Sukses

Peneliti Ini Buat Eksperimen Rebus Telur Tiap 2 Menit Sekali, Perubahannya Bikin Takjub

Liputan6.com, Jakarta Seorang peneliti di bidang ilmu sosial bernama Zahra Amalia Syarifah membuat warganet Twitter takjub dengan hasil eksperimennya. Ia membuat sebuah eksperimen dengan menggunakan telur yang direbus dan mengangkatnya setiap kelipatan 2 menit.

Telur yang digunakan olehnya bukan telur biasa, melainkan eggarnic. Eggarnic adalah telur yang mengandung DHA sangat tinggi mencapai 10x dari DHA telur biasa. Telur ini berkualitas tinggi dan bebas residu antibiotik. 

Hasil eksperimennya tersebut ia bagikan di akun Twitter-nya @zahraamalias dan mendapat banyak balasan dan juga retweet dari warganet Twitter. Eksperimen tersebut menampilkan hasil telur rebus di mana bagian kuning telurnya memiliki warna yang menakjubkan.

“Eksperimen hari ini: Merebus telur selama 2, 4, 6, 8, 10, dan 12 menit,” tulis mahasiswa PhD di bidang sosiologi di UC San Diego, dikutip Liputan6.com dari akun Twitter @zahraamalias pada Senin (3/5/2021).

2 dari 7 halaman

2 MENIT= Masih terlalu mentah untuk dikupas dan masih ada putihnya yang bening. Jika suka telur 1/2 matang yang super runny, ini sangat cocok untukmu.

3 dari 7 halaman

4 MENIT= Masih agak susah dikupas. Cocok buat yang suka telur 1/2 matang dengan kuning masih creamy dan putihnya mulai mengeras (tapi masih lembut).

4 dari 7 halaman

6 MENIT= Putihnya sudah mengeras, tapi masih lembut. Telur sudah gampang dikupas. Kuningnya mulai mengeras tapi masih super creamy. Cocok buat bikin onsen egg untuk ramen.

5 dari 7 halaman

8 MENIT= Putihnya sempurna dan kuningnya mulai matang di pinggirnya, tapi masih agak basah di tengah.

6 dari 7 halaman

10 MENIT= 1/2 dari kuningnya sudah matang dengan bagian kecil yang masih creamy (tapi sudah sempurna) di tengah.

7 dari 7 halaman

12 MENIT= Putihnya sudah sangat sempurna. Hampir seluruh kuningnya matang sempurna. Kalau direbus lebih lama lagi kuningnya akan matang sepenuhnya dan jadi agak ‘flaky’.