Sukses

Pria 55 Tahun Ini Gigih Ikuti Ujian Masuk Universitas Meski Gagal 26 Kali

Liputan6.com, Jakarta Mengenyam pendidikan setinggi-tingginya memang bagian dari usaha menimba ilmu. Usai lulus dari tingkat sekolah menengah, sebagian besar orang akan menempuh ujian masuk perguruan tinggi. Namun berbagai seleksi tak serta merta meloloskan para pelajar untuk duduk di bangku kuliah.  

Seperti yang dialami seorang pria asal China ini. Ia bernama Liang Shi, pria ini bukanlah lulusan baru sekolah menengah. Kini Liang Shi telah berusia 55 tahun dan masih berambisi mengikuti seleksi masuk universitas. Berbagai kendala dihadapi Liang Shi untuk mengenyam pendidikan.

Liang Shi telah mengikuti ujian gaokao, sebuah ujian masuk perguruan tinggi berstandar Tiongkok sejak tahun 1983 ketika dia masih remaja. Saat itu ia belum berhasil lolos dan akhirnya melewatkan 14 kali ujian dikarenakan pekerjaan dan kebijakan yang mengharuskan siswa untuk tidak menikah dan berusia di bawah 25 tahun. 

Mendengar kisah Liang Shi, tak sedikit orang yang menyebutnya telah mengalami kesulitan menghafal di usia paruh baya. Namun ia tak menggubris dan tetap berambisi berkuliah di Universitas Sichuan. 

Berikut Liputan6.com merangkum kisah semangatnya melansir dari YouTube Sixth One, Rabu (18//5/2022).

 
2 dari 4 halaman

Gagal 26 Kali

Ujian gaokao yang diterjemahkan menjadi "ujian tinggi", adalah ujian masuk perguruan tinggi standar tahunan di China. Ujian ini diselenggarakan selama tahun ketiga dan terakhir sekolah menengah. Mengingat ujian gaokao terkenal dengan kesulitannya. 

Berbagai kesulitan dialaminya hingga gagal 26 kali setiap mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa. Namun bagi Liang Shi,  usia tua bukanlah jadi alasan untuk terus berusaha menjadi mahasiswa

“Saya baru berusia 55 tahun, dan saya masih muda. Dan saya tidak mengalami kesulitan mempelajari sejarah dan geografi sejauh ini,” kata Liang dalam sebuah video yang diposting ke Weibo oleh Sino-Singapura.

3 dari 4 halaman

Program Sains hingga Seni

Pada bulan Juni tahun lalu , Liang menerima skor 403 dari 750. Sedangkan nilai minimum masuk untuk menghadiri Universitas Sichuan adalah 521. Meskipun gagal untuk ke-25 kalinya, Liang bertahan dan mulai mempersiapkan ujian tahun ini tak lama setelah menyelesaikan tahun lalu sebagai ujiannya. 

"Saya akan terus mengambil gaokao sampai menjadi jelas bahwa impian saya tidak dapat diwujudkan," kata Liang.

Tak hanya Liang, ada banyak peserta lain yang mencoba ujian Sains namun gagal. Liang memutuskan untuk pindah sebagai siswa seni dan sains manusia, karena ia yakin akan lebih mudah untuk mempersiapkannya.

4 dari 4 halaman

Jadi Motivasi

Netizen banyak menjuluki Liang sebagai "gaokao Dingzihu," yang diterjemahkan menjadi "rumah tangga kuku", mengacu pada orang-orang yang tidak pernah meninggalkan rumah mereka atau menyerah meskipun mengalami banyak kegagalan.  

Liang saat ini memiliki perusahaan bahan bangunan di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya. 

Sama halnya di tahun 2019, seorang pria Tionghoa berusia 72 tahun, Kang Lianxi, mengambil gaokao untuk terakhir kalinya setelah gagal sebanyak 19 kali. Meski tidak mendapatkan nilai yang diharapkan, tekad Kang memotivasi beberapa siswa muda untuk percaya bahwa tidak ada kata terlambat untuk mencapai tujuan dan tujuan hidup.