Sukses

Dikira Meninggal, Wanita 72 Tahun Ini Pulang ke Rumah Usai Diadakan Pemakaman

Liputan6.com, Jakarta Seorang wanita berusia 72 tahun di kota Chennai, India yang dianggap telah meninggal dunia oleh keluarganya. Namun, tidak disangka, ternyata dia kembali ke rumah dalam keadaan sehat.

Wanita yang usianya sudah tidak lagi muda itu merupakan warga Ambedkar Nagar. Dia berjalan kembali ke rumahnya dengan membawa sekantong pakaian. Sosoknya pun langsung membuat warga desa terheran-heran saat melihatnya. Pada saat yang sama, wanita itu juga merasa bingung, dan baru mengetahui kisah pemakamannya saat tiba di rumah.

Menurut Times of India, wanita itu diduga tewas setelah ditabrak kereta api pada 20 September lalu. Putranya sendiri telah mengidentifikasi mayat itu sebagai ibunya karena dia mengenakan pakaian yang sama dengan sang ibunda. Namun, wajah jenazah saat itu sudah hancur sehingga proses pengenalan wajah tidak bisa dilakukan.

Kini, wanita tersebut tinggal bersama putranya yang berusia 48 tahun. Simak kisah lengkapnya yang dilansir Liputan6.com dari Times of India pada Kamis (29/9/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Kejadian sebenarnya

Wanita yang berusia 9 windu tersebut biasa pergi ke kuil di Hanumanthapuram di Singaperumal Koil yang berjarak 22 kilometer dari rumahnya.

Pada hari Senin, dia meninggalkan rumah pagi-pagi sekali setelah memberi tahu keluarganya bahwa dia akan segera kembali usai menyelesaikan urusannya di kuil. Namun, hari itu, dia tidak pulang. Ia memutuskan untuk mengunjungi kuil lain di daerah sekitarnya.

Setelah mengetahui bahwa sang ibu tidak kembali, putranya kemudian mengajukan laporan ke kantor polisi Guduvancherry. Kemudian, pada Selasa malam, sang putra mendapat informasi dari kerabatnya bahwa seorang wanita telah ditabrak kereta api di rel. Putranya pun dipanggil ke rumah sakit Chrompet untuk mengidentifikasi mayatnya.

"Sari yang dikenakan oleh mayat itu sama dengan sari ibunya yang hilang. Jadi, dia mengidentifikasi bahwa mayat itu adalah ibunya," kata R Srikanth, DSP Egmore Railway Police.

3 dari 3 halaman

Pulang ke rumah

Jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dievakuasi. Pada Kamis pagi, anggota keluarga wanita itu berkumpul untuk upacara pemakaman pada hari ketiga.

Saat keluarga diselimuti kesedihan, wanita itu kembali ke rumah dengan kopernya dan mencoba mengamati apa yang sebenarnya terjadi. Pihak keluarga pun kemudian menjelaskan kepadanya apa yang terjadi setelah dia menghilang.

Sementara itu, polisi menginstruksikan petugasnya untuk menggali kembali kuburan dan membawa jenazah ke rumah sakit Chromepet lagi untuk mengidentifikasi identitas sebenarnya dari jenazah tersebut.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.