Sukses

Bacaan Tahiyat Akhir Beserta Artinya yang Wajib Dihafalkan, Kenali Rukun Sholat

Liputan6.com, Jakarta Tahiyat akhir merupakan bacaan sholat yang dilafalkan sebelum salam. Setiap umat Islam tentu harus menghafalkan bacaan tahiyat ini karena menjadi salah satu rukun sholat. Sholat sendiri merupakan amalan wajib bagi setiap muslim. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tahiat adalah bacaan dalam salat untuk menghormati Allah SWT, doa untuk Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, dan doa untuk hamba Allah yang saleh. Kamu perlu mengenali perbedaan tahiyat akhir dengan tahiyat awal.

Tahiyat akhir memiliki bacaan yang berbeda dengan tahiyat awal. Namun, pada tahiyat akhir juga harus membaca tahiyat awal. Pada sholat 4 rakaat, tahiyat awal dilakukan di rakaat kedua sholat, sementara tahiyat akhir dilakukan pada rakaat keempat.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (8/4/2022) tentang tahiyat akhir.

2 dari 4 halaman

Bacaan Tahiyat

Bacaan Tahiyat Awal

Sebelum mengenal bacaan tahiyat akhir, kamu tentunya perlu mengetahui bacaan tahiyat awal terlebih dahulu. Pasalnya, bacaan tahiyat akhir dimulai dengan bacaan tahiyat awal terlebih dahulu. Jadi, keduanya tidak dapat dipisahkan saat tasyahud akhir.

Berikut bacaan tahiyat awal yang juga merupakan bacaan awal dari tahiyat akhir:

“Attahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaatu lillaah. assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. assalaaamu'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shoolihiin. asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rosuulullah. allahumma sholli 'alaa muhammad.”

Artinya: "Segala penghormatan, keberkahan, salawat dan kebaikan hanya bagi Allah. Semoga salam sejahtera selalu tercurahkan kepadamu wahai nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya dan semoga salam sejahtera selalu tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad."

 

Bacaan Tahiyat Akhir

Bacaan tahiyat akhir dibaca pada rakaat terakhir sholat sebelum salam. Hal ini berarti tahiyat akhir dibaca pada rakaat kedua saat sholat subuh, rakaat ketiga saat sholat maghrib, dan pada rakaat keempat pada sholat zuhur, ashar, dan isya.

Berikut bacaan tahiyat akhir yang harus kamu hafalkan:

“Allahumma sholli 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohim wa 'alaa aali ibroohimm innaka hamiidum majiid. alloohumma baarik 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa baarokta 'alaa ibroohim wa 'alaa aali ibroohimm innaka hamiidum majiid.”

Artinya: "Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia."

3 dari 4 halaman

Rukun Sholat

Mengenali salah satu bacaan sholat, yaitu tahiyat akhir tentunya tidak ada artinya bila kamu tidak mengamalkannya pada sholat. Sementara itu, dalam melaksanakan sholat, tentunya ada rukunnya yang perlu kamu pahami.

Rukun sholat adalah setiap perkataan atau perbuatan yang akan membentuk hakikat sholat. Jika salah satu rukun ini tidak ada, maka sholat pun tidak teranggap secara syar’i dan juga tidak bisa diganti dengan sujud sahwi. Berikut rukun sholat yang perlu setiap umat Islam pahami:

1. Berdiri bagi yang mampu.

2. Niat dalam hati

3. Takbiratul ihram.

4. Membaca surat Al Fatihah pada tiap rakaat.

5. Rukuk dengan tuma’ninah.

6. Iktidal setelah rukuk dengann tumakninah.

7. Sujud dua kali dengan tumakninah.

8. Duduk di antara dua sujud dengan tumakninah.

9. Duduk tasyahud akhir

10. Membaca tahiyat akhir.

11. Membaca salawat nabi pada tahiyat akhir.

12. Membaca salam yang pertama.

13. Tertib melakukan rukun secara berurutan.

4 dari 4 halaman

Niat Sholat

Niat adalah salah satu rukun sholat yang sangat penting kamu hafalkan. Berikut niat sholat fardu 5 waktu:

Niat Sholat Subuh

“Ushalli fardhas subhi rak’ataini mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .

Niat Sholat Zuhur

“Ushalli fardhadz dzuhri arba’a raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu zuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .

Niat Sholat Asar

“Ushalli fardhal ashri arba’a raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu asar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .

Niat Sholat Magrib

“Ushalli fardhal maghribi salasa’ raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu magrib tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .

Niat Sholat Isya

“Ushalli fardhal ‘isyaa-i raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa. ”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .