari segala usia, karena alasan yang berbeda. Berikut penyebab sakit pinggang, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis(29/4/2021).

2 dari 9 halaman

Terkilir dan tegang

Keseleo ligamen dan otot atau tendon yang terkilir adalah penyebab sakit pinggang yang paling umum. Mereka sering dikaitkan dengan penggunaan otot atau ligamen yang berlebihan. Sebuah keseleo punggung atau strain dapat terjadi tiba-tiba, atau dapat berkembang secara perlahan dari waktu ke waktu dari gerakan berulang.

Ketegangan terjadi saat otot diregangkan terlalu jauh dan robek, sehingga merusak otot itu sendiri. Terkilir terjadi ketika peregangan berlebihan dan robekan memengaruhi ligamen, yang menghubungkan tulang. Penyebab umum terkilir dan ketegangan meliputi:

- Mengangkat benda berat, atau memelintir tulang belakang sambil mengangkat

- Gerakan tiba-tiba yang menyebabkan terlalu banyak tekanan pada punggung bawah, seperti jatuh

- Postur tubuh yang buruk dari waktu ke waktu

- Cedera olahraga, terutama dalam olahraga yang melibatkan gerakan memutar atau benturan besar

3 dari 9 halaman

Saraf terjepit

Saraf terjepit atau dalam istilah medis disebut hernia nukleus pulposus (HNP) terjadi akibat cakram yang rusak dan memberikan tekanan pada seluruh sumsum tulang belakang atau pada saraf yang ada. Akibatnya, hernia dapat memberikan rasa nyeri pada area cakram yang menonjol dan juga area tubuh yang dikendalikan oleh saraf tersebut.

HNP paling sering terjadi di punggung bawah atau pinggang tetapi juga bisa terjadi pada tulang belakang leher. Cedera cakram biasanya terjadi tiba-tiba setelah mengangkat sesuatu atau memutar punggung. Tidak seperti ketegangan punggung, nyeri akibat cedera cakram biasanya berlangsung lebih dari 72 jam.

4 dari 9 halaman

Stenosis tulang belakang

Stenosis tulang belakang adalah saat tulang belakang menyempit, memberi tekanan pada sumsum tulang belakang dan saraf tulang belakang. Stenosis tulang belakang paling sering terjadi karena degenerasi cakram di antara tulang belakang. Hasilnya adalah kompresi akar saraf atau sumsum tulang belakang oleh tulang taji atau jaringan lunak, seperti cakram.

Tekanan pada saraf tulang belakang menyebabkan gejala seperti mati rasa, kram, dan kelemahan. Stenosis tulang belakang dapat terjadi pada tulang belakang atas (leher rahim) dan tulang belakang lumbar (pinggang), tetapi stenosis tulang belakang lumbal lebih sering terjadi.

5 dari 9 halaman

Penyebab sakit pinggang

Linu panggul

Linu panggul dapat terjadi bersama HNP jika diskus menekan saraf skiatika. Saraf skiatik menghubungkan tulang belakang ke kaki. ALinu panggul adalah cara orang awam merujuk pada rasa sakit yang menjalar ke kaki dari punggung bawah. kibatnya, linu panggul bisa menyebabkan nyeri pada tungkai dan kaki. Nyeri ini biasanya terasa seperti terbakar, atau kesemutan.

Penyakit cakram degeneratif

Saat lahir, cakram intervertebralis penuh dengan air dan paling sehat. Seiring bertambahnya usia orang, cakram kehilangan hidrasi dan aus. Saat cakram kehilangan hidrasi, ia juga tidak dapat menahan gaya, dan mentransfer gaya ke dinding cakram yang dapat menyebabkan robekan dan menyebabkan rasa sakit atau melemah yang dapat menyebabkan herniasi. Diskus juga bisa roboh dan menyebabkan stenosis.

6 dari 9 halaman

Kelengkungan tulang belakang yang tidak normal

Tulang belakang yang normal menyerupai huruf S yang melengkung lembut jika dilihat dari samping. Kurva abnormal meliputi skoliosis, lordosis, dan kifosis. Skoliosis terjadi ketika tulang belakang melengkung dari sisi ke sisi, seringkali berbentuk C.

Lordosis terjadi ketika tulang belakang melengkung terlalu jauh ke dalam di punggung bawah. Sementara kifosis terjadi ketika tulang belakang membulat secara tidak normal di punggung atas.

7 dari 9 halaman

Radang sendi

Radang sendi atau arthritis juga bisa menjadi penyebab sakit pinggang. Ada lebih dari 100 jenis radang sendi, banyak di antaranya dapat menyebabkan nyeri pinggang. Jenis yang paling umum termasuk osteoartritis, rheumatoid arthritis, dan ankylosing spondylitis.

Osteoartritis diakibatkan oleh keausan pada disc dan facet joint. Ini menyebabkan rasa sakit, peradangan, ketidakstabilan, dan stenosis ke tingkat yang bervariasi. Spondylolisthesis terjadi ketika satu ruas tulang belakang tergelincir di atas ruas yang berdekatan. Sementara rheumatoid arthritis dalah penyakit autoimun yang dapat menyebabkan nyeri sendi dan kerusakan di seluruh tubuh.

8 dari 9 halaman

Penyebab sakit pinggang pada wanita

PMS pada wanita

PMS adalah kondisi yang dialami banyak wanita sebelum menstruasi. PMS memiliki banyak gejala potensial, termasuk sakit pinggang. PMS biasanya dimulai beberapa hari sebelum menstruasi, dan berakhir dalam satu atau dua hari setelah menstruasi.

Endometriosis pada wanita

Endometriosis adalah suatu kondisi dimana jaringan yang melapisi rahim, yang dikenal sebagai jaringan endometrium, tumbuh di luar rahim. Endometriosis menyebabkan jaringan sering tumbuh di ovarium, saluran tuba, dan jaringan lain yang melapisi panggul. Bahkan bisa tumbuh di sekitar saluran kemih dan usus. Endometriosis biasanya disertai dengan gejala nyeri di panggul dan pinggang.

9 dari 9 halaman

Kondisi lain

Ada sejumlah kondisi lain yang menjadi penyebab sakit pinggang. Kondisi kesehatan tambahan yang dapat menyebabkan menyebabkan sakit pinggang meliputi kehamilan, kista ovarium, fibrioid rahim, kanker, masalah ginjal dan kandung kemih, dan fibromyalgia.